KOMPAS.com - Sepekan menjelang Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) resmi mengoperasikan kembali ruas jalan Semarang-Godong. Hal ini ditandai dengan pembukaan blokade jalan oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi pada Jumat (13/3/2026).
Untuk diketahui, ruas jalan Semarang-Godong sempat terputus akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan pada 15 Februari 2026. Terputusnya jalur tersebut membuat masyarakat harus mengambil jalan memutar yang jauh.
Dalam sambutannya, Luthfi menegaskan bahwa jalur Semarang-Godong merupakan ruas jalan vital karena menjadi akses utama penghubung perekonomian, logistik, dan pergerakan masyarakat.
"Ini (Semarang-Godong) menghubungkan Semarang, Demak, Purwodadi. Jadi, sangat penting. Makanya, kemarin saya minta harus cepat selesai. Targetnya H-7 Lebaran selesai dan ternyata bisa selesai," ujar Luthfi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat.
Baca juga: Jalan Semarang-Godong Dipastikan Siap Dilintasi H-7 Lebaran
Selain membuka blokade ruas jalan Semarang-Godong, Luthfi juga meresmikan pengoperasian kembali tanggung Sungai Tuntang yang telah selesai diperbaiki.
Ia berpesan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan dan Demak serta stakeholder terkait agar konsisten merawat tanggul sungai, misalnya dengan menanam pohon atau perawatan lainnya.
"Rawat tanggulnya, tanami pohon di sekitar tanggul, terus masyarakat juga jangan buang sampah sembarangan," kata Luthfi.
Baca juga: Tanggul Sungai Tuntang Demak yang Jebol Mulai Tertutup, Pakai Pancang Bambu dan Glugu
Pengoperasian kembali ruas jalan Semarang-Godong mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat dan pengguna jalan. Mereka antusias saat mendengar kabar bahwa Gubernur Luthfi akan meresmikan pembukaan jalan dan tanggul di daerahnya.
Melihat antusiasme tersebut, Luthfi pun menghampiri dan berdialog singkat dengan sejumlah warga yang telah menunggu kehadirannya.
"Seneng napa mboten? (Senang apa tidak?) Semoga tidak banjir lagi. Selamat berpuasa, sebentar lagi Lebaran, semoga sejahtera semuanya," ucapnya.
Baca juga: Antisipasi Macet Saat Lebaran di Temanggung, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
Salah satu warga Desa Tinanding, Yanti, mengaku lega dengan rampungnya perbaikan tanggul Sungai Tuntang.
"Ayem, mak plong (tenang, lega). Tidak takut banjir lagi. Kemarin pas jebol itu airnya langsung masuk ke desa, ke rumah-rumah," ungkapnya.
Rasa syukur juga disampaikan oleh pengguna jalan yang rutin melintasi ruas jalan Semarang-Godong.
"Alhamdulillah sudah jadi, sudah lancar. Tidak perlu berputar jauh lagi," ujar seorang pengendara sepeda motor.
Baca juga: 7 Cara Antisipasi Blind Spot untuk Pengendara Sepeda Motor