Wujudkan Smart City, Pemkab Bandung Barat Perkuat SDM Digital Lewat Sertifikasi GCIO 

Kompas.com - 24/11/2025, 19:01 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi digital lewat penguatan sumber daya manusia (SDM) aparatur pemerintah. 

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Bandung Barat Rony Rudyana mengatakan, penguatan kompetensi aparatur sipil negara ( ASN) merupakan bagian dari keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan pemimpin digital masa depan.

Dia menegaskan Diskominfotik menjadi motor penggerak inovasi digital lintas perangkat daerah, khususnya di Bandung Barat. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM digital merupakan pondasi penting menuju Bandung Barat sebagai daerah cerdas ( smart city). 

Hal tersebut dikatakan Rony Rudyana saat mengikuti Sertifikasi Government Chief Information Officer (GCIO) tingkat nasional bersama pejabat Diskominfotik Bandung Barat lainnya, di Bandung Barat, Senin (24/11/2025).

Baca juga: Pemkab Bandung Barat Salurkan Bantuan Beras kepada Warga Terdampak Longsor di Rongga

Ia mengatakan, para peserta sertifikasi disebut sebagai ujung tombak implementasi digital di tingkat operasional.

"Kompetensi GCIO mempercepat langkah kami menuju smart city,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Rony menegaskan, dengan selesainya rangkaian sertifikasi, Pemkab Bandung Barat optimistis dapat meningkatkan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). 

Selain itu, Pemkab Bandung Barat diharapkan dapat menghadirkan layanan publik yang lebih prima, transparan, dan responsif.

Menurutnya, transformasi digital disebut bukan lagi konsep, melainkan langkah nyata yang terus diperkuat melalui peningkatan kualitas aparatur.

Baca juga: Bosscha Terganggu Polusi Cahaya, Pemkab Bandung Barat Siapkan Aturan Baru

"Melalui penguatan SDM dan kepemimpinan digital, kami berkomitmen menjadikan Bandung Barat sebagai daerah yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan teknologi di masa depan,” ujarnya.

Rony menambahkan, transformasi digital bukan hanya soal perangkat atau aplikasi, tetapi kepemimpinan digital di tubuh birokrasi. 

“Dengan Sertifikasi GCIO, kami memastikan para pimpinan dan pelaksana memiliki pemahaman menyeluruh tentang strategi dan tata kelola teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sejalan dengan tujuan pembangunan daerah,” katanya.

Melalui kompetensi baru yang diperoleh ASN, pengambilan keputusan berbasis data diyakini akan lebih kuat sehingga kebijakan TIK menjadi lebih akurat dan terukur.

"Pengambilan keputusan berbasis data pun menjadi lebih kuat, mendukung kebijakan TIK yang lebih akurat dan terukur,” jelasnya.

Rony menambahkan, dalam mendapatkan sertifikasi GCIO, para peserta dibekali materi, mulai dari tata kelola TIK, manajemen risiko, manajemen layanan, perencanaan strategi digital, hingga praktik memimpin transformasi di instansi pemerintah.

Baca juga: Pemkab Bandung Barat Tegaskan Tak Pernah Terima Insentif Stunting Rp 5,44 Miliar

Program itu menjadi strategi pemerintah daerah untuk memastikan layanan publik berbasis digital berjalan lebih efektif, aman, dan terintegrasi. 

Adapun sejumlah pejabat kunci Diskominfotik Bandung Barat, mulai dari kepala dinas, sekretaris dinas, kepala bidang aplikasi dan telematika (Aptika), hingga pranata komputer ahli pertama, dilibatkan langsung dalam sertifikasi tersebut.

