Blusukan ke Puncu, Kediri, Mas Dhito Salurkan Bantuan Kesehatan hingga Modal Usaha

Kompas.com - 06/05/2026, 16:43 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan blusukan ke Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Selasa (5/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, pria yang akrab disapa Mas Dhito itu didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kediri Bramastyo Priaji, dan Komandan Kodim 0809/Kediri Dhavid Nur Hadiansyah.

Orang nomor satu di Bumi Panji itu menyalurkan sejumlah bantuan, mulai dari layanan kesehatan, perbaikan rumah, beasiswa pendidikan, hingga modal usaha.

Agenda pertama blusukan adalah mengunjungi kediaman Sumiran (61) dan Leginah (56), pasangan suami istri lanjut usia (lansia) dengan keterbatasan penglihatan yang tinggal di Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.

Dengan kondisi tersebut, Sumiran sudah lama tidak bekerja. Keduanya mengandalkan bantuan dari pemerintah untuk menopang kebutuhan hidup.

Baca juga: Di tengah Impitan Kebutuhan Hidup, Fotografer Keliling Monas Berjuang di Era Digital

"Kami melihat kondisi riil di lapangan bagaimana warga kami di desil 1-4. Untuk pasangan suami istri ini penglihatannya terganggu, tidak bisa melihat secara utuh, tidak bisa bekerja dan (kehidupannya) hanya mengharapkan bantuan," ujar Mas Dhito dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (6/5/2026).

Ia mengatakan bahwa Pemkab Kediri akan membantu pemeriksaan kesehatan Sumiran dan Leginah.

Sebelumnya, kata Mas Dhito, Kodim 0809/Kediri juga telah membangun hunian yang kini ditempati pasangan tersebut melalui program Tentara Nasional Indonesia (TNI) Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127.

"Kamar mandinya telah diperbaiki, tetapi hal-hal minor lainnya akan kami bantu," ucapnya.

Baca juga: Pemerintah Gelontorkan Dana Tahap II, Perbaikan Rumah Terdampak Bencana Dipercepat

Seusai berdialog dan meninjau kondisi rumah, Mas Dhito bersama Kapolres dan Dandim Kediri menyerahkan bantuan sembako.

Bagi Sumiran dan Leginah, kehadiran pemimpin daerah di rumah mereka menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti.

"Maturnuwun nggih rawuhipun, kulo dongake sedoyo sehat (terima kasih kedatangannya, saya doakan semoga semua sehat," ucap Leginah.

Baca juga: Kakek di Kediri Hilang Terseret Arus Sungai Brantas Saat Sambut Tradisi Pladu

Bantuan beasiswa pendidikan

Bupati Kediri Mas Dhito mengunjungi kediaman Bunga Febriana di Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Selasa (5/5/2026).Dok. Pemkab Kediri Bupati Kediri Mas Dhito mengunjungi kediaman Bunga Febriana di Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Selasa (5/5/2026).

Agenda berikutnya masih berada di dusun yang sama. Kali ini, Mas Dhito dan rombongan mengunjungi kediaman Bunga Febriana, remaja 16 tahun yang terpaksa berhenti sekolah demi merawat ibunya, Zainul Sarpianik (58), yang mengalami stroke.

Selain karena kondisi ibunya, keterbatasan ekonomi keluarga juga membuat Bunga harus merelakan mimpinya. Saat sang ibu jatuh sakit, ayah Bunga, Suryanto, menjual rumah pada 2023 dan menghabiskan tabungan hasil usaha untuk biaya pengobatan.

Setelah mengetahui kondisi tersebut, Mas Dhito menawarkan Bunga yang putus sekolah sejak November 2025 untuk kembali melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YP 17 Pare, sekolah tempat ia pernah belajar.

"Sekolah lagi ya nduk nanti bulan Juli," ucapnya pada Bunga. 

Baca juga: Kejar 20 Juni, Menteri PU Pantau Ketat Pasokan Baja Sekolah Rakyat Lhokseumawe

Tawaran itu disambut antusias oleh Bunga karena ia masih memiliki keinginan besar melanjutkan pendidikan di jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV).

Mas Dhito pun berkomitmen memberikan beasiswa agar Bunga dapat menyelesaikan sekolah hingga lulus, sekaligus bantuan modal usaha bagi Suryanto untuk membuka warung.

"Bulan depan kami masukkan lagi adik Bunga ke sekolah, bantuan modal usaha juga kami berikan kepada bapaknya adik Bunga karena (beliau) masih ingin bekerja sambil menjaga istrinya," jelasnya.

Mas Dhito menegaskan, pihaknya tidak ingin ada anak di Kabupaten Kediri putus sekolah karena alasan biaya.

