Ketua TP-PKK Trenggalek Novita Hardini Serahkan PKH Plus kepada 213 Lansia

Kompas.com - 06/05/2023, 11:19 WIB
JCB ATS,
ADW

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Novita Hardini, menyerahkan bantuan triwulan pertama Program Keluarga Harapan ( PKH) Plus kepada 123 warga lanjut usia (lansia) penerima manfaat di Kecamatan Suruh.

Untuk diketahui, PKH Plus merupakan bantuan sosial ( bansos) bersyarat kepada keluarga atau warga prasejahtera dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu kesejahteraan Sosial (DTKS) serta menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dengan komponen lanjut usia (lansia).

Adapun bantuan PKH Plus yang diberikan kepada lansia penerima manfaat senilai Rp 500.000. Tujuan PKH Plus sendiri yakni untuk mengintervensi persoalan ekonomi di masyarakat.

Sesuai rencana, setiap penerima manfaat akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 2 juta per tahun. Penyerahan bantuan ini akan diserahkan sebanyak empat kali secara bertahap dengan besaran Rp 500.000 per tahap.

Baca juga: Mas Bupati Ipin Berencana Jadikan Tradisi Kupatan sebagai Agenda Kalender Wisata

“Kami berharap, bantuan yang diserahkan dapat meringankan perekonomian masyarakat,” ujar Novita dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (6/5/2023).

Pada kesempatan tersebut, istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin itu juga mengingatkan warga untuk senantiasa menjaga kesehatan.

"Hanya di (Kabupaten) Trenggalek yang sehat itu dibayar. Bagi keluarga miskin yang mau menjaga kesehatannya, mereka justru dibayar. Mendapatkan insentif dari pemerintah daerah (pemda)," imbuhnya.

Dalam penyaluran bantuan PKH Plus beberapa waktu lalu, Novita juga meminta restu dari warga untuk bisa menjalankan amanah melayani masyarakat sampai dengan berakhirnya masa jabatan yang diemban bersama suami.

Baca juga: Gelar Silaturahmi Kebangsaan, Novita Hardini Ajak Komunitas Ojol Perempuan Nobar “Buya Hamka”

Terinspirasi sang suami

Masih teringat di benaknya bagaimana sosok suami yang menginspirasi dirinya. Novita bercerita, sang suami berani hijrah di usia sangat muda dari Kota Surabaya ke Kabupaten Trenggalek, meninggalkan kemapanan secara ekonomi demi bisa melayani warga Kabupaten Trenggalek.

Meski pada saat itu buah hati mereka masih kecil, Novita meyakinkan sang suami mampu melaksanakan perjuangan kebermanfaatan bagi masyarakat di Kabupaten Trenggalek.

Ia pun mengaku bangga atas setiap keputusan yang diambil Mochamad Nur dalam memimpin dan melayani masyarakat di Kabupaten Trenggalek.

Salah satunya, tidak mengambil gaji sebagai Bupati sejak awal menjabat hingga saat ini.

Baca juga: Tinjau Sejumlah Pasar Tradisional, Ketua TP-PKK Trenggalek Imbau Pedagang Jaga Kebersihan

“Gaji yang seharusnya menjadi haknya justru (diberikan kepada) Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Trenggalek yang dipergunakan untuk penanganan kemiskinan di Kabupaten Trenggalek,” tutur Novita.

Langkah tersebut, lanjut Novita, menjadi cikal bakal penanganan yang terintegrasi di Kabupaten Trenggalek lewat program Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (GERTAK).

"Banyak keputusan yang diambil untuk menyejahterakan masyarakat. Hal ini menginspirasi saya untuk melakukan hal sama berjuang untuk masyarakat Trenggalek," kata Novita.

