Belajar dari Eks PM Singapura, Walkot Pekanbaru Perkuat Fokus Pendidikan dan Kesehatan

Kompas.com - 14/11/2025, 09:12 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – Wali Kota (Walkot) Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan komitmennya memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui program pendidikan dan kesehatan.

Penegasan ini muncul setelah ia berdialog langsung dengan mantan Perdana Menteri (PM) Singapura, Goh Chok Tong, pada Kamis (13/11/2025) malam.

Pertemuan tersebut berlangsung di Singapura dan diikuti oleh beberapa kepala daerah yang tengah mengikuti program penguatan bersama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dalam diskusi, Agung menyebut Goh Chok Tong membagikan pengalamannya ketika memimpin Singapura memasuki fase stabilitas ekonomi pada awal 1990an.

Menurut Agung, salah satu pesan penting yang ditekankan Goh Chok Tong adalah pentingnya investasi pada SDM untuk memajukan sebuah daerah.

Baca juga: Tingkatkan Kapasitas SDM dan Ekowisata Masyarakat Desa Sukawali, MNP Gelar Pendampingan dan Pelatihan

“Yang pertama beliau menekankan bagaimana pentingnya investasi sumber daya manusia menjadi sesuatu yang penting untuk kemajuan suatu daerah,” ujar Agung dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (14/11/2025).

Ia menilai pesan tersebut sejalan dengan langkah-langkah yang sedang diperkuat Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Salah satunya melalui program Zero Putus Sekolah, yang menjamin seluruh anak di Pekanbaru dapat bersekolah secara gratis.

“Memang yang pertama dibahas beliau adalah persoalan pendidikan. Saya sepakat bahwa penguatan sistem belajar, terutama agar anak tidak putus sekolah, merupakan fondasi, bukan beban anggaran,” kata Agung.

Selain pendidikan, aspek kesehatan juga menjadi perhatian dalam pembahasan malam itu. Agung menuturkan, Goh Chok Tong menggambarkan bagaimana Singapura kini menjadi salah satu rujukan layanan kesehatan dunia.

“Kalau kita ingin memajukan sektor sumber daya manusia, maka pendidikan dan kesehatan menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar. Begitu kata beliau,” lanjut Agung.

Baca juga: Kerugian akibat Scam Rp 7,3 Triliun, OJK Dorong Generasi Muda Melek Finansial

Tak hanya itu, keduanya juga berdiskusi mengenai tantangan pemberdayaan generasi muda, terutama soal ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan pasar. Menurut Agung, isu tersebut juga tengah menjadi fokus penguatan di Pekanbaru.

“Selain itu kami juga membahas pemberdayaan anak muda, terutama soal ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan pasar. Nah ini pula yang sedang kami fokuskan di Pekanbaru,” ujarnya.

Agung menambahkan, pertemuan dengan Goh Chok Tong merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran para kepala daerah dalam memperkuat fondasi pembangunan.

Menurutnya, pengalaman Singapura memberikan gambaran betapa pentingnya berinvestasi pada pendidikan, kesehatan, dan kompetensi generasi muda untuk memajukan daerah.

Terkini Lainnya
Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Capai 8 Persen, Wali Kota Agung Sebut Hasil Kerja Bersama

Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Capai 8 Persen, Wali Kota Agung Sebut Hasil Kerja Bersama

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Gandeng PKK Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak Kendaraan

Pemkot Pekanbaru Gandeng PKK Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak Kendaraan

Pekanbaru
Walkot Agung Pimpin Pemotongan Kabel Fiber Optik Liar di Pekanbaru yang Ancam Keselamatan Warga

Walkot Agung Pimpin Pemotongan Kabel Fiber Optik Liar di Pekanbaru yang Ancam Keselamatan Warga

Pekanbaru
Satu Per Satu Jalan di Pekanbaru Diperbaiki, Walkot: Dari Ujung ke Ujung Kita Bagusin

Satu Per Satu Jalan di Pekanbaru Diperbaiki, Walkot: Dari Ujung ke Ujung Kita Bagusin

Pekanbaru
HUT Ke-242 Pekanbaru, UMKM Gotong Royong Siapkan Kue Talam Durian Sepanjang 1 Km

HUT Ke-242 Pekanbaru, UMKM Gotong Royong Siapkan Kue Talam Durian Sepanjang 1 Km

Pekanbaru
Kinerja Pejabat Tinggi Optimal, Disdukcapil Pekanbaru Raih Predikat “Sangat Baik” dari Kemendagri

Kinerja Pejabat Tinggi Optimal, Disdukcapil Pekanbaru Raih Predikat “Sangat Baik” dari Kemendagri

Pekanbaru
Perluas TPA Muara Fajar II, Pemkot Pekanbaru Siapkan Lahan 5 Hektar

Perluas TPA Muara Fajar II, Pemkot Pekanbaru Siapkan Lahan 5 Hektar

Pekanbaru
PAD Meroket, Walkot Pekanbaru Dijadikan Mendagri “Role Model” Nasional

PAD Meroket, Walkot Pekanbaru Dijadikan Mendagri “Role Model” Nasional

Pekanbaru
Walkot Pekanbaru Sulap Danau Bandar Kayangan Jadi Wisata Alam dan Edukasi Lingkungan

Walkot Pekanbaru Sulap Danau Bandar Kayangan Jadi Wisata Alam dan Edukasi Lingkungan

Pekanbaru
TPA Muara Fajar Mulai Berbenah, Pemkot Pekanbaru Tuai Apresiasi Menteri LH

TPA Muara Fajar Mulai Berbenah, Pemkot Pekanbaru Tuai Apresiasi Menteri LH

Pekanbaru
Atasi Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Kemendagri

Atasi Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Kemendagri

Pekanbaru
PAD Pekanbaru Tembus Rp 1,2 Triliun, Strategi Wali Kota Agung: Permudah Pajak, Warga Makin Patuh

PAD Pekanbaru Tembus Rp 1,2 Triliun, Strategi Wali Kota Agung: Permudah Pajak, Warga Makin Patuh

Pekanbaru
Cari Penyebab Banjir, Walkot Pekanbaru Agung Tinjau Sejumlah Lokasi  yang Tergenang Air

Cari Penyebab Banjir, Walkot Pekanbaru Agung Tinjau Sejumlah Lokasi yang Tergenang Air

Pekanbaru
Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Capai 77,12 Persen

Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Capai 77,12 Persen

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat

Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat

Pekanbaru
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com