Baca juga: Lebak dan Tingginya Putus Sekolah: Ketimpangan yang Terus Berulang

Bantuan bagi anak berkebutuhan khusus

Bupati Kediri Mas Dhito menjenguk kondisi Muhammad Alza Octaviana di Dusun Ringinbagus, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Selasa (5/5/2026).Dok. Pemkab Kediri Bupati Kediri Mas Dhito menjenguk kondisi Muhammad Alza Octaviana di Dusun Ringinbagus, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Selasa (5/5/2026).

Menutup rangkaian kunjungan, Mas Dhito beserta rombongan menuju Dusun Ringinbagus, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, untuk menjenguk Muhammad Alza Octaviana, anak berkebutuhan khusus yang mengalami gangguan penglihatan.

Bocah berusia 12 tahun itu kini duduk di kelas 5 SD Sekolah Luar Biasa (SLB) PGRI Puncu. Ia tinggal bersama kakeknya, Mari (61), yang berjualan sayuran untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama Alza dan anak perempuannya, Nina (19).

Dalam kunjungan itu, Mas Dhito memberikan bantuan perlengkapan sekolah untuk Alza serta memperbaiki rumah yang banyak mengalami kebocoran.

"Tadi kami cek atapnya beberapa banyak yang bolong-bolong. Jadi, kalau hujan airnya masuk ke rumah dan itu akan kami perbaiki," ungkapnya.

Baca juga: Musim Hujan, Ini Tiga Titik Rawan Atap Rumah Bocor dan Cara Tepat Menanganinya

Selain itu, Mas Dhito juga akan memberikan bantuan modal usaha dan sepeda untuk mendukung Mari berjualan, serta membantu mencarikan pekerjaan bagi Nina.

"Alhamdulilah, besok (Nina) bisa mulai bekerja," ucapnya.

Mas Dhito juga menyebut pihaknya akan menebus biaya pendidikan Nina yang khawatir ijazahnya ditahan karena tunggakan biaya sekolah.

"Saya juga mengimbau bagi seluruh warga Kabupaten Kediri yang tidak mampu dan ijazahnya masih ditahan oleh pihak sekolah tolong dilaporkan kepada Dinas Pendidikan," kata Mas Dhito.

Baca juga: Pabrik Plastik di Madiun Berulang Kali Tahan Ijazah Karyawan, Ini Kata Disnakerin

Terkini Lainnya
Blusukan ke Puncu, Kediri, Mas Dhito Salurkan Bantuan Kesehatan hingga Modal Usaha

Blusukan ke Puncu, Kediri, Mas Dhito Salurkan Bantuan Kesehatan hingga Modal Usaha

Kediri Hari Ini
Populasi Sapi Kediri Tembus 216.000 Ekor, Mas Dhito Bidik Predikat Kontes Ternak Terbaik se-Jatim

Populasi Sapi Kediri Tembus 216.000 Ekor, Mas Dhito Bidik Predikat Kontes Ternak Terbaik se-Jatim

Kediri Hari Ini
Berikan Lansia Perhatian Khusus, Mas Dhito Fasilitasi Kursi Roda Jemaah Calon Haji Tertua

Berikan Lansia Perhatian Khusus, Mas Dhito Fasilitasi Kursi Roda Jemaah Calon Haji Tertua

Kediri Hari Ini
Siswa Kediri Diduga Keracunan MBG, Mas Dhito Ancam Cabut Izin SPPG

Siswa Kediri Diduga Keracunan MBG, Mas Dhito Ancam Cabut Izin SPPG

Kediri Hari Ini
Kediri Bangkit! Mas Dhito Sulap Gedung Pemkab Pascainsiden Jadi Kantor Modern Berstandar Keamanan Tinggi

Kediri Bangkit! Mas Dhito Sulap Gedung Pemkab Pascainsiden Jadi Kantor Modern Berstandar Keamanan Tinggi

Kediri Hari Ini
Hari Jadi Ke-1.222, Pemkab Kediri Ajak ASN Tancap Gas Layani Masyarakat

Hari Jadi Ke-1.222, Pemkab Kediri Ajak ASN Tancap Gas Layani Masyarakat

Kediri Hari Ini
Matangkan Persiapan Lebaran, Kediri Siagakan Pos Pengamanan di Titik Krusial

Matangkan Persiapan Lebaran, Kediri Siagakan Pos Pengamanan di Titik Krusial

Kediri Hari Ini
Bupati Dhito Ajak 200 Anak Yatim Kediri Borong Baju Baru di Mal

Bupati Dhito Ajak 200 Anak Yatim Kediri Borong Baju Baru di Mal

Kediri Hari Ini
Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Kediri Hari Ini
Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Kediri Hari Ini
Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Kediri Hari Ini
Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Kediri Hari Ini
MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

Kediri Hari Ini
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com