KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memulai program Mudik Gratis 2026 sebagai bentuk perhatian bagi warga Semarang yang merantau di Jakarta.
Wali Kota (Walkot) Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti melepas keberangkatan tujuh armada bus dari halaman Balai Kota Semarang menuju Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Bus tersebut dikirim untuk menjemput pemudik yang akan kembali ke Semarang.
Agustina memastikan seluruh armada yang disiapkan untuk menjemput pemudik telah terisi penuh.
“Hari ini kami memberangkatkan tujuh armada bus untuk menjemput saudara-saudara kita di Jakarta agar bisa kembali ke Semarang. Kami kirim bus kosong untuk menjemput pemudik yang khusus (memiliki) kartu tanda penduduk (KTP) Semarang,” ujarnya.
Selain arus mudik, Pemkot Semarang juga menyiapkan armada untuk arus balik menuju Jakarta.
“Kami berupaya agar masyarakat Semarang merasa nyaman dan sejahtera dalam menghadapi Lebaran. Intinya, kami membantu masyarakat menjalani proses mudik dengan baik,” kata Agustina.
Baca juga: Mudik Lebaran dari Semarang Naik Kapal Diskon 30 Persen, Tiket Balik Mulai Diserbu
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan mengatakan, total armada yang disiapkan untuk program mudik dan arus balik mencapai 12 bus.
Pada 16 Maret 2026, bus akan mengangkut warga Semarang yang berada di Jakarta untuk kembali ke Semarang dengan titik kedatangan di Terminal Mangkang atau Balai Kota Semarang.
Kemudian pada 26 Maret 2026, lima bus akan membawa warga Semarang kembali ke Jakarta dengan titik keberangkatan dari Balai Kota Semarang atau Terminal Mangkang.
“Nanti dari Jakarta akan dilepas oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng). Tahun depan (2027) rencananya kami tambah. Jika sekarang tujuh bus, ke depan bisa menjadi 10 bus,” jelas Danang.
Selain menyiapkan armada mudik dan balik, jajaran Pemkot Semarang juga akan berjaga di berbagai pos selama perayaan Idul Fitri.
Baca juga: Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari
Penjagaan itu dilakukan sesuai arahan pemerintah pusat untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif selama libur Lebaran.