Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Kompas.com - 17/03/2026, 15:39 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com - Program mudik gratis dengan moda kereta api (KA) yang difasilitasi Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mendapat respons positif dari masyarakat. Para pemudik mengaku program ini sangat membantu mereka pulang ke kampung halaman tanpa biaya.

Salah satu pemudik asal Purworejo, Legiman, mengaku sudah beberapa kali mengikuti mudik gratis menggunakan kereta api. Pada 2026, ia kembali memanfaatkan program tersebut bersama saudaranya.

"Mudah-mudahan tahun depan ada lagi. Terima kasih Pak Gubernur, ini membantu banget," ujar pria yang sudah kerja 10 tahun di pabrik ban tersebut.

Hal serupa disampaikan Rina Setyani dan Nia Retno Setyawati. Kakak beradik asal Purwokerto itu baru pertama kali mengikuti mudik gratis setelah sebelumnya tidak mendapatkan kuota bus.

“Saya tahu dari Instagram. Awalnya ikut war tiket bus, tapi tidak dapat. Lalu mencoba mudik gratis pakai kereta api. Alhamdulillah bisa dapat tiga tiket,” ujar Rina.

Program mudik gratis menyasar berbagai kalangan, mulai dari karyawan swasta, pengemudi ojek online (ojol), pedagang, hingga mahasiswa. Mereka memanfaatkan fasilitas ini untuk bisa merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman tanpa terbebani biaya perjalanan.

Baca juga: Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Digelar 19 Maret: Ini Jadwal Lengkap dan Prediksi Tanggal Lebaran

Sementara itu, Ahmad Luthfi secara langsung melepas keberangkatan ratusan pemudik dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Sebanyak 648 peserta diberangkatkan menggunakan KA Joko Tingkir menuju Stasiun Solo Balapan.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi menjelaskan, program mudik gratis dengan kereta api dilakukan dalam beberapa kali pemberangkatan.

Keberangkatan pertama dilakukan pukul 11.50 WIB menggunakan KA Joko Tingkir dengan tujuan akhir Stasiun Solo Balapan.

Selanjutnya, KA Tawang Jaya dengan tujuan Stasiun Semarang Tawang dijadwalkan berangkat pukul 18.00 WIB. Selain itu, terdapat satu gerbong tambahan yang diberangkatkan pada pukul 12.30 WIB.

Sebelum keberangkatan, Luthfi menyempatkan diri menyapa para pemudik di dalam gerbong serta membagikan suvenir kepada peserta mudik gratis ke berbagai kota tujuan di Jateng, seperti Purwokerto, Kebumen, Purworejo, Klaten, Solo, Sragen, dan lainnya, termasuk pemudik ke daerah Yogyakarta.

“Mudik ke mana saja? Senang tidak ikut mudik gratis? Semoga selamat sampai tujuan,” ujar Luthfi kepada para penumpang.

Baca juga: Harunya Wawan Mudik Gratis Bareng Keluarga: Biasanya Saya Naik Motor, Istri-Anak Naik Bus

Ia menjelaskan, mudik gratis dengan kereta api ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang tidak mendapatkan kuota mudik gratis menggunakan bus.

Selain kereta api, Pemprov Jateng juga telah memberangkatkan ratusan armada bus dari Jakarta dan Bandung untuk mengangkut pemudik menuju berbagai daerah di Jateng.

Luthfi berharap program ini dapat membantu masyarakat, khususnya pekerja informal di Jabodetabek, agar tetap bisa pulang kampung dan merayakan Lebaran bersama keluarga.

"Tidak hanya dengan kereta api, tapi juga ada 325 bus dari Jakarta dan 23 bus dari Bandung yang sudah diberangkatkan kemarin,” ucapnya.

Terkini Lainnya
Satu-satunya di Indonesia, Jateng Kini Punya Gedung Asrama Mandiri untuk Atlet Paralimpiade

Satu-satunya di Indonesia, Jateng Kini Punya Gedung Asrama Mandiri untuk Atlet Paralimpiade

Jateng Gayeng
Infrastruktur Jalan Prima Selama Lebaran 2026, Pemprov Jateng Tuai Apresiasi Pemudik

Infrastruktur Jalan Prima Selama Lebaran 2026, Pemprov Jateng Tuai Apresiasi Pemudik

Jateng Gayeng
Wujud Kesehajaan, Ahmad Luthfi Lebaran Bersama Anak Panti dan Komunitas Disabilitas

Wujud Kesehajaan, Ahmad Luthfi Lebaran Bersama Anak Panti dan Komunitas Disabilitas

Jateng Gayeng
Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Jateng Gayeng
Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Jateng Gayeng
17 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng, Ahmad Luthfi Siapkan Infrastruktur dan UMKM

17 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng, Ahmad Luthfi Siapkan Infrastruktur dan UMKM

Jateng Gayeng
Ratusan Bus Berdatangan ke TMII, Siap Bawa Ribuan Warga Jateng Mudik Gratis

Ratusan Bus Berdatangan ke TMII, Siap Bawa Ribuan Warga Jateng Mudik Gratis

Jateng Gayeng
H-7 Lebaran, Ruas Jalan Semarang-Godong Resmi Beroperasi Kembali

H-7 Lebaran, Ruas Jalan Semarang-Godong Resmi Beroperasi Kembali

Jateng Gayeng
Gubernur Luthfi Tinjau Longsor di Brebes, Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Jalan

Gubernur Luthfi Tinjau Longsor di Brebes, Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Jalan

Jateng Gayeng
Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi, Pemprov Jateng Siapkan Posko Layanan Aduan THR

Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi, Pemprov Jateng Siapkan Posko Layanan Aduan THR

Jateng Gayeng
Kanada Lirik Investasi di Jateng, Gubernur Luthfi Tawarkan Sektor Pertanian dan Kesehatan

Kanada Lirik Investasi di Jateng, Gubernur Luthfi Tawarkan Sektor Pertanian dan Kesehatan

Jateng Gayeng
Jateng Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026, Ahmad Luthfi Akui Kondisi Masih Darurat

Jateng Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026, Ahmad Luthfi Akui Kondisi Masih Darurat

Jateng Gayeng
Ahmad Luthfi Serahkan 36 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Banjarnegara

Ahmad Luthfi Serahkan 36 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Banjarnegara

Jateng Gayeng
Satu Tahun Ahmad Luthfi–Taj Yasin Pimpin Jateng, Begini Dinamika dan Capaian Kinerjanya

Satu Tahun Ahmad Luthfi–Taj Yasin Pimpin Jateng, Begini Dinamika dan Capaian Kinerjanya

Jateng Gayeng
Awal Ramadhan, Gubernur Jateng Sidak Pasar Projo dan Intervensi Harga Pangan

Awal Ramadhan, Gubernur Jateng Sidak Pasar Projo dan Intervensi Harga Pangan

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com