Cerita Mbah Dami yang Terharu Dapat Bantuan Renovasi Rumah

Kompas.com - 27/08/2019, 16:28 WIB
Mikhael Gewati

Penulis


KOMPAS.com
- Nampak kedua mata Mbah Dami (82) berkaca-kaca meneteskan air mata ketika berbincang dengan Gubernur Jawa Tengah ( Jateng) Ganjar Pranowo.

Mbah Dami, yang hidup sebatang kara sejak kematian suami dan tidak punya anak ini tak pernah bermimpi kalau rumah gedek-nya (berasal dari anyam-anyaman bambu) mendapat bantuan renovasi dari Pemerintah Provinsi Jateng.

"Maturnuwun sanget. Nggih mboten nyongko menawi bade didandani. Lha wong dahar mawon nderek ponakan (Terima kasih banget. Saya tidak menyangka rumah ini bakal direnovasi. Makan saja saya numpang ke keponakan)," kata dia seperti dalam keterangan tertulisnya.

Nenek warga Punggur Tunjungan Blora itu pun hanya bisa duduk melihat rumahnya dibedah, Selasa (27/8/2019) di Blora, 

Baca juga: Gelak Tawa Saat Ganjar Bermain Ketoprak, Banyak Improvisasi

Dibantu para anggota Pramuka Peduli (Pramuli) Ganjar ikut membongkar rumah Mbah Dami. Orang nomor satu di Jawa Tengah ini mendapat bagian tugas menerima genteng dari anggota Pramuli, 

"Ayo seng kae didonke (ayo yang itu diturunkan)," kata Ganjar pada beberapa anggota Pramuli yang berada di atap.

"Siap pak," teriak para anggota Pramuli.

Selain Pramuli, di atap rumah Mbah Dami berdiri para masyarakat yang turut sambatan atau  gotong royong merenovasi rumah tidak layak huni.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bersama masyarakat dan anggota Pramuka Peduli ikut membongkar rumah Mbah Dami (82) yang mendapat bantuan renovasi dari Pemerintah Provinsi Jateng, di Blora, Selasa (27/8/2019).DOK. Humas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bersama masyarakat dan anggota Pramuka Peduli ikut membongkar rumah Mbah Dami (82) yang mendapat bantuan renovasi dari Pemerintah Provinsi Jateng, di Blora, Selasa (27/8/2019).
Tidak hanya rumah Mbah Dami, Ganjar turut sambatan merenovasi rumah Mbah Sarijah (76) yang letaknya tidak jauh dari rumah Mbah Dami.

Di sana juga telah beraksi puluhan anggota Pramuli dan masyarakat. Sejurus kemudian Ganjar langsung terjun membantu menggarap pondasi.

Baca juga: Gerakan Kepanduan dan Arti di Balik Lambang Pramuka, Tunas Kelapa...

"Ini ada puluhan anggota Pramuka Peduli  yang gotong royong. Mereka ikut di Jambore Daerah XV di sini dan membantu revonasi rumah adalah salah satu kegiatannya," kata Ganjar.

Pramuli tersebut merupakan bagian dari peserta Jambore Daerah (Jamda) XV yang diselenggarakan oleh Kwarda Jateng dari 26-31 Agustus di Bumi Perkemahan Mustika Blora.

Tercatat sekitar 1.300 pelajar dari seluruh kabupaten kota di Jawa Tengah berkemah di lahan bekas lapangan golf itu.

Ketua Kwarda Jateng, Siti Atikoh Ganjar Pranowo menjelaskan, selain kemah, Jamda tersebut diisi dengan orientasi pengetahuan, dan wawasan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-58.

"Ada juga karnaval kostum budaya dan temu tokoh Pramuka se-Jawa Tengah," kata dia.

Terkini Lainnya
Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Jateng Gayeng
Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Jateng Gayeng
17 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng, Ahmad Luthfi Siapkan Infrastruktur dan UMKM

17 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng, Ahmad Luthfi Siapkan Infrastruktur dan UMKM

Jateng Gayeng
Ratusan Bus Berdatangan ke TMII, Siap Bawa Ribuan Warga Jateng Mudik Gratis

Ratusan Bus Berdatangan ke TMII, Siap Bawa Ribuan Warga Jateng Mudik Gratis

Jateng Gayeng
H-7 Lebaran, Ruas Jalan Semarang-Godong Resmi Beroperasi Kembali

H-7 Lebaran, Ruas Jalan Semarang-Godong Resmi Beroperasi Kembali

Jateng Gayeng
Gubernur Luthfi Tinjau Longsor di Brebes, Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Jalan

Gubernur Luthfi Tinjau Longsor di Brebes, Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Jalan

Jateng Gayeng
Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi, Pemprov Jateng Siapkan Posko Layanan Aduan THR

Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi, Pemprov Jateng Siapkan Posko Layanan Aduan THR

Jateng Gayeng
Kanada Lirik Investasi di Jateng, Gubernur Luthfi Tawarkan Sektor Pertanian dan Kesehatan

Kanada Lirik Investasi di Jateng, Gubernur Luthfi Tawarkan Sektor Pertanian dan Kesehatan

Jateng Gayeng
Jateng Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026, Ahmad Luthfi Akui Kondisi Masih Darurat

Jateng Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026, Ahmad Luthfi Akui Kondisi Masih Darurat

Jateng Gayeng
Ahmad Luthfi Serahkan 36 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Banjarnegara

Ahmad Luthfi Serahkan 36 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Banjarnegara

Jateng Gayeng
Satu Tahun Ahmad Luthfi–Taj Yasin Pimpin Jateng, Begini Dinamika dan Capaian Kinerjanya

Satu Tahun Ahmad Luthfi–Taj Yasin Pimpin Jateng, Begini Dinamika dan Capaian Kinerjanya

Jateng Gayeng
Awal Ramadhan, Gubernur Jateng Sidak Pasar Projo dan Intervensi Harga Pangan

Awal Ramadhan, Gubernur Jateng Sidak Pasar Projo dan Intervensi Harga Pangan

Jateng Gayeng
Realisasi Investasi India di Jateng Tembus Rp 646,52 Miliar, Gubernur Luthfi Tawarkan Peluang Baru

Realisasi Investasi India di Jateng Tembus Rp 646,52 Miliar, Gubernur Luthfi Tawarkan Peluang Baru

Jateng Gayeng
Tinjau Huntara Korban Bencana Tanah Gerak di Tegal, Gubernur Luthfi Berikan Catatan Khusus

Tinjau Huntara Korban Bencana Tanah Gerak di Tegal, Gubernur Luthfi Berikan Catatan Khusus

Jateng Gayeng
Jalur Grobogan—Semarang Putus, Gubernur Jateng Percepat Pemasangan Jembatan Armco untuk Hadapi Mudik

Jalur Grobogan—Semarang Putus, Gubernur Jateng Percepat Pemasangan Jembatan Armco untuk Hadapi Mudik

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com