KOMPAS.com - Bupati Jember Muhammad Fawait mengapresiasi perhatian pemerintah pusat atas komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur Kabupaten Jember.
“Kami berterima kasih atas komitmen pemerintah pusat. Infrastruktur adalah fondasi utama untuk menekan kemiskinan ekstrem, membuka akses ekonomi, dan meningkatkan daya saing daerah,” ujar bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, dukungan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan upaya negara untuk membangun Jember secara menyeluruh.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Fawait saat mendampingi kunjungan kerja Menteri PU Dody Hanggodo ke Kabupaten Jember pada Minggu (22/2/2026), dalam rangka menindaklanjuti laporan mengenai kondisi darurat infrastruktur di Jember.
Baca juga: Pemkab Jember Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat Perbaiki Infrastruktur Rusak Pascabanjir
Agenda kali ini diawali dengan kunjungan ke Pendopo Wahyawibawagraha dan dilanjutkan dengan peninjauan ke tiga titik strategis, yakni Jembatan Pakusari, Pasar Tanjung, serta lokasi rencana pembangunan flyover Mangli.
Melalui kunjungan ini, Dody menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam menjawab kebutuhan infrastruktur Jember, khususnya yang berkaitan dengan kebencanaan dan penguatan ekonomi rakyat.
“Kami akan bekerja bersama Pak Bupati. Ada 16 jembatan dan 50 bendung yang akan ditangani secara kolaboratif antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat. Ini menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan masyarakat,” jelasnya.
Selain infrastruktur kebencanaan, Dody juga memastikan dukungan terhadap rencana pelebaran jalan nasional dari Kecamatan Tanggul menuju Kota Jember serta revitalisasi Pasar Tanjung yang akan mengedepankan kearifan lokal dalam desain arsitekturnya.
Baca juga: Pasar Tanjung Jember Bakal Direnovasi, Pemerintah Siapkan Desain
“Fasad pasar harus mencerminkan identitas Jember, bukan wajah Jakarta. Kearifan lokal harus nampak dalam arsitektur pasar tradisionalnya,” tegasnya.
Adapun revitalisasi Pasar Tanjung rencananya akan dimulai setelah detail engineering design (DED) rampung.
Pada kesempatan tersebut, Dody turut menekankan pentingnya sosialisasi kepada pedagang agar aktivitas ekonomi tetap berjalan selama proses pembangunan.