KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mematangkan persiapan pengamanan Lebaran 2026 dengan menyiagakan pos di sejumlah titik krusial. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 dalam mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah (H) di Kabupaten Kediri.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dihadiri Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama unsur Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah daerah (pemda), dan instansi terkait lainnya, Kamis (12/3/2026).
Rapat yang berlangsung di Kepolisian Resor (Polres) Kediri itu bertujuan memastikan kesiapan pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Kediri.
Dalam rapat tersebut, pria yang akrab disapa Mas Dhito itu menyampaikan bahwa Polres Kediri telah menyiagakan pos-pos pengamanan di sejumlah titik krusial selama Lebaran 2026.
Pos pengamanan tersebut tersebar di Simpang Mengkreng, Papar, Plemahan, Kandangan, Kras, serta di titik keramaian, yaitu Simpang Lima Gumul dan area Ringin Budho Pare.
Baca juga: Operasional Pos Pengamanan Mudik di Pasar Senen Berakhir Besok
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kediri Bramastyo Priaji mengungkapkan bahwa Polres Kediri menerjunkan 365 personel selama kegiatan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar pada 13-25 Maret.
Secara keseluruhan, total pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 mencapai 536 personel, setelah ditambah dari unsur TNI, pemda, dan masyarakat.
Dalam rapat tersebut, pihak kepolisian menyebutkan bahwa pihaknya menghadirkan layanan call center 110 yang terintegrasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri
Layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun pemudik jika terjadi hal-hal darurat yang membutuhkan penanganan cepat.
Baca juga: 28 Masjid di Kulon Progo Disiagakan 24 Jam Sambut Pemudik Beristirahat
Selain membuka layanan call center 110, Bramastyo menyampaikan bahwa pihaknya juga membuka layanan penitipan kendaraan bagi warga Kediri yang hendak mudik Lebaran atau meninggalkan rumah untuk bersilaturahmi ke tempat saudara.
"Kami membuka penitipan kendaraan di kantor kepolisian, baik di kepolisian sektor (Polsek) maupun Polres," ucapnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (17/3/2026).
Selain memastikan pengamanan dan pelayanan selama perayaan Idul Fitri 1447 H, Mas Dhito juga meninjau ketersediaan bahan pokok dan barang penting ( bapokting). Hasil peninjauan menunjukkan bahwa bapokting terpantau aman dan stabil hingga masa Lebaran.
"Tadi, saya juga memantau bapokting, sampai hari ini alhamdulilah tidak ada komoditas yang inflasinya signifikan dan kita berdoa sampai dengan hari raya tidak ada sesuatu yang krusial," jelas Mas Dhito.
Baca juga: Wali Kota Solo Siapkan Tambahan Elpiji 3 Kg dan Pantau Harga Bapokting Jelang Lebaran