Hari Jadi Ke-1.222, Pemkab Kediri Ajak ASN Tancap Gas Layani Masyarakat

Kompas.com - 27/03/2026, 11:19 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Momentum Hari Jadi ke-1.222 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri untuk mendorong aparatur sipil negara (ASN) langsung “tancap gas” dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat usai libur Idul Fitri 1447 Hijriah (H).

Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa saat memimpin apel besar ASN di lingkungan Pemkab Kediri, Rabu (25/3/2026).

Perempuan yang akrab disapa Mbak Dewi itu menegaskan, masyarakat membutuhkan layanan yang sigap dan optimal, mulai dari administrasi kependudukan, layanan kesehatan, hingga perizinan.

Baca juga: Kembali ke Realita Usai Lebaran: Cerita Pekerja Bangun Semangat Pasca Libur Panjang

"Apel menjadi momentum kebangkitan semangat kerja pasca Ramadhan dan Idul Fitri, sekaligus refleksi memperingati usia Kabupaten Kediri yang ke-1.222 tahun," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (27/3/2026).

Mbak Dewi menegaskan bahwa apel besar tersebut menjadi tanda dimulainya kembali aktivitas pemerintahan dengan semangat baru, sekaligus memperkuat komitmen ASN dalam memberikan pelayanan terbaik.

Ia menekankan, ASN tidak boleh berlarut-larut dalam suasana libur, melainkan segera kembali fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Perkuat kolaborasi dan kualitas layanan

Mengusung tema “Kediri Berbudaya, Kediri Berdaya”, Pemkab Kediri juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Mbak Dewi mengingatkan bahwa ukuran kinerja ASN bukan sekadar kehadiran di kantor, melainkan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

“Ukuran kerja kita bukan sekadar hadir, tetapi sejauh mana manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat bekerja sama menjaga kualitas layanan, khususnya di sektor kesehatan dan layanan dasar lainnya.

Baca juga: Kapolri: Buruh Peserta BPJS Bisa Berobat di Fasilitas Kesehatan Polri

Selain mendorong peningkatan pelayanan, Pemkab Kediri juga menyoroti sejumlah tantangan daerah, seperti stunting dan kemiskinan yang masih berada di angka 9,81 persen.

Menurut Mbak Dewi, persoalan tersebut membutuhkan penanganan lintas sektor dan kolaborasi semua pihak agar dapat diselesaikan secara optimal.

“Dirgahayu Kabupaten Kediri ke-1.222. Semoga semakin maju, kuat, berdaya saing, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ucapnya.

Terkini Lainnya
Kediri Bangkit! Mas Dhito Sulap Gedung Pemkab Pascainsiden Jadi Kantor Modern Berstandar Keamanan Tinggi

Kediri Bangkit! Mas Dhito Sulap Gedung Pemkab Pascainsiden Jadi Kantor Modern Berstandar Keamanan Tinggi

Kediri Hari Ini
Hari Jadi Ke-1.222, Pemkab Kediri Ajak ASN Tancap Gas Layani Masyarakat

Hari Jadi Ke-1.222, Pemkab Kediri Ajak ASN Tancap Gas Layani Masyarakat

Kediri Hari Ini
Matangkan Persiapan Lebaran, Kediri Siagakan Pos Pengamanan di Titik Krusial

Matangkan Persiapan Lebaran, Kediri Siagakan Pos Pengamanan di Titik Krusial

Kediri Hari Ini
Bupati Dhito Ajak 200 Anak Yatim Kediri Borong Baju Baru di Mal

Bupati Dhito Ajak 200 Anak Yatim Kediri Borong Baju Baru di Mal

Kediri Hari Ini
Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Kediri Hari Ini
Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Kediri Hari Ini
Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Kediri Hari Ini
Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Kediri Hari Ini
MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

Kediri Hari Ini
Kisah Restu, Anak di Kediri yang Kembali Bersekolah Berkat Bantuan Mas Dhito

Kisah Restu, Anak di Kediri yang Kembali Bersekolah Berkat Bantuan Mas Dhito

Kediri Hari Ini
Mas Dhito Minta 344 KDMP di Kediri Punya Fokus Usaha

Mas Dhito Minta 344 KDMP di Kediri Punya Fokus Usaha

Kediri Hari Ini
Pemkab Kediri Raih 2 Penghargaan BKN, Mas Dhito: Sekarang Kita Berbenah untuk Reformasi Birokrasi

Pemkab Kediri Raih 2 Penghargaan BKN, Mas Dhito: Sekarang Kita Berbenah untuk Reformasi Birokrasi

Kediri Hari Ini
Sekolah Rakyat Kediri Punya Fasilitas Lengkap, Mas Dhito Diapresiasi Gubernur Khofifah

Sekolah Rakyat Kediri Punya Fasilitas Lengkap, Mas Dhito Diapresiasi Gubernur Khofifah

Kediri Hari Ini
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com