Wawalkot Pekanbaru Ajak ASN Wujudkan 8 Tekad Korpri Siaga, dari Keteladanan Moral hingga Target Ekonomi 8 Persen

Kompas.com - 01/12/2025, 17:06 WIB
I Jalaludin S,
Dwinh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekanbaru Markarius Anwar mengajak seluruh aparatur sipil negara ( ASN) di lingkungan Pemkot Pekanbaru menjadi bagian dari Korpri Siaga dan mengamalkan delapan tekad utama Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri).

Ia menegaskan, delapan tekad tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi pedoman transformasi ASN untuk menjadi teladan moral sekaligus motor penggerak percepatan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Markarius saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korpri di Kantor Wali Kota Pekanbaru, Senin (1/12/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut amanah Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrulloh.

Berdasarkan arahan Zudan, Markarius mengatakan, ASN harus menjadi bagian dari Korpri yang berintegritas, profesional, dan mampu menjadi teladan moral dalam setiap tugasnya.

Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025

Tema HUT ke-54 Korpri tahun ini adalah “Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri Mewujudkan Indonesia Maju.” Markarius menekankan bahwa Korpri harus tetap menjaga persatuan, soliditas, integritas, dan kemandirian dalam pengabdian.

“Korpri harus menjadi kekuatan moral dan profesional, menjadi pemersatu sekaligus penggerak birokrasi,” ujar Markarius dalam siaran persnya, Senin. 

Dia mengatakan, seluruh upaya tersebut bertujuan mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan berdaya saing dengan memperkuat solidaritas di antara anggota Korpri.

8 tekad Korpri Siaga

Dalam peringatan itu, Markarius kemudian mengingatkan kembali delapan tekad Korpri Siaga.

Pertama, memperkuat persatuan dan soliditas Korpri. Menurutnya, Korpri harus menjadi rumah besar ASN yang kokoh, kompak, dan setia pada Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca juga: Tak Semua ASN Diusulkan Korpri Pensiun di Usia 70 Tahun

Kedua, menegakkan netralitas dan integritas. ASN dituntut berdiri di atas semua kepentingan politik, menjunjung etika jabatan, serta menanamkan nilai jujur, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, dan kerja trengginas.

Ketiga, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi.

“Bangun budaya kerja yang unggul, berbasis merit, dan berorientasi hasil agar pelayanan publik semakin cepat, efisien, dan berkualitas,” jelas Markarius.

Keempat, menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.

ASN diminta menghindari segala bentuk penyimpangan, termasuk korupsi, kolusi, nepotisme, dan pungutan liar.

“Jadilah aparatur yang bersih dan berwibawa,” tegas Markarius.

Kelima, seluruh ASN harus siaga bencana.

“Mari kita tumbuhkan empati untuk membantu saudara-saudara kita,” kata Markarius.

Baca juga: Pekanbaru Terpilih PSN Peternakan Terintegrasi 2026, Walkot Agung: Kami Siap Sukseskan

Ia juga mengajak ASN bahu-membahu membantu warga yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan daerah lain.

Keenam, meningkatkan pendapatan negara dan daerah.

Markarius menegaskan, perbaikan tata kelola belanja pemerintah harus menjadi perhatian agar anggaran lebih efektif dan efisien dalam mewujudkan Asta Cita.

"Anggota Korpri bersama-sama dapat mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen, mencegah kebocoran anggaran, serta memetakan kebutuhan pembangunan seperti jembatan, sekolah, puskesmas, air bersih, dan berbagai fasilitas lain yang menjadi kebutuhan langsung masyarakat," jelasnya.

Pada poin ketujuh, Korpri juga diminta mengawal reformasi birokrasi agar mampu menuntaskan persoalan kemiskinan, mengatasi anak tidak sekolah, meningkatkan pendapatan negara dan daerah, serta memastikan tidak terjadi kebocoran anggaran.

Upaya tersebut sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 8 persen.

"Reformasi birokrasi harus dikawal agar mampu meningkatkan kesejahteraan ASN dan para pensiunan, memperkuat perlindungan, serta mempermudah jenjang karier ASN. Pada ujungnya adalah membuat rakyat Indonesia berbahagia," jelas Markarius.

