Gubernur Jateng Apresiasi Pelaksanaan Pemilu 2019 yang Berjalan Damai

Kompas.com - 12/05/2019, 15:16 WIB
ADW,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengapresiasi proses pemilihan umum ( pemilu) hingga rekapitulasi hasil perolehan suara pemilu 2019 di Jateng yang berjalan dengan aman dan damai.

Proses rekapitulasi suara pun telah selesai dan hasilnya telah ditetapkan lewat rapat pleno terbuka yang dipimpin oleh Ketua KPU Jateng yulianto Sudrajat, di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Semarang, Jateng.

“Mudah-mudahan ini jadi contoh berdemokrasi yang adem, ayem dan semua menerima dengan sikap kesatria,” ujar Ganjar usai menghadiri rapat pleno terbuka rekapitulasi suara pemilu Jateng, di Semarang, Minggu (12/5/2019).

Menurut Ganjar, sejak awal dirinya bersama jajaran Forkompimda, tokoh agama, tokoh masyarakat di Jateng sepakat untuk mengawal proses demokrasi itu. Dia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membuat proses pemilu Jateng berjalan baik.

“Kami turut berduka atas meninggalnya para pahlawan demokrasi yang sudah berjuang luar biasa. Terima kasih juga atas partisipasi luar biasa, tidak hanya dari partai tapi juga masyarakatnya,” imbuhnya.

Menanggapi isu terkait maraknya ketidakpercayaan masyarakat kepada KPU, Ganjar mengimbau untuk menggunakan mekanisme yang ada.

“Secara konstitusional semua sudah diatur. Kalau ada pelanggaran laporkan ke Sentra Tim Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu). Kalau ada yang tidak terima dengan hasil ini, ada lembaga banding dan silakan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK),” tegas Ganjar.

Menurut Ganjar, cara itu merupakan cara terbaik. Sebab, konstitusi dan aturan dibuat agar demokrasi tetap dijalankan di koridor yang benar.

Ketua KPU Jateng, Yulianto menjelaskan, proses rapat pleno terbuka rekapitulasi suara itu sudah digelar sejak Senin (6/5/2019) lalu. Hasil rekapitulasi suara itu akan dibawa menuju KPU Pusat pada Senin (13/5/2019) pagi. 

Menurutnya, semua proses yang berjalan lancar itu menjadi bukti bahwa pemilu 2019 di Jateng berkualitas, bermartabat, aman, nyaman, dan kondusif.

Yulianto menambahkan, hasil pemilu Jateng ini dia dedikasikan kepada seluruh masyarakat, khususnya 97 orang petugas pemilu Jateng yang gugur saat bertugas.

Sementara itu, usai penetapan rekapitulasi hasil pemilu, para peserta rapat pleno terbuka mengikuti deklarasi damai oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jateng, yang dipimpin Ketua MUI Jateng, KH Ahmda Daroji. Adapaun para pesertanya adalah anggota KPU, Bawaslu, Forkompimda Jateng dan para saksi.

Sebagai informasi, berdasarkan hasil rekapitulasi di Jateng, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo – Ma’ruf Amin unggul dengan total perolehan suara 16.825.511. Sementara pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno memperoleh suara sebanyak 4.944.447.

Total suara yang masuk ke KPU Jateng sebanyak 22.376.472. Dari jumlah itu, sebanyak 606.514 surat suara dinyatakan tidak sah.

Terkini Lainnya
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Pengusaha China Garap Proyek EBT di Jawa Tengah

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Pengusaha China Garap Proyek EBT di Jawa Tengah

Jateng Gayeng
Tak Lagi Belajar di Rumah Warga, Anak-anak Lereng Merapi Kini Punya SMAN 1 Kemalang

Tak Lagi Belajar di Rumah Warga, Anak-anak Lereng Merapi Kini Punya SMAN 1 Kemalang

Jateng Gayeng
Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Jateng Gayeng
TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi

TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi "Role Model" Nasional Zero Sampah pada 2028

Jateng Gayeng
Jaga Kondusivitas Wilayah, Gubernur Luthfi Ajak Buruh Rayakan May Day dengan Kegiatan Konstruktif

Jaga Kondusivitas Wilayah, Gubernur Luthfi Ajak Buruh Rayakan May Day dengan Kegiatan Konstruktif

Jateng Gayeng
Lantik 27 Pejabat di Lingkungan Pemprov Jateng, Gubernur Luthfi Tegaskan Tidak Ada Praktik Titipan

Lantik 27 Pejabat di Lingkungan Pemprov Jateng, Gubernur Luthfi Tegaskan Tidak Ada Praktik Titipan

Jateng Gayeng
Turunkan Stunting ke 17,1 Persen, Gubernur Ahmad Luthfi Raih National Governance Award 2026

Turunkan Stunting ke 17,1 Persen, Gubernur Ahmad Luthfi Raih National Governance Award 2026

Jateng Gayeng
Jateng–Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp 1,06 Triliun, Dorong Kolaborasi OPD hingga BUMD

Jateng–Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp 1,06 Triliun, Dorong Kolaborasi OPD hingga BUMD

Jateng Gayeng
Bawa Resep Kepemimpinan Jateng ke Sumatera, Ahmad Luthfi: Kepala Daerah adalah “Manajer Marketing”

Bawa Resep Kepemimpinan Jateng ke Sumatera, Ahmad Luthfi: Kepala Daerah adalah “Manajer Marketing”

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Realisasikan 5.382 Jamban, Taj Yasin Sebut Kebutuhan Masih Tinggi

Pemprov Jateng Realisasikan 5.382 Jamban, Taj Yasin Sebut Kebutuhan Masih Tinggi

Jateng Gayeng
Program Desa Mandiri Sampah Antarkan Gubernur Luthfi Raih Penghargaan CSR dan PDB Awards 2026

Program Desa Mandiri Sampah Antarkan Gubernur Luthfi Raih Penghargaan CSR dan PDB Awards 2026

Jateng Gayeng
MTQ Nasional 2026, Pemprov Jateng Siap Sambut 8.000 Kafilah dari Penjuru Tanah Air

MTQ Nasional 2026, Pemprov Jateng Siap Sambut 8.000 Kafilah dari Penjuru Tanah Air

Jateng Gayeng
Satu-satunya di Indonesia, Jateng Kini Punya Gedung Asrama Mandiri untuk Atlet Paralimpiade

Satu-satunya di Indonesia, Jateng Kini Punya Gedung Asrama Mandiri untuk Atlet Paralimpiade

Jateng Gayeng
Infrastruktur Jalan Prima Selama Lebaran 2026, Pemprov Jateng Tuai Apresiasi Pemudik

Infrastruktur Jalan Prima Selama Lebaran 2026, Pemprov Jateng Tuai Apresiasi Pemudik

Jateng Gayeng
Wujud Kesehajaan, Ahmad Luthfi Lebaran Bersama Anak Panti dan Komunitas Disabilitas

Wujud Kesehajaan, Ahmad Luthfi Lebaran Bersama Anak Panti dan Komunitas Disabilitas

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com