Pembangunan Stadion GDJ Masuk Tahap Ketiga, Mas Dhito Imbau Kontraktor Patuhi Kontrak

Kompas.com - 18/06/2026, 14:23 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, telah memasuki tahap ketiga. Pada tahap ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan atap stadion.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan bahwa pekerjaan konstruksi tahap ketiga dijadwalkan berlangsung selama 180 hari atau enam bulan, mulai 3 Juni hingga 29 November 2026.

Selain pemasangan atap, tahap ketiga pembangunan Stadion GDJ juga mencakup pekerjaan site development, salah satunya pembangunan akses jalan suporter.

“Bobot pekerjaan terbesar tahap ini, 70 persen pada pekerjaan pemasangan atap. Pemasangan atap kami selesaikan di 2026,” ujar pria yang akrab disapa Mas Dhito itu dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (18/6/2026).

Baca juga: Mas Dhito Temui Mbah Minem, Penjual Bunga Tabur yang Hidupi Keluarga di Kediri

Mengingat proses pembangunan yang masih panjang, Mas Dhito mengimbau kontraktor pelaksana untuk melanjutkan pembangunan Stadion GDJ sesuai komitmen dalam kontrak kerja.

Ia menekankan pentingnya penyelesaian pekerjaan secara tepat waktu dan tepat guna, termasuk penggunaan material serta pencapaian bobot pekerjaan sesuai kontrak. Pasalnya, stadion berkapasitas 15.000 orang itu banyak dinantikan masyarakat.

“Saya berharap apa yang sudah dituangkan dalam kontrak dapat dipertanggungjawabkan, saya minta masing-masing memahami tugasnya. Saya minta komitmennya dan saya akan awasi karena ini betul-betul ditunggu masyarakat,” kata Mas Dhito.

Pernyataan tersebut disampaikan Mas Dhito saat mengunjungi sekaligus meninjau pembangunan Stadion GDJ bersama perwakilan manajemen kontruksi (MK) serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kabupaten Kediri, Selasa (9/6/2026).

Baca juga: Mengenal Tiga Jenis Struktur Atap Stadion yang Digunakan di Dunia

Merespons imbauan Mas Dhito, Deputi Project Manager PT Mitra Andalan Sakti selaku perwakilan pelaksana proyek Arif Sugiharto optimistis pekerjaan dapat selesai tepat waktu. Pihaknya pun mengaku telah berkoordinasi dengan vendor terkait pengerjaan atap stadion.

“Kami sudah berkoordinasi dengan vendor, timeline (enam bulan) masih cukup untuk saat ini. Nanti, kami juga akan melakukan pengawasan yang lebih ketat agar timeline yang diberikan bisa terpenuhi,” ungkap Arif.

Perkuat koordinasi untuk hindari maladministrasi

Stadion yang menelan anggaran senilai Rp 57 miliar itu nantinya tidak hanya digunakan untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga kegiatan lain. Hal ini sesuai konsep yang diusung Stadion GDJ, yakni sport, business, dan entertainment.

Dengan alokasi anggaran yang fantastis, Pemkab Kediri meminta pendampingan dan rutin berkoordinasi dengan kejaksaan tinggi dan supervisi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan proses pembangunan bebas maladministrasi.

“Karena apapun step by step yang kami lakukan kami konsultasikan segala sesuatunya supaya tidak ada catatan maladministrasi,” ucap Mas Dhito.

Baca juga: Terungkap, Konflik Lahan Transmigran Kotabaru Dipicu Maladministrasi

Pembangunan Stadion GDJ merupakan proyek multi years yang dimulai pada 2023 dan ditargetkan rampung pada 2027.

Sesuai rencana, pembangunan tahap keempat akan dilanjutkan pada 2027 dengan pekerjaan mencakup pembangunan jalan kawasan stadion, serta pemasangan lampu dan 10.000 kursi penonton. Meski demikian, Mas Dhito berharap Stadion GDJ sudah bisa digunakan pada 2027. 

