Bupati Tamba Berharap Gedung Sentra Tenun Bisa Jadi Wadah Promosi Kerajinan UMKM Jembrana

Kompas.com - 13/07/2022, 17:47 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Jembrana I Nengah Tamba berharap, pembangunan Gedung Sentra Tenun mampu menampung seluruh kerajinan tenun yang ada di wilayahnya.

Tak hanya tenun, kata dia, Gedung Sentra Tenun juga harus diisi dengan berbagai produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Jembrana. Termasuk digunakan sebagai tempat pembinaan UMKM Jembrana melalui kegiatan pemberdayaan, pusat layanan, diskusi hingga workshop bagi pengembangan pelaku usaha lokal.

"Ini pembangunan yang sangat penting untuk Jembrana. Sebab, gedung itu berperan sebagai sentra tenun yang nantinya bisa menampung seluruh kerajinan tenun dan seluruh hasil UMKM di Jembrana, sehingga menjadi pusat oleh-oleh,” ujar Tamba dalam keterangan keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Rabu (13/7/2022).

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat meresmikan pembangunan Gedung Sentra Tenun yang ditandai dengan peletakan batu pertama, Rabu.

Pada peletakan batu pertama tersebut, Tamba juga didampingi Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jembrana Salomina Meyke Salima.

Baca juga: Hendak Menyalip, Mobil Travel Angkut 15 Penumpang Terguling di Jembrana

Ia mengungkapkan, pembangunan Sentra Tenun bertujuan untuk memaksimalkan pemasaran produk tenun di Jembrana. Terlebih, pengrajin Jembrana dikenal sebagai penghasil tenun berkualitas.

"Gedung Sentra Tenun ini pada mulanya terpikirkan dari banyaknya kerajinan tenun yang ada di Jembrana," ucap Tamba.

Di samping itu, lanjut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali juga sudah mengeluarkan peraturan daerah (perda) tentang penggunaan busana adat Bali yang identik dengan kain endek.

Selain peletakan batu pertama Gedung Sentra Tenun, Tamba mengungkapkan, pihaknya juga melaksanakan peletakan batu pertama dalam revitalisasi gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

"Hari ini, Rabu (13/7/2022), PLUT kami juga mulai berbenah. Di PLUT, kami bina UMKM untuk para startup pemula dan di sini kami tampung seluruh produk olahannya. Dengan begitu semua akan terintegrasi, ada yang membuat produk dan menampung produk," imbuh Tamba.

Baca juga: Selain Bikin Lebih Tertata, Relokasi PKL Ciptakan Pusat Wisata Terintegrasi Pecinan dan Pintu Masuk Kawasan Kota Tua

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas (Kadis) Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana I Komang Agus Adinata menyebutkan bahwa Sentra Tenun yang dibangun bersumber dari DAK Kemenperin.

"Pembangunan Gedung Sentra Tenun ini didanai dari dana DAK Kemenperin Tahun 2022. Setelah melalui proses tender, bangunan ini dikerjakan dengan nilai kontrak 11,2 miliar. Pembangunan gedung ini akan berlangsung selama 150 hari kalender dan kontraknya akan berakhir pada Kamis (1/12/2022)," jelasnya.

Selain pembangunan Gedung Sentra Tenun, Agus Adinata menambahkan bahwa hari ini, Rabu (13/7/2022), juga dilaksanakan revitalisasi gedung PLUT.

"Hari ini kami juga mulai melaksanakan revitalisasi gedung PLUT dengan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar, yang bersumber dari DAK Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM)," ucapnya.

Terkini Lainnya
Bupati Jembrana Rintis Bus Gratis Pemedek, Berangkat Perdana 18 April 2026

Bupati Jembrana Rintis Bus Gratis Pemedek, Berangkat Perdana 18 April 2026

Jembrana
Jembrana Tancap Gas, Targetkan Jadi Tercepat Implementasikan KDKMP di Bali

Jembrana Tancap Gas, Targetkan Jadi Tercepat Implementasikan KDKMP di Bali

Jembrana
Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Jembrana
Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Jembrana
Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan

Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan "Gelar River Adventure", Bupati Kembang: Cocok untuk Relaksasi

Jembrana
Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Jembrana
Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Jembrana
Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Jembrana
Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Jembrana
“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

Jembrana
Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Jembrana
Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Jembrana
Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Jembrana
Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Jembrana
Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara,

Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara, "Negaroa Pride"' Diusung Satukan Kebanggaan Lokal dan Jati Diri Daerah

Jembrana
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com