KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti memastikan kondisi jalan di Semarang siap menyambut arus mudik Lebaran 2026.
Dari total 839 kilometer (km) jaringan jalan kota, sekitar 97 persen di antaranya telah berada dalam kondisi mantap sehingga dinilai aman dan nyaman dilalui pemudik.
Agustina mengatakan, kesiapan tersebut merupakan hasil percepatan perbaikan jalan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sejak awal tahun melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
“Kami pastikan per hari ini kondisi jalan kota sangat siap. Saya ingin siapa pun yang masuk ke Semarang merasa aman tanpa harus khawatir dengan kendala infrastruktur,” ujarnya.
Untuk memastikan kelancaran mobilitas selama musim mudik, Pemkot Semarang melakukan perbaikan jalan secara maraton melalui skema tambal sulam (patching). Sepanjang Januari hingga Februari, tercatat sebanyak 2.302 titik kerusakan jalan telah ditangani.
Selain itu, saat ini masih terdapat sekitar 810 titik tambahan yang tengah dikebut pengerjaannya dan ditargetkan rampung sebelum puncak arus mudik Lebaran.
Baca juga: Demi Kue Lebaran, Emak-emak di Pekanbaru Rela Antre Sembako Murah Sejak Subuh
“Secara keseluruhan ada 3.112 titik penanganan jalan sejak Januari. Perbaikan menggunakan material hotmix berkualitas dan kami targetkan seluruh pekerjaan fisik selesai sebelum hari H agar tidak ada alat berat yang mengganggu lalu lintas pemudik,” jelas Agustina.
Selain memperbaiki jalan kota, Pemkot Semarang juga menyiapkan jalur alternatif bagi pemudik yang melintas di Kota Semarang. Jalur penyangga seperti Jalan Prof Hamka, kawasan Cangkiran, hingga Gunungpati dipastikan dalam kondisi baik untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
Pemkot Semarang juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kondisi jalur utama di kawasan Kaligawe dan Mangkang yang merupakan jalan nasional.
“Koordinasi terus kami lakukan agar sinkron antara jalan kota, provinsi, maupun nasional. Jalur alternatif juga kami siapkan agar pemudik memiliki banyak pilihan akses yang semuanya dalam kondisi mulus,” kata Agustina.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi melaporkan kerusakan jalan melalui kanal pengaduan Lapor Semar agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Agustina menambahkan, Pemkot Semarang telah menyiagakan tim reaksi cepat untuk menangani laporan masyarakat, termasuk jika terjadi kerusakan akibat cuaca ekstrem.
Baca juga: Tol Balikpapan–IKN Dibuka untuk Mudik Lebaran, Bisa Ditutup Jika Cuaca Ekstrem
“Saya ingin memastikan Lebaran tahun ini berjalan aman dan nyaman sehingga warga bisa fokus menikmati momen berkumpul bersama keluarga,” pungkasnya.