Untuk memastikan standar minimal penggunaan stadion, Pemkab Kediri akan berkonsultasi dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI). Dengan begitu, Stadion GDJ diharapkan dapat difungsikan sementara sembari menunggu kelanjutan pembangunan.

“Kami akan konsultasi dengan konsultan dari PSSI, kira-kira standar minimalnya apa dulu untuk 2026, karena 2027 (pembangunan) kami masih berlanjut,” ucap Mas Dhito.

Baca juga: Perluas Basis Timnas Putri, PSSI Pantau Talenta Muda di Hydroplus Soccer League

Terkini Lainnya
Pembangunan Stadion GDJ Masuk Tahap Ketiga, Mas Dhito Imbau Kontraktor Patuhi Kontrak

Pembangunan Stadion GDJ Masuk Tahap Ketiga, Mas Dhito Imbau Kontraktor Patuhi Kontrak

Kediri Hari Ini
Sekolah Gratis Anak Miskin di Kediri Cetak 41 Siswa Lolos PTN, Kemensos Siap Tiru

Sekolah Gratis Anak Miskin di Kediri Cetak 41 Siswa Lolos PTN, Kemensos Siap Tiru

Kediri Hari Ini
Mas Dhito Temui Mbah Minem, Penjual Bunga Tabur yang Hidupi Keluarga di Kediri

Mas Dhito Temui Mbah Minem, Penjual Bunga Tabur yang Hidupi Keluarga di Kediri

Kediri Hari Ini
Blusukan ke Puncu, Kediri, Mas Dhito Salurkan Bantuan Kesehatan hingga Modal Usaha

Blusukan ke Puncu, Kediri, Mas Dhito Salurkan Bantuan Kesehatan hingga Modal Usaha

Kediri Hari Ini
Populasi Sapi Kediri Tembus 216.000 Ekor, Mas Dhito Bidik Predikat Kontes Ternak Terbaik se-Jatim

Populasi Sapi Kediri Tembus 216.000 Ekor, Mas Dhito Bidik Predikat Kontes Ternak Terbaik se-Jatim

Kediri Hari Ini
Berikan Lansia Perhatian Khusus, Mas Dhito Fasilitasi Kursi Roda Jemaah Calon Haji Tertua

Berikan Lansia Perhatian Khusus, Mas Dhito Fasilitasi Kursi Roda Jemaah Calon Haji Tertua

Kediri Hari Ini
Siswa Kediri Diduga Keracunan MBG, Mas Dhito Ancam Cabut Izin SPPG

Siswa Kediri Diduga Keracunan MBG, Mas Dhito Ancam Cabut Izin SPPG

Kediri Hari Ini
Kediri Bangkit! Mas Dhito Sulap Gedung Pemkab Pascainsiden Jadi Kantor Modern Berstandar Keamanan Tinggi

Kediri Bangkit! Mas Dhito Sulap Gedung Pemkab Pascainsiden Jadi Kantor Modern Berstandar Keamanan Tinggi

Kediri Hari Ini
Hari Jadi Ke-1.222, Pemkab Kediri Ajak ASN Tancap Gas Layani Masyarakat

Hari Jadi Ke-1.222, Pemkab Kediri Ajak ASN Tancap Gas Layani Masyarakat

Kediri Hari Ini
Matangkan Persiapan Lebaran, Kediri Siagakan Pos Pengamanan di Titik Krusial

Matangkan Persiapan Lebaran, Kediri Siagakan Pos Pengamanan di Titik Krusial

Kediri Hari Ini
Bupati Dhito Ajak 200 Anak Yatim Kediri Borong Baju Baru di Mal

Bupati Dhito Ajak 200 Anak Yatim Kediri Borong Baju Baru di Mal

Kediri Hari Ini
Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Kediri Hari Ini
Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Kediri Hari Ini
Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Kediri Hari Ini
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com