Ganjar Unggah Surat dari Siswa SMK di Medsos, Netizen Terharu

Kompas.com - 08/08/2019, 13:45 WIB
Mikhael Gewati

Penulis


KOMPAS.com
- Rabu (7/8/2019) malam, Gubernur Jawa Tengah   Ganjar Pranowo mengunggah surat dari Fajar Jaka Surya, siswa SMK Negeri Jateng Semarang di akun Instagram @ganjar_pranowo dan juga twitter @ganjarpranowo.

Surat yang ditulis tangan dalam tiga lembar sobekan buku tulis itu rupanya merupakan cara Fajar menyampaikan amanat ibundanya kepada Ganjar. 

Menurut Fajar, ibunya ingin berterimakasih pada Ganjar. Pasalnya jika tak ada SMK Negeri Jateng yang digagas Ganjar, tak mungkin anaknya bisa melanjutkan sekolah.

Ya, meski berangkat dari keluarga tidak mampu, kini Fajar dapat menikmati fasilitas pendidikan yang sangat baik. Ia tak perlu mikir biaya karena semuanya gratis, mulai dari pendidikan tiga tahun, asrama, makan, buku dan seragam.

Baca juga: Penuhi Keinginan Orangtua, Ganjar Pranowo Akhirnya Jadi Polisi, tapi...

Fajar menerangkan bahwa ibunya adalah single parent yang menghidupi tujuh anak sendirian. Sehari-hari ibunya adalah buruh tenun di Pemalang yang bergaji Rp23.000 seminggu.

Ayah Fajar sendiri telah meninggal sembilan tahun silam. Sementara itu, belakangan tiga kakak Fajar telah kerja.

Sekarang ibunya tinggal merawat dua adik dan satu kakaknya yang berkebutuhan khusus.

"Dulu saya masih bisa sedikit membantu dari hasil ngajar ngaji anak-anak kampung sekitar. Tapi sekarang hanya ibu yang bekerja, karena bapak saya telah meninggal sejak saya kelas 1 SD," tulis dia seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Kamis (8/8/2019).

Ungkapan Fajar tentang keluarga dan perjuangan ibunya itu pun membuat ribuan netizen follower Ganjar mewek dan menaruh simpati.

Baca juga: Cerita Ganjar yang Bujuk Pengemis Tua untuk Pindah ke Panti

Di Instagram misalnya, @ritta79 salah satu akun pengikut Ganjar berkomentar benar-benar terhenyuk saat membaca surat tersebut. 

"Auto netes air mata... Ini ditulis bener-bener dari hati dan pasti netes air mata juga. Antara senang sekolah dan bayangan ibunya bekerja. Bismillah semoga cita-cita kamu dikabulkan Allah SWT aamiin," tulis @ritta79.

Sementara itu, akun @edhy_rangers mengharap agar Ganjar menemui Fajar dan menambah sekolah serupa di seluruh Jawa Tengah.

"Mudah-mudahan Allah memudahkan dek Fajar ketemu pak Ganjar Pranowo. Saya yakin bapak selalu memikirkan kebahagiaan dan kesejahteraan rakyatnya. Semoga ketulusan Pak Ganjar Pranowo jd amal jariyah. Amin," tulis dia.

Asal tahu saja unggahan Ganjar di Instagram tersebut telah disukai 61.612 netizen dan mendapat 2.568 komentar. 

Baca juga: Cerita Ganjar Pranowo Kepincut Scorpio Kustom

Ganjar sendiri dalam caption di unggahan tersebut nampak terenyuh. Pria berambut putih itu mengatakan dirinya berlama-lama membaca surat sembari membayangkan sosok ibu Fajar.

"Saya baca semalam, sengaja berlama-lama, sembari membayangkan ibunya Fajar tersenyum di rumahnya yang sederhana. Terima kasih Fajar, semoga apa yang kamu cita-citakan terlaksana," tulis Ganjar.

