KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi resmi menandatangani perjanjian kerja sama senilai Rp 1,06 triliun dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Kantor Gubernur Aceh, Kamis (23/4/2026).
Kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng dan Aceh di berbagai sektor yang berlaku selama satu tahun sejak penandatanganan.
Luthfi menyampaikan bahwa kerja sama itu menjadi bagian dari skema pemerintahan kolaboratif. Tujuannya agar daerah satu dan lainnya dapat saling melengkapi untuk tumbuh dan maju bersama, sekaligus menciptakan ekonomi baru di masing-masing daerah.
"Kami melakukan kerja sama business to business (B2B), mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Ini menjadi potensi awal untuk kami kembangkan di masing-masing daerah," ujar Luthfi dalam siaran persnya, Kamis.
Baca juga: Pakai Skema Kerja Sama B2B, Pertamina Salurkan BBM ke Vivo dan BP-AKR
Perjanjian tersebut mencakup kerja sama antar-OPD Provinsi Jateng dan Aceh senilai Rp 138,56 miliar, terdiri atas Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), serta Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf).
Selanjutnya, kerja sama antarasosiasi, seperti Kadin Jateng dan Hipmi Jateng dengan Kadin Aceh dan Hipmi Aceh sebesar Rp 230 miliar.
Selain itu, terdapat pula kerja sama antarkabupaten, yaitu Klaten dengan Gayo Lues untuk bidang pariwisata, budaya, dan industri senilai Rp 1 miliar.
Terakhir, kerja sama antar-BUMD Jateng dan Aceh senilai Rp 696,2 miliar, yaitu PT Jateng Argo Berdikari (JTAB) dan PT Jateng Petro Energi (JPEN) dengan PT Pembangunan Aceh (Pema), serta Bank Jateng dengan Bank Syariah Aceh.
Baca juga: Sensasi Perjalanan Darat Klaten-Denpasar Bersama PO Mansion
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengatakan bahwa Jateng merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk besar. Ia pun menilai Gubernur Luthfi sebagai pemimpin yang dapat mengoordinasi jajarannya dengan baik, mulai tingkat atas sampai bawah.
Oleh karena itu, Mualem berharap kerja sama antara Provinsi Aceh dan Jateng dapat mendorong pembangunan di kedua daerah.
"Kami berharap ini memberikan motivasi lebih kepada kami untuk membangun Aceh. Nanti kami lebih sering komunikasi terkait segi perdagangan dan aparatur negara," ungkapnya.
Baca juga: Mau Jadi Pemimpin Muda? Ada Program Amanah Aceh Future Leaders Bootcamp