Dorong Masyarakat Patuh Bayar PBB-P2, Pemkot Pekanbaru Apresiasi Camat, Lurah, dan Ketua RW

Kompas.com - 27/10/2024, 19:26 WIB
Hotria Mariana,
Sheila Respati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru memberikan penghargaan kepada camat, lurah, dan 15 ketua RW berprestasi dalam acara Gebyar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) pada Minggu (27/10/2024). Apresiasi ini diberikan kepada para aparat daerah yang berhasil mendorong warganya untuk patuh membayar PBB-P2 dengan tepat waktu.

Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa, dalam pidatonya, menegaskan komitmen Pemkot Pekanbaru untuk mengoptimalkan pelayanan pajak yang akuntabel dan transparan demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD).

Risnandar juga mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam sosialisasi kepatuhan pajak kepada masyarakat.

“Keberhasilan suatu daerah otonom tidak hanya diukur dari kemandirian, tetapi juga dari kemampuannya meningkatkan PAD tanpa terlalu bergantung pada pemerintah pusat. Kami ingin mewujudkan Pekanbaru sebagai kota yang mandiri, dengan PAD sebagai penopang utama,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu.

Risnandar juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Pekanbaru yang telah membayar PBB-P2 dengan patuh. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sangat penting dalam pengelolaan pajak yang telah dibayarkan.

Baca juga: Siap Laksanakan Program Makan Siang Bergizi, Pemkot Pekanbaru Adakan Simulasi Kedua

Menurutnya, akuntabilitas dalam penggunaan dana pajak adalah kunci untuk mempertahankan dukungan masyarakat dalam pembangunan kota.

“Pemerintah yang baik harus mampu mengelola pajak dengan transparansi dan akuntabilitas tinggi. Kami berkomitmen memastikan dana pajak dikelola sesuai prinsip akuntabilitas agar masyarakat dapat melihat hasil nyata dari pajak yang dibayarkan,” ucap Risnandar.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru Alek Kurniawan menjelaskan, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah membuka peluang bagi daerah untuk mengelola keuangannya sendiri, terutama dalam meningkatkan PAD.

Menurut Alek, Pemkot Pekanbaru serius meningkatkan PAD sebagai bagian dari desentralisasi fiskal.

Pajak daerah menjadi sumber PAD terbesar di Pekanbaru, mencapai Rp 838,721 miliar atau 82,38 persen dari total target PAD 2023 yang diproyeksikan sebesar Rp 1,018 triliun. Kontribusi pajak daerah jauh melampaui sektor-sektor lainnya,” jelas Alek.

Pemkot Pekanbaru juga terus berupaya meningkatkan kemandirian fiskal, yang terlihat dari rasio PAD terhadap total pendapatan. Saat ini, indeks kemandirian fiskal Pekanbaru mencapai 35,16 persen, menunjukkan kinerja positif dalam mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari pusat.

“Pekanbaru terus bergerak menuju kemandirian fiskal dengan target indeks di atas 50 persen. Kami bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus mengoptimalkan seluruh potensi PAD agar dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” kata Alek.

Dari sisi pajak daerah, Pemkot Pekanbaru mencatat realisasi pajak mencapai Rp 692 miliar per 24 Oktober 2024 atau meningkat Rp 42 miliar dari tahun sebelumnya. Khusus untuk PBB-P2, capaian hingga Oktober 2024 tercatat sebesar Rp 162 miliar atau naik Rp 20 miliar atau 14 persen dari tahun lalu.

Baca juga: Sambut Pemerintahan Baru, Pemkot Pekanbaru Siap Sukseskan Program 100 Hari Pertama Prabowo-Gibran

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Pekanbaru menggelar program Gebyar Undian PBB-P2 Berhadiah yang menawarkan hadiah, seperti umrah, sepeda motor, sepeda, lemari es, mesin cuci, televisi, dan blender, bagi wajib pajak yang taat.

Bapenda juga memberikan insentif bagi kecamatan dan kelurahan dengan capaian realisasi PBB-P2 terbaik. Kecamatan Marpoyan Damai berhasil mencapai realisasi tertinggi di tingkat kecamatan, sementara penghargaan di tingkat kelurahan diberikan kepada Kelurahan Industri Tenayan.