Perlu diketahui, Fajar memilih menulis surat karena hanya dengan sarana konvensional itulah ia berpeluang menyapa Ganjar. Pasalnya, telepon seluler adalah barang terlarang di sekolah yang hanya ada tiga buah di Jateng itu.

"Kemarin ketika Pak Ganjar datang ke sekolah bareng ibu Wakil Gubernur Lampung, saya pengin banget mengucapkan tapi kami tidak boleh keluar. Akhirnya saya hanya bisa menulis surat dan menitipkan pada pak guru. Semoga suratnya sampai di tangan jenengan," kata Fajar dalam suratnya.

Terkini Lainnya
Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Jateng Gayeng
Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Jateng Gayeng
17 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng, Ahmad Luthfi Siapkan Infrastruktur dan UMKM

17 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng, Ahmad Luthfi Siapkan Infrastruktur dan UMKM

Jateng Gayeng
Ratusan Bus Berdatangan ke TMII, Siap Bawa Ribuan Warga Jateng Mudik Gratis

Ratusan Bus Berdatangan ke TMII, Siap Bawa Ribuan Warga Jateng Mudik Gratis

Jateng Gayeng
H-7 Lebaran, Ruas Jalan Semarang-Godong Resmi Beroperasi Kembali

H-7 Lebaran, Ruas Jalan Semarang-Godong Resmi Beroperasi Kembali

Jateng Gayeng
Gubernur Luthfi Tinjau Longsor di Brebes, Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Jalan

Gubernur Luthfi Tinjau Longsor di Brebes, Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Jalan

Jateng Gayeng
Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi, Pemprov Jateng Siapkan Posko Layanan Aduan THR

Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi, Pemprov Jateng Siapkan Posko Layanan Aduan THR

Jateng Gayeng
Kanada Lirik Investasi di Jateng, Gubernur Luthfi Tawarkan Sektor Pertanian dan Kesehatan

Kanada Lirik Investasi di Jateng, Gubernur Luthfi Tawarkan Sektor Pertanian dan Kesehatan

Jateng Gayeng
Jateng Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026, Ahmad Luthfi Akui Kondisi Masih Darurat

Jateng Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026, Ahmad Luthfi Akui Kondisi Masih Darurat

Jateng Gayeng
Ahmad Luthfi Serahkan 36 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Banjarnegara

Ahmad Luthfi Serahkan 36 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Banjarnegara

Jateng Gayeng
Satu Tahun Ahmad Luthfi–Taj Yasin Pimpin Jateng, Begini Dinamika dan Capaian Kinerjanya

Satu Tahun Ahmad Luthfi–Taj Yasin Pimpin Jateng, Begini Dinamika dan Capaian Kinerjanya

Jateng Gayeng
Awal Ramadhan, Gubernur Jateng Sidak Pasar Projo dan Intervensi Harga Pangan

Awal Ramadhan, Gubernur Jateng Sidak Pasar Projo dan Intervensi Harga Pangan

Jateng Gayeng
Realisasi Investasi India di Jateng Tembus Rp 646,52 Miliar, Gubernur Luthfi Tawarkan Peluang Baru

Realisasi Investasi India di Jateng Tembus Rp 646,52 Miliar, Gubernur Luthfi Tawarkan Peluang Baru

Jateng Gayeng
Tinjau Huntara Korban Bencana Tanah Gerak di Tegal, Gubernur Luthfi Berikan Catatan Khusus

Tinjau Huntara Korban Bencana Tanah Gerak di Tegal, Gubernur Luthfi Berikan Catatan Khusus

Jateng Gayeng
Jalur Grobogan—Semarang Putus, Gubernur Jateng Percepat Pemasangan Jembatan Armco untuk Hadapi Mudik

Jalur Grobogan—Semarang Putus, Gubernur Jateng Percepat Pemasangan Jembatan Armco untuk Hadapi Mudik

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com