Revitalisasi dan Pembangunan Dermaga, Integrasikan Kepulauan Seribu dengan Daratan Jakarta

Kompas.com - 03/11/2023, 17:46 WIB
A P Sari

Editor

KOMPAS.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta tengah mengupayakan peningkatan layanan transportasi perairan yang terintegrasi di Kepulauan Seribu. Upaya ini dilakukan dengan proyek revitalisasi dan pembangunan dermaga pelabuhan pada 2023.

Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, rencana revitalisasi pelabuhan dilakukan menjadi dua tahap. Tahap pertama dilakukan proses pengadaan barang dan jasa yang dilakukan pada semester I-2023. Sementara pelaksanaan pembangunan revitalisasi pelabuhan pada semester II-2023.

Syafrin menjelaskan, pada program kegiatan Unit Penyelenggara Pelabuhan Daerah Tahun 2023, ada empat lokasi yang direvitalisasi, yakni Pelabuhan Pulau Pramuka, Pelabuhan Pulau Sebira, Pelabuhan Pulau Pari, dan Pelabuhan Pulau Tidung Lanjutan.

Menurut Syafrin, proyek revitalisasi dan pembangunan sangat penting. Sebab, pelabuhan merupakan tempat yang terdiri dari daratan dan perairan dengan batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintah dan ekonomi.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Targetkan 200 Bus Listrik Beroperasi di 2024

“Dalam kegiatannya, pelabuhan memiliki fungsi, di antaranya untuk pemerintahan dan pengusahaan. Untuk dapat melaksanakan fungsi tersebut, diperlukan fasilitas penunjang pelabuhan,” kata Syafrin dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Senin (30/10/2023).

Lebih lanjut, Syafrin menjelaskan bahwa terdapat sejumlah tantangan dalam pengerjaan proyek dermaga di Kepulauan Seribu. Misalnya, cuaca dan gelombang yang tidak bisa diperkirakan serta lingkup area pekerjaan di pulau yang terbatas.

“Mobilisasi peralatan dan material juga sempat terhambat karena perizinan dari pihak pelabuhan. Moda transportasi untuk pengiriman juga masih sangat terbatas dikarenakan baru ada pembangunan skala besar seperti ini,” jelas Syafrin.

Adapun revitalisasi dermaga pelabuhan dilakukan dengan mengerjakan beberapa bagian dan berbeda-beda untuk setiap pulau. Pulau Pramuka, misalnya, dengan mengerjakan terminal pelabuhan dan jembatan penyeberangan orang (JPO).

Baca juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif, Pemprov DKI Jakarta Akan Gelar JIAF 2023

Sementara itu, revitalisasi di Pelabuhan di Pulau Sebira diadakan dengan pengerjaan mekanikal elektrikal serta plumbing dan sea water reverse osmosis system (SWRO).

“Di Pelabuhan Pulau Tidung Lanjutan, dilakukan pengerjaan rumah generator set (genset) dan ground water tank dan ruang pompa. Di Pelabuhan Pulau Pari, pengerjaan yang dilakukan adalah breakwater dan dinding penahan tanah atau sheet pile,” ujar Syafrin.

Ia berharap, proyek revitalisasi dan pembangunan dermaga pelabuhan ini dapat memberikan dampak yang baik untuk pengembangan kawasan Kepulauan Seribu.

“Dengan dermaga yang lebih baik, proses embarkasi dan debarkasi penumpang akan lebih aman. Kapal pun akan lebih mudah masuk ke Kepulauan Seribu dapat bersandar lebih aman. Tentunya juga akan ada dampak pariwisata,” tutur Syafrin.

Baca juga: Kata Pemprov DKI Jakarta Soal Diputuskannya Uji Emisi di Ibu Kota

Transportasi air yang terintegrasi

Pelabuhan Muara Angke.DOK. Pemprov DKI Jakarta Pelabuhan Muara Angke.

Upaya peningkatan fasilitas dan sarana dermaga di Kepulauan Seribu merupakan bukti itikad baik Dishub Jakarta dalam meningkatkan kualitas transportasi. Hal ini diamini Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Jakarta Yusa Cahya Permana.

