Trenggalek Segera Bangun Infrastruktur di Kawasan Wisata Via Ferrata

Kompas.com - Selasa, 3 Oktober 2017
Wisata minat khusus Sepikul Via Ferrata (Sparta) diresmikan pada Senin (2/10/2017) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.KOMPAS.com/ SLAMET WIDODO Wisata minat khusus Sepikul Via Ferrata (Sparta) diresmikan pada Senin (2/10/2017) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

TRENGGALEK, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek membangun infrastruktur untuk mengembangkan destinasi wisata baru di Kabupaten Trenggalek yakni panjat tebing Via Ferrata Gunung Sepikul.

Selama ini, kondisi jalan menuju lokasi Via Ferrata di Gunung Sepikul memang rusak parah, Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek berencana membangun jalan yang bakal memudahkan akses wisatawan.

“Kewajiban kami adalah lebih mendukung terhadap kekurangannya, yaitu membangun jalan menuju lokasi yang kondisinya memang rusak parah. Bila jalannya bagu, maka wisatawan akan dengan mudah mencapai lokasi,” kata Kepala Dinas Pariwisata Trenggalek Joko Irianto, Senin (2/10/2017).

Via Ferrata di tebing Gunung Sepikul, yang dikenal dengan Sepikul Via Ferrata atau disingkat Sparta, merupakan wisata minat khusus bagi masyarakat yang gemar petualangan. Via Ferrata di Trenggalek merupakan yang kedua di Indonesia. Wisata Via Ferrata pertama ada di Tebing Parang, Purwakarta, Jawa Barat.

Baca: Trenggalek Punya Wisata Via Ferrata

Istilah Via Ferrata sendiri berasal dari bahasa Italia yang artinya jalur besi. Jalur besi ini dipasang meniti ketinggian tebing, dan biasanya dipasang pada tebing yang benar-benar vertikal.

Lokasi panjat tebing tersebut berada di tebing Gunung Sepikul, Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Pengelola Sparta Topan Eko mengatakan, kawasan wisata itu akan dilengkapi dengan wahana flying fox dan sepeda udara.

Pemerintah juga akan mendorong kawasan wisata ini agar lebih dikenal masyarakat luas dengan adanya media promosi. Sebab, tanpa promosi yang tepat, potensi wisata yang paling bagus pun tak akan banyak diketahui masyarakat.

Menurut Joko, pemerintah akan membantu mempromosikan wisata Via Ferrata seperti destinasi wisata yang ada di Trenggalek yang sudah ada sebelumnya.

“Kami berharap, wisata minat khusus ini bisa dijadikan satu paket dengan wisata Gua Lawa, Pantai Prigi, serta Kampung Wisata Durian. Apalagi, Via Ferrata Sepikul masih satu jalur dan masih satu kecamatan (Watulimo) dengan destinasi wisata tersebut, ” ujarnya.

Wisata minat khusus Via Ferrata di tebing Gunung Sepikul diresmikan pada Senin (2/10/2017) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.KOMPAS.com/ SLAMET WIDODO Wisata minat khusus Via Ferrata di tebing Gunung Sepikul diresmikan pada Senin (2/10/2017) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Wisatawan Via Ferrata bisa menikmati keindahan alam yang terpampang dari ketinggian Gunung Sepikul. Maka dari itu, pemerintah juga akan membangun sejumlah fasilitas di sekitar kawasan Gunung Sepikul.

“Fasilitas lain yang perlu dibangun, seperti kamar mandi dan tempat relaksasi bagi pengunjung. Sebab, butuh tenaga ekstra untuk menikmati wisata ini,” kata Joko.

Destinasi wisata baru Sparta merupakan hasil kreativitas komunitas pecinta panjat tebing Gunung Sepikul. Saat ini, wisata minat khusus tersebut dikelola Indo Via Ferrata, Perhutani, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat.

Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak mengatakan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek segera membangun akses jalan ke Sparta.

Wisata minat khusus Via Ferrata di tebing Gunung Sepikul, Kabupaten Trenggalek, diresmikan pada Senin (2/10/2017).KOMPAS.com/ SLAMET WIDODO Wisata minat khusus Via Ferrata di tebing Gunung Sepikul, Kabupaten Trenggalek, diresmikan pada Senin (2/10/2017).

Perhutani  juga mendukung adanya destinasi wisata minat khusus tersebut. Destinasi wisata baru itu diharapkan bakal menambah peningkatan perekonomian warga sekitar.

“Kami sangat mendukung Via Ferrata  di Gunung Sepikul. Kami berharap, para warga akan berwirausaha dengan cara berjualan maupun membuat penginapan di sekitar lokasi wisata,” kata Administratur Kesatuan Pengeloaan Hutan (ADM KPH) Kediri Ratmanto Trimahono.