Selain itu, Pemkot Pekanbaru telah menerbitkan dua regulasi turunan yang mewajibkan pelunasan PBB-P2 dalam setiap layanan administrasi pemerintah, dengan camat dan lurah sebagai pengawas utama. Bukti pelunasan PBB kini menjadi syarat pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru.

Dalam acara Gebyar PBB, Pemkot Pekanbaru juga memberikan apresiasi kepada ketua RW berprestasi yang telah berkontribusi mendorong warganya membayar PBB-P2 tepat waktu.

Hadiah itu diserahkan langsung oleh Risnandar kepada ketua RW terpilih dari berbagai kecamatan. Pemkot Pekanbaru optimistis langkah-langkah strategis ini akan meningkatkan kemandirian fiskal serta memperkuat PAD sebagai sumber pendanaan pembangunan berkelanjutan.

 

Terkini Lainnya
Cari Penyebab Banjir, Walkot Pekanbaru Agung Tinjau Sejumlah Lokasi  yang Tergenang Air

Cari Penyebab Banjir, Walkot Pekanbaru Agung Tinjau Sejumlah Lokasi yang Tergenang Air

Pekanbaru
Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Capai 77,12 Persen

Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Capai 77,12 Persen

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat

Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat

Pekanbaru
Pertama di Indonesia, Pekanbaru Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

Pertama di Indonesia, Pekanbaru Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

Pekanbaru
Lancarkan Mobilitas Masyarakat, Dinas PUPR Pekanbaru Perbaiki  Sejumlah Jalan Strategis

Lancarkan Mobilitas Masyarakat, Dinas PUPR Pekanbaru Perbaiki Sejumlah Jalan Strategis

Pekanbaru
RTH Putri Kaca Mayang Raih Predikat RBRA, Modal Pekanbaru Jadi Kota Layak Anak

RTH Putri Kaca Mayang Raih Predikat RBRA, Modal Pekanbaru Jadi Kota Layak Anak

Pekanbaru
Penantian 10 Tahun, Walkot Agung Nugroho Sulap Jalan Teluk Leok dan Tobek Godang Jadi Mulus

Penantian 10 Tahun, Walkot Agung Nugroho Sulap Jalan Teluk Leok dan Tobek Godang Jadi Mulus

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Cairkan 4 Komponen Gaji ASN, Walkot Agung Ajak Pegawai Gerakkan Ekonomi Daerah

Pemkot Pekanbaru Cairkan 4 Komponen Gaji ASN, Walkot Agung Ajak Pegawai Gerakkan Ekonomi Daerah

Pekanbaru
Jaga Integritas, Walkot Pekanbaru Agung Nugroho Tegaskan Tolak Gratifikasi dan Parsel Lebaran

Jaga Integritas, Walkot Pekanbaru Agung Nugroho Tegaskan Tolak Gratifikasi dan Parsel Lebaran

Pekanbaru
Pekanbaru Sulap Sampah Jadi Listrik, TPA Muara Fajar Siap Pasok Energi 3 Megawatt

Pekanbaru Sulap Sampah Jadi Listrik, TPA Muara Fajar Siap Pasok Energi 3 Megawatt

Pekanbaru
Solidaritas Pekanbaru–Aceh: Walkot Agung Salurkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Gubernur Mualem

Solidaritas Pekanbaru–Aceh: Walkot Agung Salurkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Gubernur Mualem

Pekanbaru
Walkot Agung Serahkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Sumut, Gubsu Bobby: Tanda Persahabatan Pekanbaru–Sumut

Walkot Agung Serahkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Sumut, Gubsu Bobby: Tanda Persahabatan Pekanbaru–Sumut

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Gelar Nikah Massal, Fasilitasi Administrasi hingga Pesta Pernikahan

Pemkot Pekanbaru Gelar Nikah Massal, Fasilitasi Administrasi hingga Pesta Pernikahan

Pekanbaru
Sambut Kedatangan Dubes Prancis, Walkot Pekanbaru Siap Buka Peluang Kolaborasi

Sambut Kedatangan Dubes Prancis, Walkot Pekanbaru Siap Buka Peluang Kolaborasi

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Canangkan Swasembada Pangan Berbasis Sekolah, Sejalan Asta Cita Prabowo

Pemkot Pekanbaru Canangkan Swasembada Pangan Berbasis Sekolah, Sejalan Asta Cita Prabowo

Pekanbaru
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com