Baca juga: Pemkot Pekanbaru Gelontorkan Beasiswa RPL Rp 3 Juta dan Naikkan Tunjangan Guru Honorer

Kedelapan, Korpri diminta menjaga nama baik organisasi dan ASN dengan memastikan setiap langkah dan karya menjadi bentuk pengabdian terbaik kepada bangsa.

"Korpri harus senantiasa hadir sebagai penggerak pelayanan publik yang andal, wadah persatuan ASN di seluruh Indonesia, serta pilar penting dalam perjalanan menuju Indonesia yang maju dan bermartabat," terang Markarius.

Terkini Lainnya
Solidaritas Pekanbaru–Aceh: Walkot Agung Salurkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Gubernur Mualem

Solidaritas Pekanbaru–Aceh: Walkot Agung Salurkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Gubernur Mualem

Pekanbaru
Walkot Agung Serahkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Sumut, Gubsu Bobby: Tanda Persahabatan Pekanbaru–Sumut

Walkot Agung Serahkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Sumut, Gubsu Bobby: Tanda Persahabatan Pekanbaru–Sumut

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Gelar Nikah Massal, Fasilitasi Administrasi hingga Pesta Pernikahan

Pemkot Pekanbaru Gelar Nikah Massal, Fasilitasi Administrasi hingga Pesta Pernikahan

Pekanbaru
Sambut Kedatangan Dubes Prancis, Walkot Pekanbaru Siap Buka Peluang Kolaborasi

Sambut Kedatangan Dubes Prancis, Walkot Pekanbaru Siap Buka Peluang Kolaborasi

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Canangkan Swasembada Pangan Berbasis Sekolah, Sejalan Asta Cita Prabowo

Pemkot Pekanbaru Canangkan Swasembada Pangan Berbasis Sekolah, Sejalan Asta Cita Prabowo

Pekanbaru
Wawalkot Pekanbaru Ajak ASN Wujudkan 8 Tekad Korpri Siaga, dari Keteladanan Moral hingga Target Ekonomi 8 Persen

Wawalkot Pekanbaru Ajak ASN Wujudkan 8 Tekad Korpri Siaga, dari Keteladanan Moral hingga Target Ekonomi 8 Persen

Pekanbaru
Pekanbaru Terpilih PSN Peternakan Terintegrasi 2026, Walkot Agung: Kami Siap Sukseskan

Pekanbaru Terpilih PSN Peternakan Terintegrasi 2026, Walkot Agung: Kami Siap Sukseskan

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Gelontorkan Beasiswa RPL Rp 3 Juta dan Naikkan Tunjangan Guru Honorer

Pemkot Pekanbaru Gelontorkan Beasiswa RPL Rp 3 Juta dan Naikkan Tunjangan Guru Honorer

Pekanbaru
Belajar dari Eks PM Singapura, Walkot Pekanbaru Perkuat Fokus Pendidikan dan Kesehatan

Belajar dari Eks PM Singapura, Walkot Pekanbaru Perkuat Fokus Pendidikan dan Kesehatan

Pekanbaru
Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Wali Kota Pekanbaru Resmikan Program Aman Bertani

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Wali Kota Pekanbaru Resmikan Program Aman Bertani

Pekanbaru
Walkot Agung Nugroho Kebut Perbaikan 29 Ruas Jalan Rusak di Pekanbaru

Walkot Agung Nugroho Kebut Perbaikan 29 Ruas Jalan Rusak di Pekanbaru

Pekanbaru
Peduli Santri Berprestasi dan Kurang Mampu, Walkot Agung Luncurkan Program

Peduli Santri Berprestasi dan Kurang Mampu, Walkot Agung Luncurkan Program "Beasiswa Santri Pekanbaru"

Pekanbaru
Targetkan Zero Stunting, Pemkot Pekanbaru Beri Asupan Gizi Gratis untuk 3.000 Anak

Targetkan Zero Stunting, Pemkot Pekanbaru Beri Asupan Gizi Gratis untuk 3.000 Anak

Pekanbaru
Ditetapkan Jadi Kota Prioritas, Pekanbaru Bersiap Menuju Status Metropolitan

Ditetapkan Jadi Kota Prioritas, Pekanbaru Bersiap Menuju Status Metropolitan

Pekanbaru
Nikah Massal Gratis untuk 100 Pasangan, Pemkot Pekanbaru Siapkan Hadiah Umrah

Nikah Massal Gratis untuk 100 Pasangan, Pemkot Pekanbaru Siapkan Hadiah Umrah

Pekanbaru
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com