Berikan Lansia Perhatian Khusus, Mas Dhito Fasilitasi Kursi Roda Jemaah Calon Haji Tertua

Kompas.com - 29/04/2026, 17:35 WIB
Tsabita Naja,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri berkomitmen memberikan perhatian khusus kepada jemaah haji lanjut usia (lansia) pada musim haji 2026.

Hal itu dibuktikan melalui penyerahan bantuan kursi roda untuk Marsiyah, calon jemaah haji (CJH) asal Kediri berusia 105 tahun yang disebut tertua se-Indonesia.

Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Mas Dhito saat berkunjung ke kediaman Marsiyah di Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim), Rabu (29/4/2026).

“Hari ini saya mengunjungi Mbah Marsiyah, jemaah tertua dari Kabupaten Kediri, yang dibutuhkan hanya kursi roda,” jelas Mas Dhito dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Puncak Kedatangan Jemaah Haji Gelombang I Diprediksi 6 Mei

Ia menjelaskan bahwa fisik Marsiyah dalam kondisi baik. Bahkan, kemampuan kognitifnya dinilai dalam kondisi istimewa terlepas dari usianya yang telah menginjak lebih dari satu abad.

Dengan kondisi fisik tersebut, Mas Dhito berharap Marsiyah mampu menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dengan lancar bersama anak keduanya, Muidah (63).

Nantinya, Marsiyah juga akan didampingi oleh petugas pendamping haji daerah. Mas Dhito menyebut, terdapat enam petugas pendamping haji dari Pemkab Kediri yang akan bertugas mendampingi lebih dari 1.000 CJH.

Setelah menyerahkan bantuan kursi roda serta berdialog dengan Marsiyah dan keluarga, Mas Dhito menitipkan doa agar Kabupaten Kediri dapat konsisten menjadi daerah yang rukun serta kondusif.

“Tadi saya nitip doa kepada Mbah Marsiyah, saya juga dibekali jeruk biar dapat berkahnya,” kata Mas Dhito.

Baca juga: Bandara Dhoho Kediri Berpeluang Jadi Embarkasi Haji Tanpa Asrama

Keteguhan menabung dari jualan bubur

Marsiyah mengaku telah memiliki keinginan untuk berangkat haji selama puluhan tahun. Oleh karena itu, ia semangat menabung dari hasil jualan bubur. Namun, kiosnya terdampak pasir letusan Gunung Kelud pada 2014 dan terpaksa tutup.

Meski demikian, Marsiyah tidak patah semangat untuk menabung dengan tetap berusaha menyisihkan uang demi berangkat haji.

Kawit sadean niko pingin minggah haji (sejak jualan dulu sudah ingin naik haji),” ungkapnya.

Berkat kesabaran dan keteguhan dalam menabung, Marsiyah akhirnya bisa berangkat haji pada 2026. Kebahagiaannya bertambah ketika mendapatkan kursi roda dari Mas Dhito. Ia pun berharap bantuan ini dapat memperlancar mobilitas ibadahnya.

Baca juga: Fasilitas Kursi Roda dan Mobil Golf untuk Jemaah Haji Lansia di Bandara Madinah Gratis

Terkini Lainnya
Blusukan ke Puncu, Kediri, Mas Dhito Salurkan Bantuan Kesehatan hingga Modal Usaha

Blusukan ke Puncu, Kediri, Mas Dhito Salurkan Bantuan Kesehatan hingga Modal Usaha

Kediri Hari Ini
Populasi Sapi Kediri Tembus 216.000 Ekor, Mas Dhito Bidik Predikat Kontes Ternak Terbaik se-Jatim

Populasi Sapi Kediri Tembus 216.000 Ekor, Mas Dhito Bidik Predikat Kontes Ternak Terbaik se-Jatim

Kediri Hari Ini
Berikan Lansia Perhatian Khusus, Mas Dhito Fasilitasi Kursi Roda Jemaah Calon Haji Tertua

Berikan Lansia Perhatian Khusus, Mas Dhito Fasilitasi Kursi Roda Jemaah Calon Haji Tertua

Kediri Hari Ini
Siswa Kediri Diduga Keracunan MBG, Mas Dhito Ancam Cabut Izin SPPG

Siswa Kediri Diduga Keracunan MBG, Mas Dhito Ancam Cabut Izin SPPG

Kediri Hari Ini
Kediri Bangkit! Mas Dhito Sulap Gedung Pemkab Pascainsiden Jadi Kantor Modern Berstandar Keamanan Tinggi

Kediri Bangkit! Mas Dhito Sulap Gedung Pemkab Pascainsiden Jadi Kantor Modern Berstandar Keamanan Tinggi

Kediri Hari Ini
Hari Jadi Ke-1.222, Pemkab Kediri Ajak ASN Tancap Gas Layani Masyarakat

Hari Jadi Ke-1.222, Pemkab Kediri Ajak ASN Tancap Gas Layani Masyarakat

Kediri Hari Ini
Matangkan Persiapan Lebaran, Kediri Siagakan Pos Pengamanan di Titik Krusial

Matangkan Persiapan Lebaran, Kediri Siagakan Pos Pengamanan di Titik Krusial

Kediri Hari Ini
Bupati Dhito Ajak 200 Anak Yatim Kediri Borong Baju Baru di Mal

Bupati Dhito Ajak 200 Anak Yatim Kediri Borong Baju Baru di Mal

Kediri Hari Ini
Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Kediri Hari Ini
Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Kediri Hari Ini
Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Kediri Hari Ini
Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Kediri Hari Ini
MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

Kediri Hari Ini
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com