Kisah Restu, Anak di Kediri yang Kembali Bersekolah Berkat Bantuan Mas Dhito

Kompas.com - 16/09/2025, 11:46 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana terus berupaya memastikan anak-anak di wilayahnya mendapat akses pendidikan yang layak.

Terbaru, bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu membantu Restu, bocah berusia delapan tahun asal Dusun Dawuhan, Desa Kawedusan, Kecamatan Plosoklaten, yang sempat terkendala masuk sekolah karena tidak memiliki akta kelahiran.

Restu diketahui ditinggalkan ibunya yang pulang ke Bandung, sedangkan ayahnya bekerja sebagai sopir truk dan kerap bepergian ke luar kota.

Sejak usia lima bulan, Restu dititipkan kepada pasangan suami istri Mujiastuti dan Siswanto, yang merupakan tetangga lama keluarga tersebut.

Baca juga: Menteri PU Tinjau Gedung DPRD Kota Kediri Pascakebakaran, Wali Kota dan DPRD Usulkan Pindah Lokasi

Meski bukan kerabat, Mujiastuti dan Siswanto merawat Restu layaknya anak sendiri. Namun, mereka kesulitan menyekolahkan Restu lantaran tidak memiliki dokumen identitas.

Mendengar kabar itu, Senin (15/9/2025), Mas Dhito turun tangan langsung. Ia menemui Restu dan memfasilitasi agar anak tersebut dapat kembali bersekolah.

Saat bertemu, Mas Dhito berbincang dengan Restu dan mengetahui bahwa ia pernah duduk di kelas 1 SD. Namun, setelah dua pekan bersekolah, Restu terpaksa berhenti.

Baca juga: Pelaku Mutilasi Mayat Dalam Koper di Kediri Divonis Seumur Hidup, Pengacara Tetap Ajukan Banding

“Usianya delapan tahun, terakhir SD kelas satu. Mulai besok sudah kami siapkan sekolah lagi di SD terdekat,” kata Mas Dhito dalam siaran pers.

Dalam pertemuan tersebut, ia juga memotivasi Restu agar semangat belajar.

Mas Dhito menyiapkan berbagai perlengkapan sekolah mulai dari seragam, tas, sepatu, hingga buku tulis.

Restu pun terlihat gembira saat menerima bantuan itu. Dengan antusias, ia membuka satu per satu perlengkapan sekolahnya.

“Untuk peralatan sekolah, dan biaya sekolah semua akan kami tanggung dan biayai,” terang Mas Dhito.

Baca juga: Sejarah Fragmen Arca Ganesha Koleksi Museum Kediri yang Hilang Saat Kerusuhan

Restu mengaku siap kembali belajar di SD Negeri Kawedusan I yang letaknya dekat dengan rumahnya. Kebahagiaan juga dirasakan Mujiastuti dan Siswanto.

“Harapannya dengan bisa sekolah, ke depannya (anak ini) bisa menjadi orang yang sukses,” doa Mujiastuti.

Dalam kesempatan itu, Mas Dhito menyampaikan apresiasi kepada pasangan tersebut yang dengan ikhlas merawat Restu meski tidak ada hubungan keluarga.

Turut hadir mendampingi Mas Dhito, Sekretaris Daerah (Sekda) Kediri Mohamad Solikin, serta jajaran Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial Kabupaten Kediri.

Baca juga: Fragmen Arca Ganesha Koleksi Museum Kediri Masih Hilang, Pengembalian Bisa Hubungi Nomor Ini

Terkini Lainnya
Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Dukung Sektor Pertanian, Bupati Kediri Serahkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi untuk Petani

Kediri Hari Ini
Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kediri Prioritaskan Sektor Pertanian

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Kediri Hari Ini
Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Kediri Hari Ini
Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Kediri Hari Ini
MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

Kediri Hari Ini
Kisah Restu, Anak di Kediri yang Kembali Bersekolah Berkat Bantuan Mas Dhito

Kisah Restu, Anak di Kediri yang Kembali Bersekolah Berkat Bantuan Mas Dhito

Kediri Hari Ini
Mas Dhito Minta 344 KDMP di Kediri Punya Fokus Usaha

Mas Dhito Minta 344 KDMP di Kediri Punya Fokus Usaha

Kediri Hari Ini
Pemkab Kediri Raih 2 Penghargaan BKN, Mas Dhito: Sekarang Kita Berbenah untuk Reformasi Birokrasi

Pemkab Kediri Raih 2 Penghargaan BKN, Mas Dhito: Sekarang Kita Berbenah untuk Reformasi Birokrasi

Kediri Hari Ini
Sekolah Rakyat Kediri Punya Fasilitas Lengkap, Mas Dhito Diapresiasi Gubernur Khofifah

Sekolah Rakyat Kediri Punya Fasilitas Lengkap, Mas Dhito Diapresiasi Gubernur Khofifah

Kediri Hari Ini
Dukung Program Sekolah Rakyat, Pemkab Kediri Siapkan Lahan 7,6 Hektar

Dukung Program Sekolah Rakyat, Pemkab Kediri Siapkan Lahan 7,6 Hektar

Kediri Hari Ini
Dukung Gerakan Ayah Teladan, Bupati Kediri Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Dukung Gerakan Ayah Teladan, Bupati Kediri Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Kediri Hari Ini
Mas Dhito Sukses Tekan Angka Stunting, Pemkab Kediri Raih Peringkat 2 Terbaik Se-Jatim

Mas Dhito Sukses Tekan Angka Stunting, Pemkab Kediri Raih Peringkat 2 Terbaik Se-Jatim

Kediri Hari Ini
Mas Dhito Tinjau Pembangunan Gedung Baru RSKK Pare, Siap Beroperasi pada Agustus 2025

Mas Dhito Tinjau Pembangunan Gedung Baru RSKK Pare, Siap Beroperasi pada Agustus 2025

Kediri Hari Ini
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com