Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Alifia Nuralita Rezqiana
Kompas.com - Kamis, 17 Juni 2021
Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) saat menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang prioritaskan vaksinasi Covid-19 bagi guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada Kamis (17/6/2021).DOK. Humas Pemerintah Kota Semarang Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) saat menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang prioritaskan vaksinasi Covid-19 bagi guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada Kamis (17/6/2021).

KOMPAS.com – Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi ( Hendi) mengatakan, saat ini guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD) menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam vaksinasi Covid-19.

Ia berharap, pihak yang terlibat atau berkegiatan di Pos PAUD juga dapat dijadikan prioritas dalam pemberian vaksin Covid-19.

“Bagi guru maupun pengurus pos PAUD yang belum vaksin, tulis nama, alamat dan nomor KTP serahkan ke PKK dengan Bu Tia, nanti saya komunikasikan ke Dinas Kesehatan untuk prioritas vaksin lebih dulu," jelas Hendi.

Hal tersebut disampaikan Hendi di hadapan Ketua dan Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), FPP, dan guru PAUD pada Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 di Semarang Melonjak, 3 Taman Kota Ditutup

Menurutnya, terdapat dua cara yang dapat dilakukan dalam upaya pencegahan Covid-19, yaitu mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi.

“Saat ini memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak menjadi hal mutlak yang harus dilakukan,” kata Hendi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis.

Ia pun meminta peran aktif dari ibu-ibu PKK dan guru-guru PAUD untuk memberikan edukasi tentang pentingnya prokes.

Lebih lanjut, Walkot Semarang mengatakan, program vaksinasi menjadi langkah penting untuk menekan laju persebaran Covid-19.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Semarang Melonjak, Rumah Sakit Jiwa Ikut Jadi Tempat Isolasi

Meskipun demikian, Hendi menegaskan bahwa vaksinasi tidak serta-merta membuat seseorang menjadi kebal terhadap Covid-19.

Pasalnya, kata dia, sekitar 8 persen orang yang sudah mendapatkan vaksin terpapar Covid-19.

“Karena sudah divaksin, kemudian merasa kebal dan mengabaikan prokes, sehingga akhirnya terkena Covid-19,” ujar Hendi.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Walkot Semarang mengatakan, pihaknya akan menambah tempat tidur bagi pasien Covid-19.

Baca juga: Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Hendi menyebutkan, dari sejumlah 1.717 tempat tidur yang tersedia, sebanyak 1.539 tempat tidur sudah ditempati pasien.

“Jumlah tempat tidur bagi penderita Covid semakin menipis. Jadi Insya Allah mulai minggu depan akan kami siapkan tambahan 500 tempat tidur," tuturnya.

PenulisAlifia Nuralita Rezqiana
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021
semarang
Bersama “Gercep”, Walkot dan Ketua TP-PKK Semarang Aktif Dampingi Anak Berkebutuhan Khusus
Bersama “Gercep”, Walkot dan Ketua TP-PKK Semarang Aktif Dampingi Anak Berkebutuhan Khusus
semarang
Walkot Hendi: Covid-19 Munculkan Persoalan Sosial Baru bagi Anak yang Kehilangan Orangtua
Walkot Hendi: Covid-19 Munculkan Persoalan Sosial Baru bagi Anak yang Kehilangan Orangtua
semarang
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan
semarang
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini
semarang
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya
semarang
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya
semarang
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling
semarang
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan
semarang
BIN Donasikan Mobile Lab dan Vaksin untuk Kota Semarang
BIN Donasikan Mobile Lab dan Vaksin untuk Kota Semarang
semarang
Pemkot Semarang Dapat Alokasi 2.000 Dosis Vaksin Per Hari dari TNI
Pemkot Semarang Dapat Alokasi 2.000 Dosis Vaksin Per Hari dari TNI
semarang
Tingkatkan Target Penurunan Mobilitas Warga, Kota Semarang Akan Perbanyak Titik Penyekatan
Tingkatkan Target Penurunan Mobilitas Warga, Kota Semarang Akan Perbanyak Titik Penyekatan
semarang
Tegur Satpol PP yang Semprot Tempat Usaha, Walkot Hendi: Sampaikan dengan Santun
Tegur Satpol PP yang Semprot Tempat Usaha, Walkot Hendi: Sampaikan dengan Santun
semarang
Dukung PPKM Darurat, Walkot Hendi Buka Kuota 20 Persen Vaksinasi Tanpa Pendaftaran
Dukung PPKM Darurat, Walkot Hendi Buka Kuota 20 Persen Vaksinasi Tanpa Pendaftaran
semarang
Hari Pertama PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi: Restoran Boleh Buka, Tapi Malnya Harus Tutup
Hari Pertama PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi: Restoran Boleh Buka, Tapi Malnya Harus Tutup
semarang