Semarang Menuju Kota Sehat Kategori Wistara, Apa yang Disiapkan?

Kompas.com - Selasa, 12 Maret 2019
Semarang Menuju Kota Sehat Kategori Wistara, Apa yang Disiapkan?Dok Humas Pemkot SemarangRapat Koordinasi penguatan Semarang menuju kota sehat wistara 2019.

 

KOMPAS.com- Setelah dideklarasikan sebagai Kota Sehat pada 2014, Semarang langsung meraih Penghargaan Swasti Saba Padapa pada 2015. Dua tahun kemudian disusul sabetan  Penghargaan Swasti Saba Wiwerda.

Nah saat ini, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kembali memasang target lebih tinggi, yakni meraih Kota Sehat kategori Wistara—kategori tertinggi.

Target tersebut disampaikan Hendi, sapaan akrabnya saat menghadiri Rapat Koordinasi penguatan Semarang menuju kota sehat wistara 2019 dan mendukung pencapaian indikator Sustainable Development Goal’s atau dengan kata lain Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Selasa (12/03) di Hotel Grasia.

“Penghargaan merupakan bonus,  yang penting Pemerintah terus berusaha agar kota aman, nyaman, dan bersih bagi masyarakat,” ujar Hendi seperti dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (12/3/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Hendi juga memotivasi para Lurah dan Camat untuk tegas, disiplin dalam menjaga daerahnya, juga menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi  antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait  termasuk dengan Tim Kota Sehat.

Semua dilakukan dan disiapkan untuk mencapai tujuan.

“Dalam pencapaian Wistara kuncinya ada para Lurah, Camat yang tegas dan disiplin terhadap kebersihan, kenyamanan wilayahnya, koordinasi yang baik dengan OPD dan bergandengan tangan saling bekerja sama,” jelas Hendi.

Untuk informasi, setelah deklarasi Kota Sehat pada 14 Mei 2014, telah banyak program yang dilakukan oleh Wali Kota sebagai implementasi dari Kota Sehat.

Di bidang kesehatan, Hendi yang juga merupakan politisi PDI Perjuangan telah meluncurkan Universal Health Coverage (UHC).

Kemudian pada bidang kebersihan, Hendi berhasil menggerakkan semua stakeholder untuk merawat kebersihan di lingkungan masing-masing, termasuk penganggaran untuk forum sebesar Rp 50 juta per Kelurahan.

Keberhasilan juga dicapai Hendi pada bidang kesehatan dengan melakukan upaya-upaya yang berhasil menurunkan peringkat Kota Semarang dalam hal penyakit DBD.

"Tahun 2010 hingga 2012, Kota Semarang menjadi kota dengan penderita penyakit DBD yang tinggi. Ini bukan hal yang membanggakan, makanya saya mendorong Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk kemudian melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara intensif yang pada akhirnya berhasil menjadikan Kota Semarang tidak lagi menjadi kota dengan penderita DBD tertinggi di Jawa Tengah", lanjut Hendi.

Pihaknya pun optimis bila setiap pihak bersinergi dan berfokus pada masyarakat maka penghargaan Wistara bakal diraih.

“Tidak ada wilayah yang sempurna tapi yakin kalau kita bersinergi bersama, upaya membuat masyarakatnya nyaman dan aman bisa tercapai, Wistara bisa didapatkan,” sambung Hendi. 

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Bappeda Kota Semarang dipaparkan poin-poin yang menjadi fokus dalam pencapaian Wistara. Antara lain Forum Kota Sehat, Tim Pembina Kota Sehat, dan Tim Teknis Kota Sehat Kota Semarang melakukan tugas dan fungsi masing-masing dengan tetap melakukan koordinasi dan sinergi antar tim serta melibatkan pemangku wilayah dan masyarakat.

Seluruh stakeholder diperkenankan untuk mempertahankan dan  meningkatkan pelaksanaan tatanan kota sehat yang sudah baik, serta mendorong dan memperbaiki pelaksanaan tatanan kota sehat yang belum baik.

