Miliki Kinerja Paling Baik, Pemprov Jateng Dapat Penghargaan TPID Award 2024 dari Presiden Jokowi

Kompas.com - 14/06/2024, 18:30 WIB
Ikhsan Fatkhurrohman Dahlan,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah ( Jateng) mendapat penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah ( TPID) Award 2024.

Penghargaan itu diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Penjabat (Pj) Gubernur Jateng Nana Sudjana pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2024 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (14/6/2024).

Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemprov Jateng karena Jateng dinilai menjadi TPID dengan kinerja terbaik pada kategori provinsi di kawasan Jawa dan Bali.

"Alhamdulillah Jawa Tengah mendapatkan penghargaan TPID Award tingkat provinsi berkinerja terbaik se-Pulau Jawa dan Bali," ujar Nana melalui siaran persnya, Jumat.

Nana mengungkapkan, penghargaan tersebut merupakan suatu kebanggaan dan merupakan sebuah keberhasilan bersama di Jateng.

Baca juga: Pj Gubernur Jateng Pastikan Tindak Tegas ASN yang Langgar Netralitas pada Pilkada

Menurutnya, penghargaan ini dapat diraih berkat kolaborasi yang baik antara pemprov, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi terkait, seperti Bank Indonesia, Bulog, hingga badan usaha milik daerah (BUMD).

"Dalam hal pengendalian inflasi ini, perlu ada kolaborasi dan kebersamaan yang terus kami lakukan," imbuhnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng menyatakan, angka inflasi di provinsi ini sebesar 2,66 persen year-on-year (yoy) pada Mei 2024. Angka ini berada di bawah angka inflasi nasional yang mencapai 2,84 persen.

Bahkan, dalam skala bulanan pada April hingga Mei 2024, justru terjadi deflasi sebesar 0,22 persen atau lebih rendah dibandingkan deflasi nasional yang sebesar 0,03 persen.

Baca juga: Pj Gubernur Jateng Lantik Muhammad Masrofi Jadi Pj Bupati Banjarnegara, Tantang Entaskan Kemiskinan

Adapun beberapa komoditas penyumbang inflasi terbesar di Jateng, di antaranya beras, emas perhiasan, bawang merah, bawang putih, dan Sigaret Kretek Mesin (SKM).

Dalam upaya mengendalikan inflasi, Pemprov Jateng melaksanakan pengendalian dari sisi hulu dan hilir. Pada sisi hulu, upaya yang dilakukan, meliputi fasilitasi benih cabai, fasilitasi pupuk bersubsidi, sosialisasi gerakan menanam di pekarangan, serta pembangunan greenhouse untuk optimalisasi budi daya cabai.

Sementara itu, dari sisi hilir, upaya yang dilaksanakan, yakni penyaluran beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), penyaluran subsidi pangan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), fasilitasi distribusi bagi petani atau pelaku pangan lainnya, pengawasan penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dan masih banyak lagi.

Di samping itu, Pemprov Jateng juga menciptakan berbagai inovasi sebagai langkah pengendalian inflasi 2024. Beberapa di antaranya, yakni BUMD Jateng Peduli Inflasi, inisiasi pembentukan ekosistem/distribusi cabai dan bawang merah, dan business matching.

Baca juga: Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Kemudian, perluasan area greenhouse, penguatan early warning system harga komoditi, gerakan 1.000 pertani peduli inflasi, Kios TPID Pandawa Kita, dan lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih atas usaha Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dan TPID dalam upaya mengendalikan inflasi, sehingga inflasi nasional pada Mei 2024 berada di angka 2,84 persen.

"Ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Kalau kami ingat 9-10 tahun yang lalu, inflasi kami masih di angka 9,6 persen. Dan atas usaha keras, kami berada di angka 2,84 persen," tutur Jokowi.

Terkini Lainnya
Tak Lagi Belajar di Rumah Warga, Anak-anak Lereng Merapi Kini Punya SMAN 1 Kemalang

Tak Lagi Belajar di Rumah Warga, Anak-anak Lereng Merapi Kini Punya SMAN 1 Kemalang

Jateng Gayeng
Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Jateng Gayeng
TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi

TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi "Role Model" Nasional Zero Sampah pada 2028

Jateng Gayeng
Jaga Kondusivitas Wilayah, Gubernur Luthfi Ajak Buruh Rayakan May Day dengan Kegiatan Konstruktif

Jaga Kondusivitas Wilayah, Gubernur Luthfi Ajak Buruh Rayakan May Day dengan Kegiatan Konstruktif

Jateng Gayeng
Lantik 27 Pejabat di Lingkungan Pemprov Jateng, Gubernur Luthfi Tegaskan Tidak Ada Praktik Titipan

Lantik 27 Pejabat di Lingkungan Pemprov Jateng, Gubernur Luthfi Tegaskan Tidak Ada Praktik Titipan

Jateng Gayeng
Turunkan Stunting ke 17,1 Persen, Gubernur Ahmad Luthfi Raih National Governance Award 2026

Turunkan Stunting ke 17,1 Persen, Gubernur Ahmad Luthfi Raih National Governance Award 2026

Jateng Gayeng
Jateng–Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp 1,06 Triliun, Dorong Kolaborasi OPD hingga BUMD

Jateng–Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp 1,06 Triliun, Dorong Kolaborasi OPD hingga BUMD

Jateng Gayeng
Bawa Resep Kepemimpinan Jateng ke Sumatera, Ahmad Luthfi: Kepala Daerah adalah “Manajer Marketing”

Bawa Resep Kepemimpinan Jateng ke Sumatera, Ahmad Luthfi: Kepala Daerah adalah “Manajer Marketing”

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Realisasikan 5.382 Jamban, Taj Yasin Sebut Kebutuhan Masih Tinggi

Pemprov Jateng Realisasikan 5.382 Jamban, Taj Yasin Sebut Kebutuhan Masih Tinggi

Jateng Gayeng
Program Desa Mandiri Sampah Antarkan Gubernur Luthfi Raih Penghargaan CSR dan PDB Awards 2026

Program Desa Mandiri Sampah Antarkan Gubernur Luthfi Raih Penghargaan CSR dan PDB Awards 2026

Jateng Gayeng
MTQ Nasional 2026, Pemprov Jateng Siap Sambut 8.000 Kafilah dari Penjuru Tanah Air

MTQ Nasional 2026, Pemprov Jateng Siap Sambut 8.000 Kafilah dari Penjuru Tanah Air

Jateng Gayeng
Satu-satunya di Indonesia, Jateng Kini Punya Gedung Asrama Mandiri untuk Atlet Paralimpiade

Satu-satunya di Indonesia, Jateng Kini Punya Gedung Asrama Mandiri untuk Atlet Paralimpiade

Jateng Gayeng
Infrastruktur Jalan Prima Selama Lebaran 2026, Pemprov Jateng Tuai Apresiasi Pemudik

Infrastruktur Jalan Prima Selama Lebaran 2026, Pemprov Jateng Tuai Apresiasi Pemudik

Jateng Gayeng
Wujud Kesehajaan, Ahmad Luthfi Lebaran Bersama Anak Panti dan Komunitas Disabilitas

Wujud Kesehajaan, Ahmad Luthfi Lebaran Bersama Anak Panti dan Komunitas Disabilitas

Jateng Gayeng
Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com