4.500 Kader Semarakkan Jambore PKK Tingkat Kota Pekanbaru, Tampilkan Inovasi Kartini Masa Kini

Kompas.com - 28/04/2024, 17:19 WIB
Putri Rahmadhini,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com Jambore Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( PKK) tingkat Kota Pekanbaru 2024 menunjukkan peningkatan semarak dari tahun ke tahun dengan partisipasi 4.500 kader dari 15 kecamatan.

Kegiatan tersebut digelar oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) yang melibatkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW), seperti Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Persatuan Istri Tentara (Persit), dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD), pada 25–27 April 2024.

Adapun momentum Hari Kartini turut memantapkan semangat para peserta dalam mendukung ketahanan keluarga dan program strategis pemerintah.

Sebagai informasi, Jambore PKK 2024 menghadirkan berbagai perlombaan, di antaranya lomba defile, lomba mars PKK, lomba bazar, lomba Posyandu, lomba yel-yel, lomba busana bordir Melayu, lomba kelompok wanita, dan lomba tertib administrasi PKK.

"Jambore PKK 2024 sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya karena kami berkolaborasi dengan GOW serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Pekanbaru,” ujar Penjabat (Pj) Ketua TP-PKK Kota Pekanbaru Raja Rilla Mustafa SM dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Minggu (28/4/2024).

Semangat dari ibu-ibu organisasi itu, lanjutnya, menghasilkan inovasi dan semangat, terutama dalam menyambut Hari Kartini.

Tujuan utama Jambore PKK adalah mengevaluasi perkembangan posyandu, khususnya berfokus pada kasus tengkes (stunting), kelompok wanita tani, dan TP-PKK.

"Di posyandu, anak stunting sudah berkurang. Bahkan, ada beberapa kelurahan yang zero stunting," ujar Raja Rilla.

Sementara itu, Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun menggarisbawahi peran TP-PKK dalam penurunan angka stunting di Kota Pekanbaru.

"Angka stunting sempat menyentuh 16 persen pada 2023. Tahun ini, angka stunting turun menjadi 7,6 persen. Kami berharap (dengan bekerja sama) bersama GOW, stunting bisa hilang perlahan-lahan," ujar Muflihun.

Pada malam puncak Jambore PKK, diumumkan beberapa pemenang dengan Kecamatan Marpoyan Damai meraih gelar Penyelenggara Jambore PKK Terbaik, Kecamatan Lima Puluh sebagai Penyelenggara Jambore PKK Terfavorit, dan Kecamatan Bukit Raya sebagai Penyelenggara Jambore PKK Terinovatif serta Juara Umum.

Piagam, plakat, dan piala diserahkan secara langsung kepada para pemenang oleh Pj Ketua TP-PKK Kota Pekanbaru, Pj Ketua TP-PKK Provinsi Riau, dan Pj Wali Kota Pekanbaru.

“Terima kasih kepada seluruh organisasi wanita se-Pekanbaru, UMKM, dan panitia yang telah berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan Jambore PKK tingkat Pekanbaru,” ujar Raja Rilla.

Selain melibatkan GOW, Jambore PKK Kota Pekanbaru 2024 menggandeng berbagai UMKM, mulai dari usaha kuliner, fesyen, hingga agribisnis. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan stimulus ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga telah menyediakan gerai-gerai bagi para UMKM untuk menjajakan dagangannya.

“Kami berharap, organisasi perangkat daerah terkait dapat terus mendukung (kerja sama tersebut) sehingga UMKM di Kota Pekanbaru bisa berprestasi pada tingkat nasional,” ujar Muflihun. (ADV)

Terkini Lainnya
PAD Meroket, Walkot Pekanbaru Dijadikan Mendagri “Role Model” Nasional

PAD Meroket, Walkot Pekanbaru Dijadikan Mendagri “Role Model” Nasional

Pekanbaru
Walkot Pekanbaru Sulap Danau Bandar Kayangan Jadi Wisata Alam dan Edukasi Lingkungan

Walkot Pekanbaru Sulap Danau Bandar Kayangan Jadi Wisata Alam dan Edukasi Lingkungan

Pekanbaru
TPA Muara Fajar Mulai Berbenah, Pemkot Pekanbaru Tuai Apresiasi Menteri LH

TPA Muara Fajar Mulai Berbenah, Pemkot Pekanbaru Tuai Apresiasi Menteri LH

Pekanbaru
Atasi Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Kemendagri

Atasi Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Kemendagri

Pekanbaru
PAD Pekanbaru Tembus Rp 1,2 Triliun, Strategi Wali Kota Agung: Permudah Pajak, Warga Makin Patuh

PAD Pekanbaru Tembus Rp 1,2 Triliun, Strategi Wali Kota Agung: Permudah Pajak, Warga Makin Patuh

Pekanbaru
Cari Penyebab Banjir, Walkot Pekanbaru Agung Tinjau Sejumlah Lokasi  yang Tergenang Air

Cari Penyebab Banjir, Walkot Pekanbaru Agung Tinjau Sejumlah Lokasi yang Tergenang Air

Pekanbaru
Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Capai 77,12 Persen

Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Capai 77,12 Persen

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat

Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat

Pekanbaru
Pertama di Indonesia, Pekanbaru Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

Pertama di Indonesia, Pekanbaru Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

Pekanbaru
Lancarkan Mobilitas Masyarakat, Dinas PUPR Pekanbaru Perbaiki  Sejumlah Jalan Strategis

Lancarkan Mobilitas Masyarakat, Dinas PUPR Pekanbaru Perbaiki Sejumlah Jalan Strategis

Pekanbaru
RTH Putri Kaca Mayang Raih Predikat RBRA, Modal Pekanbaru Jadi Kota Layak Anak

RTH Putri Kaca Mayang Raih Predikat RBRA, Modal Pekanbaru Jadi Kota Layak Anak

Pekanbaru
Penantian 10 Tahun, Walkot Agung Nugroho Sulap Jalan Teluk Leok dan Tobek Godang Jadi Mulus

Penantian 10 Tahun, Walkot Agung Nugroho Sulap Jalan Teluk Leok dan Tobek Godang Jadi Mulus

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Cairkan 4 Komponen Gaji ASN, Walkot Agung Ajak Pegawai Gerakkan Ekonomi Daerah

Pemkot Pekanbaru Cairkan 4 Komponen Gaji ASN, Walkot Agung Ajak Pegawai Gerakkan Ekonomi Daerah

Pekanbaru
Jaga Integritas, Walkot Pekanbaru Agung Nugroho Tegaskan Tolak Gratifikasi dan Parsel Lebaran

Jaga Integritas, Walkot Pekanbaru Agung Nugroho Tegaskan Tolak Gratifikasi dan Parsel Lebaran

Pekanbaru
Pekanbaru Sulap Sampah Jadi Listrik, TPA Muara Fajar Siap Pasok Energi 3 Megawatt

Pekanbaru Sulap Sampah Jadi Listrik, TPA Muara Fajar Siap Pasok Energi 3 Megawatt

Pekanbaru
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com