Pembangunan Inklusif, Kunci Ganjar Turunkan Angka Kemiskinan Jateng

Inadha Rahma Nidya
Kompas.com - Kamis, 16 Januari 2020
Pembangunan Inklusif, Kunci Ganjar Turunkan Angka Kemiskinan JatengDOK. Humas Pemprov Jawa TengahGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat berbaur dengan masyarakat.

KOMPAS.com – Pada periode Maret-September 2019, kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah ( Jateng) turun hingga 63.000 jiwa.

Angka tersebut membuat Jateng menjadi provinsi dengan penurunan jumlah penduduk miskin tertinggi di Indonesia.

Penurunan kemiskinan di Jateng memang tampak signifikan sejak 2016. Hal tersebut tidak lepas dari berbagai program yang dilakukan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, sejak periode pertamanya menjabat tahun 2013.

Pengamat ekonomi Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang Andreas Lako mengatakan, setiap tahun angka kemiskinan Jateng selalu turun.

Baca juga: Angka Kemiskinan Jateng Turun, Ganjar Tetap Belum Puas

“Penurunan kesenjangan sosial, ekonomi, dan ketimpangan wilayah di Jateng, begitu terasa,” kata Andreas, seperti dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/1/2020).

Menurut Andreas, penurunan angka kemiskinan di Jateng merupakan hasil pembangunan inklusif yang dilakukan Ganjar.

“Ini yang saya katakan dampak dari pembangunan inklusif. Tidak hanya membuat jalan mulus, namun membuat aktivitas ekonomi bergeliat,” kata Andreas.

Andreas mengatakan, akses infrastruktur yang sampai ke pelosok desa membuat perpindahan barang dan jasa menjadi lebih cepat, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat meningkat.

Baca juga: Fakta-fakta Soal Turunnya Angka Kemiskinan dan Kesenjangan

Pembangunan inklusif adalah pembangunan yang terarah dan menyeluruh, memperhatikan efek domino di masyarakat, dan melihat semua aspek secara terintregrasi.

Lebihd dari, Andreas mengatakan, kebijakan-kebijakan yang diambil dalam pembangunan inklusif juga sangat pro rakyat.

“Kebijakannya menyentuh level masyarakat kecil di daerah sehingga dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” kata Andreas.

Kebijakan pro investasi

Selain pembangunan infrastruktur, Jateng juga menggenjot pertumbuhan ekonominya. Jateng menargetkan pertumbuhan ekonominya menjadi 7 persen.

Untuk merealisasikan target tersebut, dibuatlah kebijakan pro investasi, serta kondisi sosial, politik, dan keamanan yang kondusif.

Baca juga: 2 Kebijakan Ini Bantu Angka Kemiskinan RI Turun, Apa Saja?

Hal tersebut agar para investor berbondong-bondong invasi ke Jateng.

“Dengan begitu, serapan tenaga kerja terjadi, pengangguran berkurang, dan pastinya angka kemiskinan ikut tereduksi,” kata Andreas.

Andreas menambahkan, Jateng juga melakukan program-program bantuan sosial, pendampingan, modal usaha, hingga peningkatan UMKM.

Tak hanya APBD, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng mengoptimalkan pula pihak lain, seperti Baznas, CSR, filantropi, dan lainnya, dalam upaya mengurangi angka kemiskinan.

Baca juga: Mampukah Digitalisasi Tekan Angka Kemiskinan Indonesia?

“Arah, kebijakan, strategi, dan tindakan Pak Ganjar sudah sangat tepat. Namun jangan berpuas diri dulu. Harus terus digenjot agar penurunan angka kemiskinan di Jateng semakin besar tiap tahunnya,” kata Andreas.

PenulisInadha Rahma Nidya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Sidak PPDB, Ganjar: Kalau Terdapat Pelanggaran, Kami Coret Langsung
Sidak PPDB, Ganjar: Kalau Terdapat Pelanggaran, Kami Coret Langsung
Jateng Gayeng
Jokowi Minta Pencairan Insentif Tenaga Medis Tak Bertele-tele, Ganjar: Mudah-mudah Segera Cair
Jokowi Minta Pencairan Insentif Tenaga Medis Tak Bertele-tele, Ganjar: Mudah-mudah Segera Cair
Jateng Gayeng
Ganjar Pastikan Kapasitas Rumah Sakit dan APD untuk Penanganan Covid-19 di Jateng Masih Aman
Ganjar Pastikan Kapasitas Rumah Sakit dan APD untuk Penanganan Covid-19 di Jateng Masih Aman
Jateng Gayeng
Di Lomba Inovasi Daerah dalam Tatanan Normal Baru, Jateng Borong Penghargaan
Di Lomba Inovasi Daerah dalam Tatanan Normal Baru, Jateng Borong Penghargaan
Jateng Gayeng
Hanung Bramantyo: Terima Kasih Pak Ganjar, Sudah Bikin Kota Lama Keren
Hanung Bramantyo: Terima Kasih Pak Ganjar, Sudah Bikin Kota Lama Keren
Jateng Gayeng
PPDB Jateng Dibanjir Komplain Server
PPDB Jateng Dibanjir Komplain Server "Error", Begini Penjelasan Ganjar
Jateng Gayeng
Zona Merah Covid-19 Tersisa 3, Jateng Tak Buru-buru Terapkan New Normal
Zona Merah Covid-19 Tersisa 3, Jateng Tak Buru-buru Terapkan New Normal
Jateng Gayeng
Ganjar Kecewa Pasar Mangkang Semarang Tidak Terapkan Protokol Kesehatan
Ganjar Kecewa Pasar Mangkang Semarang Tidak Terapkan Protokol Kesehatan
Jateng Gayeng
Rindu Travelling? Candi Borobudur Kembali Dibuka Akhir Pekan Ini
Rindu Travelling? Candi Borobudur Kembali Dibuka Akhir Pekan Ini
Jateng Gayeng
Kembali Masuk Kerja, Ini Langkah ASN Pemprov Jateng Sambut “New Normal”
Kembali Masuk Kerja, Ini Langkah ASN Pemprov Jateng Sambut “New Normal”
Jateng Gayeng
Ganjar Cek Kesiapan
Ganjar Cek Kesiapan "New Normal" Sarana Publik Meski Belum Dibuka
Jateng Gayeng
Ganjar Minta Semua Pihak Harus Berlatih Cara Hidup New Normal
Ganjar Minta Semua Pihak Harus Berlatih Cara Hidup New Normal
Jateng Gayeng
Ganjar Anggarkan Rp 38 Miliar, Bantu Sediakan Bahan Pokok bagi UMKM Boga di Jateng
Ganjar Anggarkan Rp 38 Miliar, Bantu Sediakan Bahan Pokok bagi UMKM Boga di Jateng
Jateng Gayeng
Pemprov Jateng akan Borong 3 Juta Masker Buatan UMKM Senilai Rp 10 Miliar
Pemprov Jateng akan Borong 3 Juta Masker Buatan UMKM Senilai Rp 10 Miliar
Jateng Gayeng
Bukan Uang, Ganjar Pastikan 27.400 Warga Jateng di Jabodetabek Terima Bantuan Sembako
Bukan Uang, Ganjar Pastikan 27.400 Warga Jateng di Jabodetabek Terima Bantuan Sembako
Jateng Gayeng