Harga Pangan Berfluktuasi, Pj Gubernur Papua Barat Ajak Masyarakat Belanja Kebutuhan Pangan Lokal

Kompas.com - 14/09/2024, 09:41 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere mengatakan, di tengah kebutuhan pokok yang mengalami fluktuasi, masyarakat dianjurkan untuk berbelanja secukupnya.

Salah satunya, sebut dia, bisa dengan berbelanja sejumlah alternatif kebutuhan pangan lokal. Para pelaku usaha pun diminta menyediakan kebutuhan rumah tangga yang lebih bervariasi.

"Dengan demikian, nantinya akan tumbuh kompetisi yang menyejahterakan rumah tangga. Ekonomi juga akan tumbuh melalui akselerasi industri," ungkap Ali Baham melalui siaran persnya, Sabtu (14/9/2024).

Hal tersebut disampaikan Ali Baham saat membuka Pekan Data dan Statistik Sinergi Stabilitas Inflasi dan Akselerasi Industri (PESTA SINOLI) yang digelar Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Papua Barat. Agenda ini turut dihadiri Kepala KPW BI Papua Barat Setian.

Baca juga: Polisi Ditemukan Tewas di Mobil Saat Pengamanan Pilkada Papua Barat

Ali Baham menilai, belanja secara terukur dan konsumsi pangan lokal menjadi langkah yang mendukung ketahanan pangan serta perekonomian daerah," ungkapnya.

"Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengendalikan konsumsi dalam memenuhi kebutuhan, khususnya pemenuhan kebutuhan pokok," tegas Ali Baham.

Dia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat sangat ingin masyarakat bangga dengan pangan lokal.

Oleh karenanya, masyarakat diminta untuk mengikuti imbauan tersebut serta mendukung integrasi data yang ada.

"Dukungan integrasi data melalui nota kesepahaman mengenai pertukaran data dan informasi yang dicetuskan hari ini antara Bank Indonesia dan Pemprov Papua Barat," tuturnya.

Baca juga: Kapten Sumut Dikeroyok Tim PON Papua Barat, PJ Gubernur Aceh: Sudah Damai

Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemprov Papua Barat dengan organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, bank sentral, pelaku usaha, akademisi, serta rumah tangga.

"Harapannya, kerja sama ini berkarya melalui data dan statistik dalam mendukung Papua Barat yang sejahtera," ungkapnya.

Ali Baham pun tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Kepala BI Papua Barat Setian atas inisiasi, semangat, dan hubungan harmonis yang selama ini telah terjalin.

"Dengan demikian, PESTA SINOLI sebagai wadah bagi seluruh pelaku ekonomi bisa terwujud. Hal ini tentunya akan membantu mewujudkan Papua Barat yang maju dan sejahtera," tuturnya.

Ia menilai bahwa teknologi dan digitalisasi berbasis integrasi data menjadi penting bagi seluruh pelaku ekonomi.

Baca juga: Kapten Tim Sepak Bola Sumut PON Dikeroyok Tim Papua Barat, Ini Kronologinya

Pasalnya, data dapat dirasakan para pelaku usaha untuk melihat berbagai kemungkinan dan mendorong kompetisi industri. Rumah tangga juga dapat melihat berbagai opsi konsumsi, sehingga literasi mereka meningkat.

Di samping itu, pemerintah bisa lebih baik dalam membuat dan merumuskan berbagai kebijakan, karena sebelumnya telah merangkum kebutuhan-kebutuhan pelaku usaha dan rumah tangga.

"Kebijakan-kebijakan yang telah didesain diharapkan bisa berdampak positif terhadap daya beli masyarakat dan meningkatkan akselerasi industri, yang menjadi jantung kegiatan hari ini," ungkapnya.

Terkini Lainnya
Buka WSL Manokwari 2024, Ali Baham Ajak Warga Lokal Promosikan Pariwisata Papua Barat

Buka WSL Manokwari 2024, Ali Baham Ajak Warga Lokal Promosikan Pariwisata Papua Barat

Papua Barat
HUT Ke-25 Papua Barat, Pj Ali Baham Bahas Pembangunan Daerah dan Prestasi Provinsi

HUT Ke-25 Papua Barat, Pj Ali Baham Bahas Pembangunan Daerah dan Prestasi Provinsi

Papua Barat
Kepala Brida Papua Barat Minta KJRI Dukung Pendidikan Mahasiswa Papua di New York

Kepala Brida Papua Barat Minta KJRI Dukung Pendidikan Mahasiswa Papua di New York

Papua Barat
Di New York, Kepala Brida Papua Barat Pimpin Pertemuan Strategis Pembangunan MPTP

Di New York, Kepala Brida Papua Barat Pimpin Pertemuan Strategis Pembangunan MPTP

Papua Barat
Kepala Brida Papua Barat Jadi Pembicara

Kepala Brida Papua Barat Jadi Pembicara "New York Climate Week" 

Papua Barat
Pj Gubernur ABT Sebut 23 Tahun Otsus Bawa Kemajuan untuk Orang Asli Papua

Pj Gubernur ABT Sebut 23 Tahun Otsus Bawa Kemajuan untuk Orang Asli Papua

Papua Barat
Sambangi Gua Binsari, Pj Gubernur Papua Barat Ingatkan Sejarah Kelam Perang Dunia II di Biak

Sambangi Gua Binsari, Pj Gubernur Papua Barat Ingatkan Sejarah Kelam Perang Dunia II di Biak

Papua Barat
Harga Pangan Berfluktuasi, Pj Gubernur Papua Barat Ajak Masyarakat Belanja Kebutuhan Pangan Lokal

Harga Pangan Berfluktuasi, Pj Gubernur Papua Barat Ajak Masyarakat Belanja Kebutuhan Pangan Lokal

Papua Barat
Mampu Kendalikan Inflasi, Pj Gubernur Papua Barat Terima Piala Apresiasi di HUT Ke-13 KompasTV

Mampu Kendalikan Inflasi, Pj Gubernur Papua Barat Terima Piala Apresiasi di HUT Ke-13 KompasTV

Papua Barat
Hadiri Fordasi 2024, Pj Gubernur Ali Paparkan Potensi Perkebunan dan Wisata Papua Barat 

Hadiri Fordasi 2024, Pj Gubernur Ali Paparkan Potensi Perkebunan dan Wisata Papua Barat 

Papua Barat
Papua Barat Raih Penghargaan Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih dari Kemendagri

Papua Barat Raih Penghargaan Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih dari Kemendagri

Papua Barat
Berperan Aktif dalam Pengembangan Kekayaan Intelektual, BRIDA Papua Barat Raih Penghargaan dari DJKI

Berperan Aktif dalam Pengembangan Kekayaan Intelektual, BRIDA Papua Barat Raih Penghargaan dari DJKI

Papua Barat
Momentum Bersejarah Upacara HUT ke-79 RI di Provinsi Papua Barat

Momentum Bersejarah Upacara HUT ke-79 RI di Provinsi Papua Barat

Papua Barat
Sambut HUT Ke-79 RI, Pj Gubernur Papua Barat: Tingkatkan Semangat Bangun Indonesia

Sambut HUT Ke-79 RI, Pj Gubernur Papua Barat: Tingkatkan Semangat Bangun Indonesia

Papua Barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com