Upaya Disparbud DKI Bangkitkan Destinasi Wisata Jakarta Berbasis Kawasan

Kompas.com - Selasa, 12 November 2019
Burung-burung merpati sedang berterbangan di salah satu tempat di Kawasan Kota Tua JakartaDOK. Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Burung-burung merpati sedang berterbangan di salah satu tempat di Kawasan Kota Tua Jakarta

KOMPAS.com – Meski tinggal di Kota Bogor, Adisti (25) hampir setiap akhir pekan melancong ke Jakarta. Ia tak peduli meski harus menempuh jarak puluhan kilometer untuk menuju Ibukota.

Menurut Adisti, Jakarta saat ini lebih ramah untuk pejalan kaki dengan dilakukannya program peremajaan trotoar di sejumlah wilayah.

“Salah satu yang terasa perubahannya adalah jalur pedestrian. Makin nyaman kalau akhir pekan main ke dekat Bundaran Hotel Indonesia (HI). Kota Tua dan Monas sekarang jadi lebih rapi, nyaman dan bersih. Pedagang-pedagang juga lebih teratur,” papar Adisti.

Apa yang dialami Adisti tak lepas dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dalam memaksimalkan potensi destinasi wisata berbasis kawasan.

Baca juga: Menpar Usul Mitra GrabBajaj Jadi Duta Wisata Jakarta

Menurut Kepala Bidang Informasi dan Pengembangan Disparbud DKI Jakarta, Alberto Ali, Jakarta memiliki 216 destinasi wisata yang dibagi menjadi empat kawasan.

"Keempat kawasan destinasi itu, yakni heritage, nature, urban, youth, dan culinary destination,” ungkap Alberto, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Heritage adalah destinasi yang kaya warisan budaya, seperti Kota Tua dan Taman Benyamin Sueb. Nature adalah destinasi yang memberikan wisata alam, misalnya Pulau Seribu.

Untuk urban, warga bisa singgah ke kawasan Cikini dan Kemang Art Center. Youth, misalnya Pasar Kreatif Petodjo Enclek. Sementara itu, jika ingin menikmati kuliner dalam kawasan culinary, Jalan Sabang menjadi tujuannya.

Baca juga: Anies Ingin Pasar Ikan Modern Muara Baru Jadi Destinasi Wisata Jakarta

Menurut Alberto, pembagian kawasan ini dapat membuat Disparbud lebih fokus mengembangkan pariwisata berdasarkan potensi kawasannya masing-masing.

"Sebab, banyak destinasi yang telah eksis bertahun-tahun namun belum mendapat sentuhan pariwisata yang menarik. Baik dari sisi arsitekturnya, sisi event-nya, maupun amenities (fasilitas).”

Alberto mengatakan, ada beberapa usaha untuk membangkitkan destinasi wisata yang dilakukan. Disparbud DKI Jakarta. Diantaranya adalah sebagai berikut ini. 

Penataan Kawasan

Disparbud bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya pun melakukan penataan kawasan wisata di Jakarta agar kota ini menjadi destinasi wisata favorit.

“Misalnya, terkait penataan Kota Tua, kini penataan kaki limanya lebih rapi. Di Jalan Sabang juga kedai makan lebih tertata,” terang Alberto.

Untuk melakukan penataan kawasan ini, Disparbud menggunakan referensi beberapa destinasi wisata di luar negeri yang telah terbukti mampu menyedot pengunjung mancanegara.

Misalnya, Kepulauan Seribu yang mengambil referensi Kepulauan Maladewa (Maldives), atau kawasan Cikini yang terinspirasi dari Nimman Street, Chiangmai.

Desain Jembatan Panah Asmara yang sedang di bangun di Pulau Tidung, Kepulauan SeribuDok. Kominfotik Kepulauan Seribu Desain Jembatan Panah Asmara yang sedang di bangun di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu

Selain itu, pihaknya juga mengembangkan penyusunan regulasi pemanfaatan fungsi bangunan. Untuk akses transportasi yang baik dan menunjang, Disparbud berkolaborasi bersama Dishub dan Transjakarta sehingga seluruh pihak saling mendukung.

Penataan kawasan wisata tersebut menghasilkan wajah baru Kota Jakarta. Hal ini bisa dilihat dari jalur pedestrian di sejumlah wilayah yang berubah menjadi lebih lebar, bersih, dan nyaman.

Misalnya jalur pedestrian di Sudirman-Thamrin, jalur pedestrian Cikini, hingga jalur pedestrian Kemang.

Menurutnya, jalur pedestrian yang tertata juga akan memikat para wisatawan untuk berkunjung ke tempat wisata di Jakarta, atau setidaknya nongkrong di kafe yang tak jauh dari jalur pedestrian yang ditata secara artistik.

Revitalisasi beberapa tempat wisata

Salah satu misi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada sektor pariwisata dan kebudayaan adalah revitalisasi destinasi yang potensial, seperti revitalisasi Taman Ismail Marzuki dan Taman Benyamin Sueb.

Kepala Unit Pengelola (UP) Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM), Imam Hadi Purnomo menuturkan, revitalisasi mencakup keseluruhan kawasan TIM, termasuk Planetarium dan PDS H B Jassin.

Melalui program revitalisasi tersebut, TIM akan lebih banyak memiliki pepohonan, air, tempat rekreasi, perpustakaan, hingga gedung pertunjukan yang lebih besar.

