Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Kompas.com - 19/09/2020, 17:53 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memberikan kebahagiaan tersendiri pada pelaku usaha kecil menengah ( UKM) di Magelang.

Orang nomor satu di Jateng ini mengunjungi sejumlah UKM unggulan di sekitar kawasan Candi Borobudur.

Setidaknya ada empat UKM dikunjungi Ganjar, diantaranya Jerawood Craft, UKM Makanan Berkah Abadi, UKM Getuk Marem dan Oemah Mbudur.

Para pedagang menyambut antusias kunjungan Ganjar di sela aktfitas gowes-nya ke Magelang, Sabtu (19/9/2020).

Salah satu pelaku UKM di Borobudur, Mega mengaku senang dan bangga. Ia mengakui sejak pandemi memang omset bisnis olahan makanan yang ia tekuni mengalami penurunan tajam.

Baca juga: Raup Untung Rp 200 Juta dari Jualan Kaus Corona, Ganjar: Disisihkan untuk Masyarakat

"Senang sekali, jadi tambah semangat. Saat ini memang mulai agak membaik, tapi belum pulih seperti sebelumnya. Harapannya, semoga pandemi segera berakhir," katanya.

Hal senada disampaikan pelaku UKM Getuk Marem Magelang, Hartini. Kepada Gubernur, ia mengatakan akibat pandemi usahanya sempat berhenti beroperasi selama tiga bulan.

"Sekarang sudah membaik, mulai produksi lagi. Senang sekali dapat semangat dari pak Ganjar, membuat semakin optimis," ucapnya.

Selain memberikan dukungan moril pada pelaku UKM, Ganjar juga selalu memborong dan bantu promosi produk UKM dengan nge-vlog.

Baca juga: Ganjar Minta Warganya yang Punya Penyakit Diabetes dan Hipertensi Tak Bepergian

"Di tengah pandemi saat ini, penting untuk kita mendorong, memfasilitasi dan melihat para pelaku UKM agar mereka tetap sengat dan bisa bertahan," kata Ganjar.

Meskipun belum bisa pulih, lanjut Ganjar, tapi setidaknya ia akan terus memberikan semangat pada mereka, agar memiliki mental baja menghadapi pandemi dalam berbisnis.

Guyub Rukun membantu pelaku UKM

Sementara itu, dari kunjungan Ganjar ke sejumlah tempat UKM, ia menyampaikan ekonomi usaha kecil perlahan mulai bangkit.

Bahkan banyak diantara mereka mengoptimalkan media sosial untuk media promosi dan hasilnya pun berdampak cukup signifikan.

"Kondisi UKM kita mulai terasa bangkit, tapi kalau kembali seperti dulu, belum. Maka Ayo kita bergerak, mereka yang mampu saya harap membantu industri kecil ini dengan cara membeli produknya, membantu memasarkan dan lainnya," katanya.

Baca juga: Disorot Ganjar soal Kenaikan Kasus Covid-19, Ini Tanggapan Dinkes Boyolali

Dalam vlognya, Ganjar turut mengajak masyarakat untuk membantu pelaku UKM agar tetap survive. Ia juga menghimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar peduli pada pelaku UKM di wilayah Jateng melalui solidaritas dan pengamalan Pancasila.

"Yang PNS bantu beli dong. Kami (PNS) kan dapat rejeki tiap bulan, anggap saja membantu yang lain dengan cara membangun solidaritas," ungkap Ganjar, seperti dalam keterangan tertulisnya yang Kompas.com terima.

Ia menambahkan, mungkin banyak orang yang hafal Pancasila, tapi mengamalkan kemanusiaan yang adil dan beradab itu tidak mudah. Maka dari itu, tunjukkanlah saat ini.

 

Terkini Lainnya
Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Jateng Gayeng
Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Jateng Gayeng
17 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng, Ahmad Luthfi Siapkan Infrastruktur dan UMKM

17 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng, Ahmad Luthfi Siapkan Infrastruktur dan UMKM

Jateng Gayeng
Ratusan Bus Berdatangan ke TMII, Siap Bawa Ribuan Warga Jateng Mudik Gratis

Ratusan Bus Berdatangan ke TMII, Siap Bawa Ribuan Warga Jateng Mudik Gratis

Jateng Gayeng
H-7 Lebaran, Ruas Jalan Semarang-Godong Resmi Beroperasi Kembali

H-7 Lebaran, Ruas Jalan Semarang-Godong Resmi Beroperasi Kembali

Jateng Gayeng
Gubernur Luthfi Tinjau Longsor di Brebes, Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Jalan

Gubernur Luthfi Tinjau Longsor di Brebes, Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Jalan

Jateng Gayeng
Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi, Pemprov Jateng Siapkan Posko Layanan Aduan THR

Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi, Pemprov Jateng Siapkan Posko Layanan Aduan THR

Jateng Gayeng
Kanada Lirik Investasi di Jateng, Gubernur Luthfi Tawarkan Sektor Pertanian dan Kesehatan

Kanada Lirik Investasi di Jateng, Gubernur Luthfi Tawarkan Sektor Pertanian dan Kesehatan

Jateng Gayeng
Jateng Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026, Ahmad Luthfi Akui Kondisi Masih Darurat

Jateng Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026, Ahmad Luthfi Akui Kondisi Masih Darurat

Jateng Gayeng
Ahmad Luthfi Serahkan 36 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Banjarnegara

Ahmad Luthfi Serahkan 36 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Banjarnegara

Jateng Gayeng
Satu Tahun Ahmad Luthfi–Taj Yasin Pimpin Jateng, Begini Dinamika dan Capaian Kinerjanya

Satu Tahun Ahmad Luthfi–Taj Yasin Pimpin Jateng, Begini Dinamika dan Capaian Kinerjanya

Jateng Gayeng
Awal Ramadhan, Gubernur Jateng Sidak Pasar Projo dan Intervensi Harga Pangan

Awal Ramadhan, Gubernur Jateng Sidak Pasar Projo dan Intervensi Harga Pangan

Jateng Gayeng
Realisasi Investasi India di Jateng Tembus Rp 646,52 Miliar, Gubernur Luthfi Tawarkan Peluang Baru

Realisasi Investasi India di Jateng Tembus Rp 646,52 Miliar, Gubernur Luthfi Tawarkan Peluang Baru

Jateng Gayeng
Tinjau Huntara Korban Bencana Tanah Gerak di Tegal, Gubernur Luthfi Berikan Catatan Khusus

Tinjau Huntara Korban Bencana Tanah Gerak di Tegal, Gubernur Luthfi Berikan Catatan Khusus

Jateng Gayeng
Jalur Grobogan—Semarang Putus, Gubernur Jateng Percepat Pemasangan Jembatan Armco untuk Hadapi Mudik

Jalur Grobogan—Semarang Putus, Gubernur Jateng Percepat Pemasangan Jembatan Armco untuk Hadapi Mudik

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com