Selama Agustus, Pengguna Bandara SSK II Pekanbaru Diminta Berdiri Saat Indonesia Raya Berkumandang

Kompas.com - 01/08/2024, 20:03 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa mengajak semua pengunjung dan pengguna jasa di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru untuk berdiri sejenak saat pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Imbauan tersebut disampaikan melalui surat P.200.1.2.1/BAKESBANGPOL/350/2024 yang ditandatangani pada Jumat (26/7/2024), dan ditujukan kepada Executive General Manager PT Angkasa Pura (AP) II KC Bandara SSK Pekanbaru.

"Dalam rangka meningkatkan rasa kebanggaan terhadap bangsa dan negara, kami meminta agar seluruh pengguna jasa Bandara SSK II Pekanbaru berdiri sejenak saat mendengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya," ujar Risnandar dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (1/8/2024).

Pemutaran lagu kebangsaan tersebut akan dilakukan pada pukul 10.00 waktu Indonesia Barat (WIB), dari Kamis (1/8/2024) hingga Sabtu (31/8/2024).

Baca juga: Tanya ke Jokowi, Megawati: Kenapa Sih Indonesia Maju, Mbok Ya Sudah Indonesia Raya

"Pemutaran Lagu Kebangsaan Indonesia Raya juga merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 RI. Kami berharap pengunjung bandara dapat mematuhi imbauan ini," tutur Risnandar.

Seluruh masyarakat Indonesia, termasuk Kota Pekanbaru akan merayakan HUT Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2024.

Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg RI) telah meluncurkan logo khusus HUT RI ke-79 pada Selasa (2/7/2024).

Logo tersebut menampilkan angka 79 yang terfragmentasi tetapi membentuk kesatuan, melambangkan Indonesia sebagai negara kepulauan yang terintegrasi.

Baca juga: Negara Boneka: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Melansir laman resmi Kemensetneg RI, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengimbau masyarakat untuk menggunakan logo dan desain turunan HUT RI ke-79 dalam berbagai media.

Tema peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI adalah 'Nusantara Baru Indonesia Maju', yang menggarisbawahi momen transisi besar bagi Indonesia, seperti pembukaan Ibu Kota Nusantara (IKN), pergantian pemimpin, serta visi Indonesia Emas 2045. (ADV)

Terkini Lainnya
Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Capai 8 Persen, Wali Kota Agung Sebut Hasil Kerja Bersama

Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Capai 8 Persen, Wali Kota Agung Sebut Hasil Kerja Bersama

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Gandeng PKK Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak Kendaraan

Pemkot Pekanbaru Gandeng PKK Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak Kendaraan

Pekanbaru
Walkot Agung Pimpin Pemotongan Kabel Fiber Optik Liar di Pekanbaru yang Ancam Keselamatan Warga

Walkot Agung Pimpin Pemotongan Kabel Fiber Optik Liar di Pekanbaru yang Ancam Keselamatan Warga

Pekanbaru
Satu Per Satu Jalan di Pekanbaru Diperbaiki, Walkot: Dari Ujung ke Ujung Kita Bagusin

Satu Per Satu Jalan di Pekanbaru Diperbaiki, Walkot: Dari Ujung ke Ujung Kita Bagusin

Pekanbaru
HUT Ke-242 Pekanbaru, UMKM Gotong Royong Siapkan Kue Talam Durian Sepanjang 1 Km

HUT Ke-242 Pekanbaru, UMKM Gotong Royong Siapkan Kue Talam Durian Sepanjang 1 Km

Pekanbaru
Kinerja Pejabat Tinggi Optimal, Disdukcapil Pekanbaru Raih Predikat “Sangat Baik” dari Kemendagri

Kinerja Pejabat Tinggi Optimal, Disdukcapil Pekanbaru Raih Predikat “Sangat Baik” dari Kemendagri

Pekanbaru
Perluas TPA Muara Fajar II, Pemkot Pekanbaru Siapkan Lahan 5 Hektar

Perluas TPA Muara Fajar II, Pemkot Pekanbaru Siapkan Lahan 5 Hektar

Pekanbaru
PAD Meroket, Walkot Pekanbaru Dijadikan Mendagri “Role Model” Nasional

PAD Meroket, Walkot Pekanbaru Dijadikan Mendagri “Role Model” Nasional

Pekanbaru
Walkot Pekanbaru Sulap Danau Bandar Kayangan Jadi Wisata Alam dan Edukasi Lingkungan

Walkot Pekanbaru Sulap Danau Bandar Kayangan Jadi Wisata Alam dan Edukasi Lingkungan

Pekanbaru
TPA Muara Fajar Mulai Berbenah, Pemkot Pekanbaru Tuai Apresiasi Menteri LH

TPA Muara Fajar Mulai Berbenah, Pemkot Pekanbaru Tuai Apresiasi Menteri LH

Pekanbaru
Atasi Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Kemendagri

Atasi Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Kemendagri

Pekanbaru
PAD Pekanbaru Tembus Rp 1,2 Triliun, Strategi Wali Kota Agung: Permudah Pajak, Warga Makin Patuh

PAD Pekanbaru Tembus Rp 1,2 Triliun, Strategi Wali Kota Agung: Permudah Pajak, Warga Makin Patuh

Pekanbaru
Cari Penyebab Banjir, Walkot Pekanbaru Agung Tinjau Sejumlah Lokasi  yang Tergenang Air

Cari Penyebab Banjir, Walkot Pekanbaru Agung Tinjau Sejumlah Lokasi yang Tergenang Air

Pekanbaru
Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Capai 77,12 Persen

Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Capai 77,12 Persen

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat

Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat

Pekanbaru
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com