Menggelar event berskala besar di Jakarta

Agar kegiatan di kota Jakarta semakin variatif, Pemprov DKI Jakarta menggelar berbagai program unggulan. Upaya ini tentunya untuk lebih menarik perhatian masyarakat, baik dari dalam dan luar Jakarta, hingga mancanegara.

Salah satu event yang sudah digelar adalah Jakarnaval, Jakarta Night Festival, Festival Museum Enjoy Jakarta, Jakarta International Folklore Festival, hingga Seribu Island Reggae Festival.

Kepala Bidang Informasi dan Pengembangan Disparbud DKI Jakarta, Alberto Ali mengatakan, beberapa event tersebut ternyata berpengaruh terhadap aktivitas perekonomian yang lebih hidup bagi warga Jakarta.

Baca juga: Synchronize Fest 2019, Festival Musik dengan Gerakan Ramah Lingkungan

“Salah satu program unggulan kami adalah meningkatkan pariwisata Jakarta yakni dengan mengembangkan event-event yang bisa mendatangkan wisatawan. Misal, waktu itu kami pernah menggelar Seribu Island Reggae Festival,” ujar Alberto.

Ia menyambung, animo masyarakat dalam festival itu besar sekali.

“Ada sekitar 4.000 orang datang ke pesta musik tersebut. Dengan begitu, acara ini bisa pula meningkatkan aktivitas perekonomian di Kepulauan Seribu,” sambung Alberto.

Disparbud akan mengupayakan agar event-event berskala besar di Jakarta dapat rutin dilaksanakan setiap tahun. Bila mungkin, bertambah.

Baca juga: Formula E 2020 Digelar di Kawasan Monas, Ini Rutenya

Salah satu acara terbesar yang akan diadakan pada Juni 2020 dan sedang dipersiapkan adalah kompetisi balap mobil bergengsi, Formula E 2020.

Alberto berharap dengan berbagai langkah ini, wisatawan lokal dan mancanegara akan terus berdatangan.

Ia pun berencana memperbanyak festival, terutama yang tahunan, supaya bisa mempromosikan Jakarta.

Harapannya, melalui berbagai aktivitas tersebut kunjungan wisatawan luar kota dan mancanegara akan makin meningkat.

EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Jakarta City 4.0, Kolaborasi Pemprov DKI dan Warga Tuntaskan Masalah Kota
Jakarta City 4.0, Kolaborasi Pemprov DKI dan Warga Tuntaskan Masalah Kota
Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Bakal Ubah
Pemprov DKI Bakal Ubah "Wajah" Taman Ismail Marzuki Jadi Simpul Ekosistem Kebudayaan
Jakarta Maju Bersama
Lewat Jakarta Investment Forum, Pemprov DKI Harap Dapat Tingkatkan Realisasi Investasi
Lewat Jakarta Investment Forum, Pemprov DKI Harap Dapat Tingkatkan Realisasi Investasi
Jakarta Maju Bersama
Upaya Mengurangi Sampah lewat “Jakarta Sadar Sampah”
Upaya Mengurangi Sampah lewat “Jakarta Sadar Sampah”
Jakarta Maju Bersama
Ikut Bangun Kota hingga Percepat Vaksinasi DKI Jakarta, Siapa Kader Dasawisma?
Ikut Bangun Kota hingga Percepat Vaksinasi DKI Jakarta, Siapa Kader Dasawisma?
Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Jakarta Dorong Perkembangan UMKM lewat Program Jakpreneur
Pemprov DKI Jakarta Dorong Perkembangan UMKM lewat Program Jakpreneur
Jakarta Maju Bersama
Upaya Pemprov DKI Jakarta Fasilitasi Kebutuhan Air Bersih dan Kendalikan Banjir
Upaya Pemprov DKI Jakarta Fasilitasi Kebutuhan Air Bersih dan Kendalikan Banjir
Jakarta Maju Bersama
Vaksinasi Percepat Pengendalian Pandemi di DKI Jakarta
Vaksinasi Percepat Pengendalian Pandemi di DKI Jakarta
Jakarta Maju Bersama
Menjawab Tantangan Tata Ruang dan Transportasi Ibu Kota
Menjawab Tantangan Tata Ruang dan Transportasi Ibu Kota
Jakarta Maju Bersama
Penataan Kawasan Wisata di DKI Ternyata Terinspirasi Objek WIsata Mancanegara
Penataan Kawasan Wisata di DKI Ternyata Terinspirasi Objek WIsata Mancanegara
Jakarta Maju Bersama
Budidaya Maggot dan Bank Sampah, Solusi Atasi Sampah Rumah Tangga DKI
Budidaya Maggot dan Bank Sampah, Solusi Atasi Sampah Rumah Tangga DKI
Jakarta Maju Bersama
Upaya Disparbud DKI Bangkitkan Destinasi Wisata Jakarta Berbasis Kawasan
Upaya Disparbud DKI Bangkitkan Destinasi Wisata Jakarta Berbasis Kawasan
Jakarta Maju Bersama
Sebagian Anak Sekolah di Jakarta Kini Mendapat Sarapan Gratis
Sebagian Anak Sekolah di Jakarta Kini Mendapat Sarapan Gratis
Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Pastikan Ketersediaan Air Bersih bagi Warga Jakarta
Pemprov DKI Pastikan Ketersediaan Air Bersih bagi Warga Jakarta
Jakarta Maju Bersama
Jakarta Investment Centre Mendorong Peningkatan Investasi Melalui Layanan Satu Pintu
Jakarta Investment Centre Mendorong Peningkatan Investasi Melalui Layanan Satu Pintu
Jakarta Maju Bersama