Terkini Lainnya
Dishub Trenggalek Raih Penghargaan Uji Kendaraan Bermotor Terbaik Kedua Nasional

Dishub Trenggalek Raih Penghargaan Uji Kendaraan Bermotor Terbaik Kedua Nasional

trenggalek maju sejahtera
Pemkab Trenggalek Raih 2 Penghargaan FESyar 2025, Mas Syah: Kami Dedikasikan untuk Masyarakat

Pemkab Trenggalek Raih 2 Penghargaan FESyar 2025, Mas Syah: Kami Dedikasikan untuk Masyarakat

trenggalek maju sejahtera
Perbaikan Jalan Trenggalek Butuh Rp 300 Miliar, Bupati Ipin Minta Restu Masyarakat Cari Pembiayaan

Perbaikan Jalan Trenggalek Butuh Rp 300 Miliar, Bupati Ipin Minta Restu Masyarakat Cari Pembiayaan

trenggalek maju sejahtera
Serahkan Santunan Rp 223 Juta ke Keluarga Laka Laut di Pantai Ngampiran, Bupati Trenggalek Hibur Ahli Waris

Serahkan Santunan Rp 223 Juta ke Keluarga Laka Laut di Pantai Ngampiran, Bupati Trenggalek Hibur Ahli Waris

trenggalek maju sejahtera
Rayakan Hari Jadi Trenggalek, Bupati Nur Arifin Kunjungi Lansia dan Beri Bantuan Bedah Kamar

Rayakan Hari Jadi Trenggalek, Bupati Nur Arifin Kunjungi Lansia dan Beri Bantuan Bedah Kamar

trenggalek maju sejahtera
Kirab Pusaka Hari Jadi Ke-831 Trenggalek, Mas Ipin Bagikan Hasil Bumi untuk Tolak Bala

Kirab Pusaka Hari Jadi Ke-831 Trenggalek, Mas Ipin Bagikan Hasil Bumi untuk Tolak Bala

trenggalek maju sejahtera
Baznas Trenggalek Sabet Nominasi Pengelolaan SDM Terbaik di Baznas Awards 2025

Baznas Trenggalek Sabet Nominasi Pengelolaan SDM Terbaik di Baznas Awards 2025

trenggalek maju sejahtera
Permudah Mobilitas Masyarakat, Pemkab Trenggalek Uji Coba Mobility Hub

Permudah Mobilitas Masyarakat, Pemkab Trenggalek Uji Coba Mobility Hub

trenggalek maju sejahtera
Perkuat Identitas Kabupaten Trenggalek, Mas Ipin Luncurkan “TGX Southern Paradise”

Perkuat Identitas Kabupaten Trenggalek, Mas Ipin Luncurkan “TGX Southern Paradise”

trenggalek maju sejahtera
Dalam 3 Tahun, TP-PKK Trenggalek Berhasil Turunkan Perkawinan Anak Jadi 2,1 Persen

Dalam 3 Tahun, TP-PKK Trenggalek Berhasil Turunkan Perkawinan Anak Jadi 2,1 Persen

trenggalek maju sejahtera
Pemkab Trenggalek Borong 3 Penghargaan BKN Award 2023

Pemkab Trenggalek Borong 3 Penghargaan BKN Award 2023

trenggalek maju sejahtera
Novita Hardini Berharap Sedekah Laut Teluk Prigi 2023 Dapat Tingkatkan Pariwisata hingga Ekonomi Masyarakat

Novita Hardini Berharap Sedekah Laut Teluk Prigi 2023 Dapat Tingkatkan Pariwisata hingga Ekonomi Masyarakat

trenggalek maju sejahtera
Blusukan Ke Rumah Warga Miskin Ekstrem, Ketua TP-PKK Trenggalek: Harus Jemput Bola Cek Keadaan Masyarakat

Blusukan Ke Rumah Warga Miskin Ekstrem, Ketua TP-PKK Trenggalek: Harus Jemput Bola Cek Keadaan Masyarakat

trenggalek maju sejahtera
Ketua TP-PKK Trenggalek Novita Hardini Serahkan PKH Plus kepada 213 Lansia

Ketua TP-PKK Trenggalek Novita Hardini Serahkan PKH Plus kepada 213 Lansia

trenggalek maju sejahtera
Mas Bupati Ipin Berencana Jadikan Tradisi Kupatan sebagai Agenda Kalender Wisata

Mas Bupati Ipin Berencana Jadikan Tradisi Kupatan sebagai Agenda Kalender Wisata

trenggalek maju sejahtera
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com