Siap Laksanakan Program Makan Siang Bergizi, Pemkot Pekanbaru Adakan Simulasi Kedua

Kompas.com - 02/10/2024, 20:06 WIB
Novyana,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menggelar simulasi kedua program makan siang bergizi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 185 Pekanbaru dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 49 Pekanbaru, Rabu (2/10/2024).

Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dan Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru (Sekdako) Indra Pomi Nasution menyerahkan secara langsung paket makan siang tersebut kepada para siswa.

Risnandar menyampaikan, simulasi tersebut bertujuan untuk melihat kesiapan Pemkot Pekanbaru dalam pelaksanaan program makan siang bergizi, baik di sekolah yang berlokasi di tengah kota maupun di kawasan pinggiran.

"Hari ini kita melakukan simulasi kedua terkait program makan siang bergizi. Alhamdulillah, program ini tadi saya cek dari SD sampai SMP berjalan lancar dan anak-anak suka dengan menunya," katanya dalam siaran pers, Rabu.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Pekanbaru Hari Ini, 2 Oktober 2024: Hujan Ringan hingga Berawan

Risnandar menilai, pengaturan pola pada distribusi paket makan siang bergizi perlu dilakukan untuk sekolah yang berada di kawasan pinggiran karena jarak tempuhnya yang cukup jauh.

"Karena normalnya saja kita ke sini (SDN 185 dan SMPN 49), tadi hampir 45 menit. Jangan sampai makanannya sudah basi, atau tidak tepat waktu, sementara anak-anak sudah lapar," ucapnya.

Oleh karena itu, Risnandar menyarankan supaya Pemkot Pekanbaru turut memberdayakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal dalam program makan siang bergizi.

"Kita bisa berdayakan UMKM atau masyarakat di sekitar sini untuk membantu pemerintah dalam menyiapkan program makan siang bergizi," ujarnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Pekanbaru Hari Ini, 1 Oktober 2024: Berawan Tebal hingga Hujan Ringan

Sementara itu, petunjuk teknis (juknis) program makan siang bergizi masih menunggu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Nanti kita lihat juknisnya seperti apa. Apakah penganggarannya ada di kementerian langsung, atau koordinasi antara pemerintah daerah (pemda) dan provinsi. Intinya, kita mengikuti juknis yang ada," tegas Risnandar.

Sebagai informasi, Pemkot Pekanbaru telah melaksanakan simulasi program makan siang pertama di SDN 68 dan SMPN 32 pada 12 September 2024 lalu dengan anggaran Rp 15.000 per paket.

Kedua simulasi tersebut menandai kesiapan Pemkot Pekanbaru dalam pelaksanaan program makan siang bergizi meski belum terdapat juknis.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Pekanbaru Hari Ini, 30 September 2024: Cerah Berawan hingga Berawan Tebal

Terkini Lainnya
Pemkot Pekanbaru Cairkan 4 Komponen Gaji ASN, Walkot Agung Ajak Pegawai Gerakkan Ekonomi Daerah

Pemkot Pekanbaru Cairkan 4 Komponen Gaji ASN, Walkot Agung Ajak Pegawai Gerakkan Ekonomi Daerah

Pekanbaru
Jaga Integritas, Walkot Pekanbaru Agung Nugroho Tegaskan Tolak Gratifikasi dan Parsel Lebaran

Jaga Integritas, Walkot Pekanbaru Agung Nugroho Tegaskan Tolak Gratifikasi dan Parsel Lebaran

Pekanbaru
Pekanbaru Sulap Sampah Jadi Listrik, TPA Muara Fajar Siap Pasok Energi 3 Megawatt

Pekanbaru Sulap Sampah Jadi Listrik, TPA Muara Fajar Siap Pasok Energi 3 Megawatt

Pekanbaru
Solidaritas Pekanbaru–Aceh: Walkot Agung Salurkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Gubernur Mualem

Solidaritas Pekanbaru–Aceh: Walkot Agung Salurkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Gubernur Mualem

Pekanbaru
Walkot Agung Serahkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Sumut, Gubsu Bobby: Tanda Persahabatan Pekanbaru–Sumut

Walkot Agung Serahkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Sumut, Gubsu Bobby: Tanda Persahabatan Pekanbaru–Sumut

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Gelar Nikah Massal, Fasilitasi Administrasi hingga Pesta Pernikahan

Pemkot Pekanbaru Gelar Nikah Massal, Fasilitasi Administrasi hingga Pesta Pernikahan

Pekanbaru
Sambut Kedatangan Dubes Prancis, Walkot Pekanbaru Siap Buka Peluang Kolaborasi

Sambut Kedatangan Dubes Prancis, Walkot Pekanbaru Siap Buka Peluang Kolaborasi

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Canangkan Swasembada Pangan Berbasis Sekolah, Sejalan Asta Cita Prabowo

Pemkot Pekanbaru Canangkan Swasembada Pangan Berbasis Sekolah, Sejalan Asta Cita Prabowo

Pekanbaru
Wawalkot Pekanbaru Ajak ASN Wujudkan 8 Tekad Korpri Siaga, dari Keteladanan Moral hingga Target Ekonomi 8 Persen

Wawalkot Pekanbaru Ajak ASN Wujudkan 8 Tekad Korpri Siaga, dari Keteladanan Moral hingga Target Ekonomi 8 Persen

Pekanbaru
Pekanbaru Terpilih PSN Peternakan Terintegrasi 2026, Walkot Agung: Kami Siap Sukseskan

Pekanbaru Terpilih PSN Peternakan Terintegrasi 2026, Walkot Agung: Kami Siap Sukseskan

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Gelontorkan Beasiswa RPL Rp 3 Juta dan Naikkan Tunjangan Guru Honorer

Pemkot Pekanbaru Gelontorkan Beasiswa RPL Rp 3 Juta dan Naikkan Tunjangan Guru Honorer

Pekanbaru
Belajar dari Eks PM Singapura, Walkot Pekanbaru Perkuat Fokus Pendidikan dan Kesehatan

Belajar dari Eks PM Singapura, Walkot Pekanbaru Perkuat Fokus Pendidikan dan Kesehatan

Pekanbaru
Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Wali Kota Pekanbaru Resmikan Program Aman Bertani

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Wali Kota Pekanbaru Resmikan Program Aman Bertani

Pekanbaru
Walkot Agung Nugroho Kebut Perbaikan 29 Ruas Jalan Rusak di Pekanbaru

Walkot Agung Nugroho Kebut Perbaikan 29 Ruas Jalan Rusak di Pekanbaru

Pekanbaru
Peduli Santri Berprestasi dan Kurang Mampu, Walkot Agung Luncurkan Program

Peduli Santri Berprestasi dan Kurang Mampu, Walkot Agung Luncurkan Program "Beasiswa Santri Pekanbaru"

Pekanbaru
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com