Terkini Lainnya
Pemkab Bandung Barat Imbau Perayaan Nataru 2025/2026 Sederhana, Larang Pesta Kembang Api

Pemkab Bandung Barat Imbau Perayaan Nataru 2025/2026 Sederhana, Larang Pesta Kembang Api

Bandung Barat
Tingkatkan Higienitas dan Kualitas Layanan, Pemkab Bandung Barat Resmikan RPH Modern Berstandar Nasional

Tingkatkan Higienitas dan Kualitas Layanan, Pemkab Bandung Barat Resmikan RPH Modern Berstandar Nasional

Bandung Barat
Diskominfotik KBB Raih Nilai Tinggi IP ASN 2025, Bukti SDM Kian Profesional

Diskominfotik KBB Raih Nilai Tinggi IP ASN 2025, Bukti SDM Kian Profesional

Bandung Barat
Jeje Ajak ASN Bandung Barat Tingkatkan Profesionalitas

Jeje Ajak ASN Bandung Barat Tingkatkan Profesionalitas

Bandung Barat
Pemkab Bandung Barat Perkuat Usaha Kuliner, Wabup Asep: UMKM Harus Adaptif

Pemkab Bandung Barat Perkuat Usaha Kuliner, Wabup Asep: UMKM Harus Adaptif

Bandung Barat
Wujudkan Smart City, Pemkab Bandung Barat Perkuat SDM Digital Lewat Sertifikasi GCIO 

Wujudkan Smart City, Pemkab Bandung Barat Perkuat SDM Digital Lewat Sertifikasi GCIO 

Bandung Barat
Pemkab Bandung Barat Salurkan Bantuan Beras kepada Warga Terdampak Longsor di Rongga

Pemkab Bandung Barat Salurkan Bantuan Beras kepada Warga Terdampak Longsor di Rongga

Bandung Barat
Pemkab Bandung Barat Tegaskan Tak Pernah Terima Insentif Stunting Rp 5,44 Miliar

Pemkab Bandung Barat Tegaskan Tak Pernah Terima Insentif Stunting Rp 5,44 Miliar

Bandung Barat
Resmi Angkat 5.812 PPPK Paruh Waktu, Pemkab Bandung Barat Ingin Perkuat Layanan Dasar

Resmi Angkat 5.812 PPPK Paruh Waktu, Pemkab Bandung Barat Ingin Perkuat Layanan Dasar

Bandung Barat
Tingkatkan Profesionalisme ASN, Pemkab Bandung Barat Raih Penghargaan Mitra Kerja Terbaik dari BKN

Tingkatkan Profesionalisme ASN, Pemkab Bandung Barat Raih Penghargaan Mitra Kerja Terbaik dari BKN

Bandung Barat
Terapkan Kabupaten/Kota Sehat, Bandung Barat Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara

Terapkan Kabupaten/Kota Sehat, Bandung Barat Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara

Bandung Barat
Naikkan NJOP PBB, Pj Bupati Bandung Barat: Untuk Pembangunan yang Lebih Adil dan Merata

Naikkan NJOP PBB, Pj Bupati Bandung Barat: Untuk Pembangunan yang Lebih Adil dan Merata

Bandung Barat
Tekan Inflasi, Pemkab Bandung Barat Alokasikan 100 Ton Beras Murah di 5 Titik Pasar 

Tekan Inflasi, Pemkab Bandung Barat Alokasikan 100 Ton Beras Murah di 5 Titik Pasar 

Bandung Barat
Jaga Ketertiban Lingkungan Tanpa Jam Kerja, Linmas Bandung Barat Akan Dapat Insentif pada 2024

Jaga Ketertiban Lingkungan Tanpa Jam Kerja, Linmas Bandung Barat Akan Dapat Insentif pada 2024

Bandung Barat
Pj Bupati Bandung Barat Siapkan Anggaran Rp 60 Miliar untuk Atasi 3 Persoalan Pokok hingga Akhir 2023

Pj Bupati Bandung Barat Siapkan Anggaran Rp 60 Miliar untuk Atasi 3 Persoalan Pokok hingga Akhir 2023

Bandung Barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com