Hadiri Dharma Santi Nyepi 1946 Saka, Mas Dhito Janji Penuhi Kebutuhan Umat Hindu di Kediri

Kompas.com - 06/05/2024, 17:14 WIB
Nethania Simanjuntak,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito mendengar sejumlah keluhan dari Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Kediri serta umat Hindu.

Berbagai keluhan itu disampaikan dalam acara Dharma Santi Hari Raya Nyepi 1946 Saka di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Jumat (3/5/2024). Mas Dhito hadir ditemani Wakil Bupati (Wabup) Kediri Dewi Mariya Ulfa atau Mbak Dewi.

Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Kediri Murtaji menyampaikan, saat ini, peralatan gamelan yang dimiliki oleh PHDI masih belum lengkap.

Menurutnya, peralatan gamelan di setiap kegiatan yang diadakan PHDI sangatlah penting. Pasalnya, PHDI selalu identik dengan penggunaan peralatan gamelan.

Baca juga: Terima Opini WTP dari BPK, Mas Dhito: Komitmen Pemkab Kediri Laksanakan Tata Keuangan Daerah

"Setiap acara, kami selalu menggunakan gamelan, tetapi kami baru memiliki separuh gamelan. Harapan kami, umat Hindu kalau melakukan kegiatan gamelan sudah lengkap. Mudah-mudahan Mas Bupati bisa membantu," ujar Murtaji melalui siaran persnya, Senin (6/5/2024).

Terlepas dari permohonan bantuan peralatan gamelan itu, Murtaji mengapresiasi Mas Dhito karena telah memfasilitasi kegiatan-kegiatan PHDI Kabupaten Kediri.

"(Mas Dhito) juga memberikan perhatiannya terhadap guru-guru agama Hindu di Kabupaten Kediri," lanjutnya.

Selain dari PHDI Kabupaten Kediri, keluhan juga disampaikan umat Hindu terkait keterbatasan bangunan untuk sarana belajar pendidikan anak usia dini (PAUD).

Pasalnya PAUD yang berlokasi di Desa Sekaran, Kecamatan Kayen Kidul tersebut masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar di Pura selama empat tahun berdiri.

Baca juga: Gelar Halal Bihalal Bersama Jajarannya, Mas Dhito Sampaikan Ini ke Pegawai Pemkab Kediri

Merespons sejumlah keluhan itu, Mas Dhito mengatakan bahwa pihaknya berjanji akan memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan baik dari perangkat gamelan yang lengkap serta pembangunan PAUD.

"Saya akan cukupi kebutuhan gamelan, maksimal akhir tahun sudah full set gamelannya. Yang kedua saya akan bangunkan PAUD di Desa Sekaran," ujar Mas Dhito.

Pada kesempatan itu, di hadapan ratusan umat Hindu, Mas Dhito mengucapkan permohonan maaf jika dia dan Mbak Dewi memiliki banyak kekurangan dalam memimpin Kabupaten Kediri.

Ia menegaskan, sebagai Bupati dan Wakil Bupati, dirinya dan Mbak Dewi memimpin semua umat beragama, tidak hanya umat dari agama tertentu saja.

Baca juga: 1.380 Warga Kota Kediri Terjangkit TBC, Penyebabnya Putus Pengobatan

Oleh karena itu, pada sisa masa kepemimpinannya bersama Mbak Dewi, Mas Dhito ingin tetap memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

"Saya dan Mbak Dewi tahun ini adalah tahun terakhir pada periode pertama. Doakan kami tetap diberi kesehatan dan kekuatan untuk bisa melayani panjenengan semua," ucapnya.

Terkini Lainnya
Berikan Lansia Perhatian Khusus, Mas Dhito Fasilitasi Kursi Roda Jemaah Calon Haji Tertua

Berikan Lansia Perhatian Khusus, Mas Dhito Fasilitasi Kursi Roda Jemaah Calon Haji Tertua

Kediri Hari Ini
Siswa Kediri Diduga Keracunan MBG, Mas Dhito Ancam Cabut Izin SPPG

Siswa Kediri Diduga Keracunan MBG, Mas Dhito Ancam Cabut Izin SPPG

Kediri Hari Ini
Kediri Bangkit! Mas Dhito Sulap Gedung Pemkab Pascainsiden Jadi Kantor Modern Berstandar Keamanan Tinggi

Kediri Bangkit! Mas Dhito Sulap Gedung Pemkab Pascainsiden Jadi Kantor Modern Berstandar Keamanan Tinggi

Kediri Hari Ini
Hari Jadi Ke-1.222, Pemkab Kediri Ajak ASN Tancap Gas Layani Masyarakat

Hari Jadi Ke-1.222, Pemkab Kediri Ajak ASN Tancap Gas Layani Masyarakat

Kediri Hari Ini
Matangkan Persiapan Lebaran, Kediri Siagakan Pos Pengamanan di Titik Krusial

Matangkan Persiapan Lebaran, Kediri Siagakan Pos Pengamanan di Titik Krusial

Kediri Hari Ini
Bupati Dhito Ajak 200 Anak Yatim Kediri Borong Baju Baru di Mal

Bupati Dhito Ajak 200 Anak Yatim Kediri Borong Baju Baru di Mal

Kediri Hari Ini
Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Kediri Hari Ini
Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Kediri Hari Ini
Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Kediri Hari Ini
Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Kediri Hari Ini
MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

Kediri Hari Ini
Kisah Restu, Anak di Kediri yang Kembali Bersekolah Berkat Bantuan Mas Dhito

Kisah Restu, Anak di Kediri yang Kembali Bersekolah Berkat Bantuan Mas Dhito

Kediri Hari Ini
Mas Dhito Minta 344 KDMP di Kediri Punya Fokus Usaha

Mas Dhito Minta 344 KDMP di Kediri Punya Fokus Usaha

Kediri Hari Ini
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com