Ritual Tradisional untuk Menyambut Upacara Kemerdekaan di Purwakarta

Kompas.com - Selasa, 15 Agustus 2017
Ritual Tradisional untuk Menyambut Upacara Kemerdekaan di PurwakartaDok Humas Pemkab PurwakartaUpacara Militer dipadukan dengan Upacara Tradisi pengukuhan Paskibraka Purwakarta dan penyerahan Bendera Pusaka Merah Putih Kabupaten Purwakarta pada Senin (14/8/2017) malam.


PURWAKARTA, KOMPAS.com –
Bupati Dedi Mulyadi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Purwakarta Senin (14/8/2017) malam. Sebelumnya, ada upacara tradisional yang mengiringi di Gedung Negara Bale Nagri.

Acara malam itu dihadiri seluruh unsur
Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) dan tokoh masyarakat. Acara pengukuhan sudah termasuk agenda menyemayamkan Bendera Pusaka Merah Putih di Gedung Kembar Purwakarta, lokasi yang juga dipakai untuk upacara pengibaran bendera Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-72 pada 17 Agustus 2017. 

"Purwakarta punya bendera pusaka. Setiap menyambut upacara kemerdekaan, (kami) selalu melaksanakan proses ritual yang mengadopsi (cerita dari) kerajaan Nusantara," jelas Dedi, Senin. 

Ritual itu, lanjut Dedi sudah lestari dari dulu hingga sekarang, begitu pun di istana negara. Adapun upacara tradisi adopsi Kerajaan Nusantara diawali dengan sambutan tari-tarian adat Sunda. Setelah itu, baru lah pelaksanaan pengukuhan Paskibraka dilakukan. 

Upacara Militer dipadukan dengan Upacara Tradisi pengukuhan Paskibraka Purwakarta dan penyerahan Bendera Pusaka Merah Putih Kabupaten Purwakarta pada Senin (14/8/2017) malam.Dok Humas Pemkab Purwakarta Upacara Militer dipadukan dengan Upacara Tradisi pengukuhan Paskibraka Purwakarta dan penyerahan Bendera Pusaka Merah Putih Kabupaten Purwakarta pada Senin (14/8/2017) malam.

"Semangatnya adalah kesadaran peringatan hari kemerdekaan. Dulu para siswa berebut ingin menjadi seorang Paskibraka, hari ini sudah tidak (seperti itu) lagi," katanya. 

Dedi menjelaskan bahwa banyak siswa memiliki pertimbangan, seperti takut berkulit hitam dan terbakar akibat latihan baris-berbaris.

"Coba renungkan ini pertanda apa?" tambah dia. 

Sesuai rencana setelah pelaksanaan Upacara Kemerdekaan RI ke-72 pada 17 Agustus 2017 di Purwakarta, agenda akan dilanjutkan dengan pagelaran karnaval TNI-Polri mengelilingi kawasan perkotaan daerah setempat. (KONTRIBUTOR PURWAKARTA/IRWAN NUGRAHA)

EditorSri Noviyanti
Terkini Lainnya
Pelajar Purwakarta Bagikan Beras pada Warga Miskin
Pelajar Purwakarta Bagikan Beras pada Warga Miskin
purwakarta
Purwakarta Menetapkan Setiap Kamis adalah Hari Kasih Sayang
Purwakarta Menetapkan Setiap Kamis adalah Hari Kasih Sayang
purwakarta
Saat Mereka
Saat Mereka "Patungan" Bantu Korban Rohingya...
purwakarta
"Lebih Baik Kami ke Purwakarta Daripada Harus ke Cianjur..."
purwakarta
Dedi Mulyadi Berpamitan pada Warga Purwakarta
Dedi Mulyadi Berpamitan pada Warga Purwakarta
purwakarta
Purwakarta Gandeng Kejaksaan Awasi Dana Desa
Purwakarta Gandeng Kejaksaan Awasi Dana Desa
purwakarta
Purwakarta Lestarikan Permainan Tradisional Egrang
Purwakarta Lestarikan Permainan Tradisional Egrang
purwakarta
Bak Artis Sinetron, Dedi Mulyadi
Bak Artis Sinetron, Dedi Mulyadi "Diserbu" TKI di Hongkong
purwakarta
Masyarakat Purwakarta Gelar Kirab Bendera Merah Putih
Masyarakat Purwakarta Gelar Kirab Bendera Merah Putih
purwakarta
Kebiasaan Unik Dedi Mulyadi dalam Menyambut Hari Kemerdekaan RI
Kebiasaan Unik Dedi Mulyadi dalam Menyambut Hari Kemerdekaan RI
purwakarta
Pendidikan Berbasis Madrasah di Purwakarta Layak Ditiru
Pendidikan Berbasis Madrasah di Purwakarta Layak Ditiru
purwakarta
Ritual Tradisional untuk Menyambut Upacara Kemerdekaan di Purwakarta
Ritual Tradisional untuk Menyambut Upacara Kemerdekaan di Purwakarta
purwakarta
Purwakarta Terapkan Full Day School Berbasis Madrasah dan Pesantren
Purwakarta Terapkan Full Day School Berbasis Madrasah dan Pesantren
purwakarta
Warga Purwakarta Mampu Terapkan Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan
Warga Purwakarta Mampu Terapkan Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan
purwakarta
Sedekah Lewat Kebijakan, Dedi Mulyadi Diapresiasi Kiai Cipasung
Sedekah Lewat Kebijakan, Dedi Mulyadi Diapresiasi Kiai Cipasung
purwakarta