KOMPAS.com - Tingkat kepuasan warga terhadap kepemimpinan Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM bersama Wakil Walikota H Markarius Anwar, ST, MArch, mencapai 77,12 persen.
Angka itu didapatkan dari hasil Survei Kepuasan Warga Pekanbaru Tahun 2026 yang dirilis lembaga survei Opini Rakyat.
Dari hasil survei yang dilaksanakan pada tanggal 4-17 April 2026 di seluruh wilayah Pekanbaru, hanya 21,35 persen responden yang menyatakan tidak puas. Sementara itu, 1,54 persen lainnya tidak memberikan jawaban.
Pengumpulan data dilakukan oleh mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Riau yang diterjunkan sebagai petugas lapangan.
Ketua tim survei Adlin menjelaskan, penelitian tersebut dilakukan menggunakan metode multi stage random sampling. Penarikan sampel dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kota, 15 kecamatan, 52 kelurahan, hingga ke tingkat RT atau TPS.
Jumlah responden dalam survei tersebut mencapai 520 orang yang memiliki hak pilih, dengan rincian 260 laki-laki dan 260 perempuan. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error 4,5 persen.
Baca juga: Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat
Adlin yang juga merupakan Dosen Ilmu Pemerintahan di Universitas Riau ini mengatakan, survei tersebut dilakukan bersama mahasiswa Ilmu Pemerintahan. Ia menegaskan bahwa metode yang digunakan telah mengikuti standar survei nasional.
"Ini survei kami bersama mahasiswa Ilmu Pemerintahan. Kami memakai metodologi sesuai dengan survei nasional. Margin error-nya 4,5 persen," terangnya.
Berdasarkan data yang diperoleh, kata Adlin, tingkat kepuasan terhadap kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota tergolong tinggi. Responden yang dilibatkan disebut telah merepresentasikan warga Pekanbaru secara umum.
Baca juga: Pemkot Pekanbaru Cairkan 4 Komponen Gaji ASN, Walkot Agung Ajak Pegawai Gerakkan Ekonomi Daerah
"Masyarakat Pekanbaru mengapresiasi kebijakan yang telah dijalankan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Banyak yang sudah dibuat, mulai dari penurunan tarif parkir, pengaspalan jalan dan lainnya," papar Adlin.
Meski demikian, Adlin mengingatkan bahwa masih diperlukan peningkatan kinerja ke depan. Pemerintah Kota Pekanbaru diminta terus membuka ruang terhadap aspirasi masyarakat.
Baca juga: Pemkot Pekanbaru Gelar Nikah Massal, Fasilitasi Administrasi hingga Pesta Pernikahan
"Walaupun begitu, masih tetap harus ada improvement. Pak Wali harus mendengar lagi apa aspirasi masyarakat. Artinya, masih ada ruang peningkatan," tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada awal masa jabatan, pihaknya pernah melakukan survei serupa dengan tingkat kepuasan di angka 67 persen. Kini, angka tersebut meningkat menjadi 77 persen.
"Kami juga telah melakukan survei serupa saat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru baru dilantik. Angkanya di 67 persen. Sekarang sudah 77 persen atau ada peningkatan. Semakin banyak masyarakat yang puas," ungkapnya.
Adlin menegaskan, penelitian ini dilakukan secara independen dan tidak dibiayai pihak manapun.
"Survei tersebut murni kegiatan penelitian dari kalangan kampus," tutur Adlin.
Seperti diketahui, pembangunan di berbagai sektor mengalami peningkatan yang signifikan sejak satu tahun kepemimpinan Agung Nugroho dan Markarius Anwar.
Di bidang infrastruktur misalnya, Agung Nugroho-Markarius berhasil mengaspal ulang 42 kilometer jalan di awal kepemimpinannya pada 2025. Saat ini, sebagian besar ruas jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah kota sudah mulus.