Bappeda pun memaparkan beberapa indikator dalam pelaksanaan tatanan kota sehat yang perlu didorong atau diperbaiki. Antara lain cakupan pelayanan dan akses masyarakat terhadap prasarana dan sarana air limba—baik sistem setempat maupun sistem terpusat—, Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), juga Angka Bebas Jentik di perumahan dan permukiman, sekolah, perkantoran, tempat-tempat umum.

Selain itu, perumahan dan pemukiman bebas banjir, ketersediaan lahan parkir di pasar perkotaan, kepatuhan dalam pelaksanaan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) terutama di tempat-tempat umum, pemeriksaan rutin kesehatan bagi pengemudi angkutan umum hingga pemenuhan fasilitas bagi penyandang difabel di tempat-tempat  atau sarana umum.

EditorSri Noviyanti
Komentar
Terkini Lainnya
Perangi Narkoba, Wali Kota Hendi Hadirkan
Perangi Narkoba, Wali Kota Hendi Hadirkan "Kampung Bersinar"
semarang
Jelang Pemilu, Wali Kota Hendi Ajak Warga Jaga Suasana Damai
Jelang Pemilu, Wali Kota Hendi Ajak Warga Jaga Suasana Damai
semarang
Songsong Tahun 2020, Wali Kota Hendi Optimis Semarang akan Lebih Eksis
Songsong Tahun 2020, Wali Kota Hendi Optimis Semarang akan Lebih Eksis
semarang
Jaga Persatuan, Wali Kota Hendi Bakal Gelar Semarang Bersholawat
Jaga Persatuan, Wali Kota Hendi Bakal Gelar Semarang Bersholawat
semarang
Wali Kota Semarang Kawal Inovasi untuk Tingkatkan APBD
Wali Kota Semarang Kawal Inovasi untuk Tingkatkan APBD
semarang
Hendi Sukses Dorong Pajak Sektor Wisata Jadi Modal Pembangunan
Hendi Sukses Dorong Pajak Sektor Wisata Jadi Modal Pembangunan
semarang
Putus Sekolah Turun Drastis, Hendi Siap Gratiskan Sekolah Swasta
Putus Sekolah Turun Drastis, Hendi Siap Gratiskan Sekolah Swasta
semarang
Wali Kota Semarang Berikan Bonus untuk Atlet dan Pelatih Kota Semarang
Wali Kota Semarang Berikan Bonus untuk Atlet dan Pelatih Kota Semarang
semarang
Walikota Semarang Libatkan Penasihat Obama untuk Tuntaskan Banjir
Walikota Semarang Libatkan Penasihat Obama untuk Tuntaskan Banjir
semarang
Semarang Menuju Kota Sehat Kategori Wistara, Apa yang Disiapkan?
Semarang Menuju Kota Sehat Kategori Wistara, Apa yang Disiapkan?
semarang
Hendi Optimistis,
Hendi Optimistis, "Filosofi Kopi" Akan Membuat Kota Lama Bergeliat
semarang
 Wali Kota Hendi: Jangan Lagi Ada “Bullying” di Sekolah
Wali Kota Hendi: Jangan Lagi Ada “Bullying” di Sekolah
semarang
Hendi Ajak Warga Semarang Tak Saling Hujat Jelang Pilpres
Hendi Ajak Warga Semarang Tak Saling Hujat Jelang Pilpres
semarang
Hendi: Kebijakan Jokowi Dongkrak Jumlah Penonton Bioskop di Indonesia
Hendi: Kebijakan Jokowi Dongkrak Jumlah Penonton Bioskop di Indonesia
semarang
Ubah Area Kumuh di Pesisir Kota Semarang, Hendi Bakal Bangun Rusunawa
Ubah Area Kumuh di Pesisir Kota Semarang, Hendi Bakal Bangun Rusunawa
semarang