Gunung Sepikul merupakan tebing tertinggi yang ada di Jawa timur. Tebing Gunung Sepikul mulai dikenal  pada 1980. Dua dekade kemudian, lokasi panjat tebing itu telah dikenal oleh pemanjat nasional maupun internasional.  

Gunung Sepikul memiliki tebing batuan andesit serta tingkat kesulitan yang menantang. Oleh karena itu, Gunung Sepikul cukup populer di kalangan pecinta panjat tebing nasional maupun Internasional.

Sensasi Via Ferrata

Memanjat tebing Via Ferrata Gunung Sepikul di Kabupaten Trenggalek memang memiliki sensasi luar biasa.

Perjalanan meniti jalur besi bukanlah hal mudah bagi wisatawan yang belum pernah memanjat tebing. Namun, perjuangan itu terbayar ketika wisatawan bisa menikmati pemandangan dari ketinggian.

Wisatawan memanjat Via Ferrata di tebing Gunung Sepikul Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (1/10/2017).KOMPAS.com/ SLAMET WIDODO Wisatawan memanjat Via Ferrata di tebing Gunung Sepikul Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (1/10/2017).

“Saya masih baru pertama kali ini memanjat Via Ferrata. Sensasinya sangat luar biasa, menyenangkan, dan pemandangan dari atas tebing sangat indah sekali,” ungkap wisatawan dari Magelang Petrus Widiyatno, Senin (2/10/2017). (KONTRIBUTOR TRENGGALEK/ SLAMET WIDODO)

EditorKurniasih Budi
Terkini Lainnya
Atasi Limpah Plastik, Warga Trenggalek Bersih-Bersih Lingkungan
Atasi Limpah Plastik, Warga Trenggalek Bersih-Bersih Lingkungan
trenggalek maju sejahtera
Plt Bupati Trenggalek Melantik Lebih dari 100 Kepala Desa Terpilih
Plt Bupati Trenggalek Melantik Lebih dari 100 Kepala Desa Terpilih
trenggalek maju sejahtera
Tugu Latsitarda, Kenangan Ratusan Calon Perwira terhadap Trenggalek
Tugu Latsitarda, Kenangan Ratusan Calon Perwira terhadap Trenggalek
trenggalek maju sejahtera
Ratusan Calon Perwira Membaur dengan Masyarakat Trenggalek
Ratusan Calon Perwira Membaur dengan Masyarakat Trenggalek
trenggalek maju sejahtera
Pemprov Jatim Ambil Langkah Cepat Tangani Banjir Trenggalek
Pemprov Jatim Ambil Langkah Cepat Tangani Banjir Trenggalek
trenggalek maju sejahtera
Plt. Bupati Trenggalek Terjun Langsung ke Lokasi Banjir
Plt. Bupati Trenggalek Terjun Langsung ke Lokasi Banjir
trenggalek maju sejahtera
Komitmen Kemendes PDTT Bangun Kawasan Pedesaan di Trenggalek
Komitmen Kemendes PDTT Bangun Kawasan Pedesaan di Trenggalek
trenggalek maju sejahtera
21 Desa Masih ODF, Trenggalek Targetkan 2020 Bebas Kawasan Kumuh
21 Desa Masih ODF, Trenggalek Targetkan 2020 Bebas Kawasan Kumuh
trenggalek maju sejahtera
Ratusan Guru Honorer Trenggalek, Ikuti Seleksi PPPK Secara Online
Ratusan Guru Honorer Trenggalek, Ikuti Seleksi PPPK Secara Online
trenggalek maju sejahtera
Plt Bupati Trenggalek Imbau Masyarakat dan ASN Kurangi Sampah Plastik
Plt Bupati Trenggalek Imbau Masyarakat dan ASN Kurangi Sampah Plastik
trenggalek maju sejahtera
Resmi Jabat Wagub Jatim, Emil Dardak akan Bawa Trenggalek Terdepan di Selatan Jawa
Resmi Jabat Wagub Jatim, Emil Dardak akan Bawa Trenggalek Terdepan di Selatan Jawa
trenggalek maju sejahtera
Melihat Active Learning Class, Terobosan Emil Dardak di Trenggalek
Melihat Active Learning Class, Terobosan Emil Dardak di Trenggalek
trenggalek maju sejahtera
Harvard dan Bloomberg Kepincut Inovasi Pemkab Trenggalek
Harvard dan Bloomberg Kepincut Inovasi Pemkab Trenggalek
trenggalek maju sejahtera
Keren, Universitas Harvard Akan Dampingi Program Inovasi Trenggalek
Keren, Universitas Harvard Akan Dampingi Program Inovasi Trenggalek
trenggalek maju sejahtera
Cuti Kampanye Usai, Emil Dardak Evaluasi Program
Cuti Kampanye Usai, Emil Dardak Evaluasi Program
trenggalek maju sejahtera