Pemprov DKI Jakarta Kaji Strategi Atasi Tawuran dan Macet akibat Proyek Strategis

Kompas.com - 27/06/2025, 13:52 WIB
Dwi NH

Penulis

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengkaji sejumlah kebijakan untuk menangani persoalan tawuran dan kemacetan akibat proyek strategis.

Langkah yang dibahas antara lain pelibatan kriminolog dan psikolog, kampanye besar “Jaga Jakarta”, serta pembentukan Satgas Penertiban Tawuran.

Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor di Balai Kota Jakarta, Kamis (26/6/2025). Kegiatan ini dihadiri jajaran staf khusus (stafsus) gubernur, tenaga ahli gubernur, sekretaris daerah (sekda) dan asisten sekda, serta kepala dinas dan kepala BUMD terkait.

“Tawuran di Jakarta seolah terjadi secara turun-temurun dengan berbagai penyebab. Kehadiran Pemprov DKI Jakarta untuk menangani persoalan ini benar-benar ditunggu publik,” ujar Koordinator Stafsus Gubernur DKI Jakarta Firdaus Ali melalui siaran persnya, Jumat (27/6/2025).

Baca juga: Mengapa Kita Bisa Terlalu Keras pada Diri Sendiri? Ini Kata Psikolog

Pemprov DKI Jakarta mengkaji kerja sama dengan psikolog dan kriminolog dari sejumlah universitas di Jakarta untuk mencari solusi efektif penanganan tawuran.

“Perlu juga enforcement (langkah penegakan) yang kuat. Prinsip broken windows theory, di mana kerusakan kecil langsung ditindak, perlu diterapkan,” kata Wakil Koordinator Stafsus  Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji penanganan melalui kampanye besar #JagaJakarta.

“Patroli rutin Forkopimda dan pemanfaatan CCTV berbasis artificial intelligence (AI) juga perlu dimaksimalkan,” ujar Stafsus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pemuda dan Olahraga Dicky Soemarno.

Sekda Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali menyampaikan, pendekatan ekonomi dan sosial akan dikaji untuk mengatasi persoalan tawuran. Bahkan, penerapan insentif dan disinsentif akan diupayakan bagi wilayah yang terdapat atau tidak terdapat tawuran.

Baca juga: Polisi Tangkap 3 Remaja Tawuran di Tanah Abang, Temukan Senjata Tajam

Pemprov DKI Jakarta juga mengkaji pembentukan Satgas Penertiban Tawuran.

"Satgas penertiban harus dibentuk, operasi harus tetap dijalankan secara besar-besaran," kata Stafsus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan Sumber Daya Manusia Wisnu Permadi.

Siap berikan sanksi tegas

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan sanksi tegas kepada kontraktor nakal yang tidak memenuhi standar keselamatan dan pengelolaan lalu lintas sesuai dokumen perencanaan.

Langkah itu diambil menyusul banyaknya aduan masyarakat terkait kemacetan akibat proyek konstruksi strategis di sejumlah ruas jalan Jakarta, seperti pembangunan MRT, LRT, JSDP, PAM Jaya, dan Harbour Road Toll.

Baca juga: Bali Belajar dari Jakarta Bangun MRT, Benarkah Solusi Kemacetan?

“Kami perlu sensitif dan responsif, serta memiliki empati terhadap masyarakat yang terkena dampak kemacetan. Petugas di lapangan (Dishub) harus hadir untuk mengatur lalu lintas,” tutur Prastowo.

Terkini Lainnya
Pemprov DKI Optimalkan IPA untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Jakarta

Pemprov DKI Optimalkan IPA untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Jakarta

Jakarta Maju Bersama
Jaga Kesehatan Warga, Pemprov DKI Hadirkan JakAmbulans, JakCare, dan Pasukan Putih

Jaga Kesehatan Warga, Pemprov DKI Hadirkan JakAmbulans, JakCare, dan Pasukan Putih

Jakarta Maju Bersama
Cetak SDM Unggul, Pemprov DKI Gencarkan Program Pelatihan Kerja 

Cetak SDM Unggul, Pemprov DKI Gencarkan Program Pelatihan Kerja 

Jakarta Maju Bersama
Rayakan 75 Tahun Hubungan Diplomatik RI–Turki di Ankara, Wagub Jakarta: Kami Berkeinginan Berkolaborasi Antarkota

Rayakan 75 Tahun Hubungan Diplomatik RI–Turki di Ankara, Wagub Jakarta: Kami Berkeinginan Berkolaborasi Antarkota

Jakarta Maju Bersama
Contract Farming, Cara Pemprov DKI Perkuat Ketahanan Pangan Jakarta

Contract Farming, Cara Pemprov DKI Perkuat Ketahanan Pangan Jakarta

Jakarta Maju Bersama
Dukung Mobilitas Warga, Pemprov DKI Terus Kembangkan Transjabodetabek

Dukung Mobilitas Warga, Pemprov DKI Terus Kembangkan Transjabodetabek

Jakarta Maju Bersama
Lomba Digitalisasi Pasar Bikin Warga Melek Transaksi Digital

Lomba Digitalisasi Pasar Bikin Warga Melek Transaksi Digital

Jakarta Maju Bersama
Perbaiki Ruang Ekologi Berkelanjutan, Jakarta Modernisasi Tata Air di Kawasan Barito

Perbaiki Ruang Ekologi Berkelanjutan, Jakarta Modernisasi Tata Air di Kawasan Barito

Jakarta Maju Bersama
Taman Bendera Pusaka Siap Hijaukan Jaksel, Jadi Oase di Tengah Zona Bisnis

Taman Bendera Pusaka Siap Hijaukan Jaksel, Jadi Oase di Tengah Zona Bisnis

Jakarta Maju Bersama
Cegah Kebakaran, Pemprov DKI Luncurkan GEMPAR

Cegah Kebakaran, Pemprov DKI Luncurkan GEMPAR

Jakarta Maju Bersama
Aktivasi Taman 24 Jam, Ruang Interaksi Sosial di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta

Aktivasi Taman 24 Jam, Ruang Interaksi Sosial di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta

Jakarta Maju Bersama
Warga Kampung Bayam Lega, Siap Tempati Hunian Baru HPPO JIS

Warga Kampung Bayam Lega, Siap Tempati Hunian Baru HPPO JIS

Jakarta Maju Bersama
Repons Publikasi LHKPN oleh KPK, Pramono Anung: Transparansi Agar Masyarakat Ikut Mengawasi

Repons Publikasi LHKPN oleh KPK, Pramono Anung: Transparansi Agar Masyarakat Ikut Mengawasi

Jakarta Maju Bersama
Makin Dekat Warga, Aplikasi JAKI Punya 11 Fitur Baru

Makin Dekat Warga, Aplikasi JAKI Punya 11 Fitur Baru

Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Gratiskan Transum untuk 15 Golongan, Pengamat: Bantu Pangkas Ongkos Bepergian

Pemprov DKI Gratiskan Transum untuk 15 Golongan, Pengamat: Bantu Pangkas Ongkos Bepergian

Jakarta Maju Bersama
Bagikan artikel ini melalui
Oke