Peringatan 80 Tahun Jateng Digelar Meriah, Ini Rangkaian Acaranya

Kompas.com - 11/08/2025, 20:35 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Perayaan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah (Jateng) akan dimeriahkan dengan berbagai acara selama seminggu penuh, dari 18 hingga 24 Agustus 2025. Masyarakat dapat mengikuti berbagai kegiatan yang digelar di tiga kabupaten/kota.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengungkapkan, peringatan tersebut bukan sekadar acara  perayaan, tetapi juga tentang keterbukaan informasi. 

Menurutnya, perayaan tersebut penting untuk menunjukkan potensi dan perkembangan terbaru Jateng, termasuk capaian penurunan angka kemiskinan, inflasi, dan peningkatan investasi.

Dengan demikian, masyarakat mengetahui apa saja pencapaian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Jateng, Muhamad Masrofi, menambahkan, pada peringatan Hari Jadi ke-80 ini, Pemprov Jateng ingin menegaskan bahwa selain Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus, terdapat juga perayaan Hari Jadi Jateng.

Baca juga: DLHK Jateng Tegaskan TPA Ilegal di Brown Canyon Bukan Milik Pemerintah, Segera Ditertibkan

“Oleh karenanya, kegiatan yang dihelat juga untuk menunjukkan potensi yang ada di Jateng, termasuk produk-produk usaha mikro kecil menengah ( UMKM) lokal agar lebih dikenal masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers.

Masrofi menyebutkan, Pemprov Jateng telah menyiapkan sejumlah kegiatan di Batang, Jepara, dan Kota Semarang.

Berikut rangkaian kegiatan utama:

  • 18 Agustus 2025, malam: Jateng Bersholawat di Alun-alun Kabupaten Batang.
  • 19 Agustus 2025, pagi: Upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Jateng di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
  • 19 Agustus 2025, malam: Opening Ceremony Hari Jadi di Alun-alun Kabupaten Jepara dengan penampilan NDX AKA.
  • 20 Agustus 2025: One Day Trip Karimunjawa, Jepara, yang melibatkan bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota se-Jateng.

“One Day Trip ini sekaligus untuk mengenalkan wisata di Karimunjawa,” kata Masrofi saat melapor ke Gubernur di Semarang, Senin (11/8/2025).

Baca juga: Trip Kilat ke Malang dari Surabaya Naik Kereta, Ini Wisata Serunya!

  • 23 Agustus 2025, pukul 14.00 WIB: Jepara Art Carnival dengan rute dari Tugu Kartini hingga Alun-alun Kabupaten Jepara.
  • 24 Agustus 2025: Fun Walk di Alun-alun Kabupaten Jepara, dilanjutkan Festival 10.000 Mangkok Soto untuk memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Di Kota Semarang, rangkaian kegiatan meliputi:

  • 20–22 Agustus 2025: Pameran/expo UMKM, kuliner, dan jamu di halaman Kantor Gubernur dan DPRD Jateng.
  • 21–22 Agustus 2025: Job Fair di Kantor Disnakertrans Jateng dengan puluhan perusahaan peserta.
  • 21 Agustus 2025, pukul 19.30 WIB: Parade Seni Budaya dimulai dari Tugu Air Mancur Jalan Pahlawan hingga depan Mapolda Jateng.
  • 24 Agustus 2025: Closing ceremony di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, dengan penampilan band Gigi dan Setia Band.

Baca juga: Komitmen Penuhi Hak Anak, 35 Kabupaten/Kota di Jateng Raih Penghargaan KLA 2025

Masrofi juga menyampaikan, pameran di halaman Kantor Gubernur akan dimeriahkan dengan pagelaran musik band lokal dan pertunjukan wayang kulit.

“Penutupan Hari Jadi pada 24 Agustus akan menampilkan hiburan dari Gigi dan Setia Band,” jelasnya.

Baca juga: Redam Kenakalan Remaja, Pemprov Dukung Penuh Kompetisi Sepak Bola Liga 3 dan 4 di Jateng

Terkini Lainnya
Pemprov Jateng Pulangkan 100 Warga Terdampak Banjir Sumatera, Dapat Bantuan Modal Usaha

Pemprov Jateng Pulangkan 100 Warga Terdampak Banjir Sumatera, Dapat Bantuan Modal Usaha

Jateng Gayeng
Polemik Tambang Gunung Slamet, Gubernur Luthfi Utamakan Keselamatan Lingkungan dan Warga

Polemik Tambang Gunung Slamet, Gubernur Luthfi Utamakan Keselamatan Lingkungan dan Warga

Jateng Gayeng
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Perantau Asal Jateng Bangun Kampung Halaman

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Perantau Asal Jateng Bangun Kampung Halaman

Jateng Gayeng
Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Jajaran Perkuat Budaya Integritas

Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Jajaran Perkuat Budaya Integritas

Jateng Gayeng
Survei Litbang Kompas: 95,8 Persen Warga Jateng Nilai Program Kesehatan Perlu Dilanjutkan, Bukti Kesadaran Kesehatan Meningkat

Survei Litbang Kompas: 95,8 Persen Warga Jateng Nilai Program Kesehatan Perlu Dilanjutkan, Bukti Kesadaran Kesehatan Meningkat

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik, Hasil Kolaborasi Program Speling

Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik, Hasil Kolaborasi Program Speling

Jateng Gayeng
Litbang Kompas: 73,2 Persen Warga Jateng Optimistis dengan Kepemimpinan Ahmad Luthfi, Jadi Modal Akselerasi Pembangunan

Litbang Kompas: 73,2 Persen Warga Jateng Optimistis dengan Kepemimpinan Ahmad Luthfi, Jadi Modal Akselerasi Pembangunan

Jateng Gayeng
Operasi Kemanusiaan di Sumbar, Pemprov Jateng Kirim Bantuan Rp 1,3 Miliar dan 40 Relawan

Operasi Kemanusiaan di Sumbar, Pemprov Jateng Kirim Bantuan Rp 1,3 Miliar dan 40 Relawan

Jateng Gayeng
Jateng Surplus Padi, Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan

Jateng Surplus Padi, Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan

Jateng Gayeng
Gubernur Jateng: Malaysia dan China Bakal Investasi Rp 62,3 Triliun di Jawa Tengah

Gubernur Jateng: Malaysia dan China Bakal Investasi Rp 62,3 Triliun di Jawa Tengah

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Pertahankan Capaian TPID Terbaik Tingkat Provinsi

Pemprov Jateng Pertahankan Capaian TPID Terbaik Tingkat Provinsi

Jateng Gayeng
Kebijakan Sarung Batik ASN Jateng Dongkrak UMKM, Menuai Apresiasi Publik

Kebijakan Sarung Batik ASN Jateng Dongkrak UMKM, Menuai Apresiasi Publik

Jateng Gayeng
Kualitas Data Diakui Nasional, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kemendukbangga

Kualitas Data Diakui Nasional, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kemendukbangga

Jateng Gayeng
Tanah Longsor di Banjarnegara, Gubernur Jateng Pastikan 886 Warga Aman di Hunian Sementara

Tanah Longsor di Banjarnegara, Gubernur Jateng Pastikan 886 Warga Aman di Hunian Sementara

Jateng Gayeng
Borobudur Marathon Naik Kelas, Jawa Tengah Bidik Ikon Marathon Dunia

Borobudur Marathon Naik Kelas, Jawa Tengah Bidik Ikon Marathon Dunia

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com