Ia menilai, proyek Revitalisasi dan Pembangunan Dermaga tersebut merupakan niat baik dalam memperbaiki konektivitas antara Kabupaten Kepulauan Seribu dengan wilayah darat Jakarta.

“Menghubungkan Kepulauan Seribu hanya bisa diakses dengan kapal. Revitalisasi ini akan membantu memperlancar aktivitas eksisting. Soal sejauh mana efektivitasnya, harus ada kajian dan realisasi yang sesuai,” ucap Yusa kepada Kompas.com, Rabu (1/11/2023).

Lebih lanjut, Yusa mengimbau Pemprov DKI Jakarta untuk dapat memperhatikan kesesuaian lokasi revitalisasi, tipe, dan desain dengan aktivitas utama di Kepulauan Seribu. Selain itu, ia juga meminta Pemprov DKI untuk memperhatikan rencana ke depan, terutama untuk masyarakat yang terdampak revitalisasi pelabuhan.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Pastikan Stok Pangan Aman hingga Akhir Tahun

“Revitalisasi dermaga harus melihat pada perencanaan yang jelas, baik dari aspek perbaikan ekonomi, logistik, pendidikan, kesehatan, maupun pariwisata. Pemerintah juga harus mempertimbangkan aktivitas ekonomi, sosial, budaya, dan kegiatan masyarakat terkait sejauh mana efeknya serta bagaimana layanan transportasi yang akan dihadirkan,” terang Yusa.

Ia menambahkan, pengoperasian dermaga harus dibarengi layanan desain transportasi yang berkelanjutan. Jika tidak, kehadiran dermaga tidak akan memberikan dampak yang besar.

“Pemprov DKI Jakarta wajib memiliki kajian yang jelas terkait proyek revitalisasi yang dikerjakan. Dalam setiap dokumen, harus ada dampak positif dan negatif. Dokumen harus menjadi acuan kesesuaian pencapaian dampak positif dan pencegahan dampak negatif,” urai Yusa.

Selain itu, lanjut Yusa, proses pembangunan juga harus memperhatikan lokasi yang strukturnya banyak terumbu karang. Sementara, dari aktivitas pelabuhan jika sudah beroperasi, harus ada pengelolaan limbah atau bocoran minyak agar tidak mencemari laut di sekitar dermaga.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Catat 1,2 Juta Kendaraan Telah Uji Emisi

“Kuncinya, pemerintah harus terbuka dan melakukan kajian yang menyeluruh agar masyarakat, khususnya yang berada di Kepulauan Seribu, dapat ikut mengawasi. Perlu ada rencana revitalisasi dan jenis layanan transportasi yang akan dioperasikan” papar Yusa. (Rindu Pradipta Hestya)

Terkini Lainnya
Ringankan Beban TPST Bantargebang, DLH Jakarta Optimalisasi RDF Plant Rorotan

Ringankan Beban TPST Bantargebang, DLH Jakarta Optimalisasi RDF Plant Rorotan

Jakarta Maju Bersama
RDF Plant Dinilai Tepat Atasi Sampah Jakarta, Residu Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

RDF Plant Dinilai Tepat Atasi Sampah Jakarta, Residu Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

Jakarta Maju Bersama
Ahli Lingkungan ITB: RDF Plant Solusi Paling Sesuai untuk Atasi Sampah Jakarta

Ahli Lingkungan ITB: RDF Plant Solusi Paling Sesuai untuk Atasi Sampah Jakarta

Jakarta Maju Bersama
DLH Jakarta Gandeng Ahli Lingkungan untuk Evaluasi Sumber Kebauan RDF Plant Rorotan

DLH Jakarta Gandeng Ahli Lingkungan untuk Evaluasi Sumber Kebauan RDF Plant Rorotan

Jakarta Maju Bersama
Diskusi dengan Tim Kerja Pemantauan, DLH Jakarta Ingin RDF Plant Rorotan Dioperasikan Kembali

Diskusi dengan Tim Kerja Pemantauan, DLH Jakarta Ingin RDF Plant Rorotan Dioperasikan Kembali

Jakarta Maju Bersama
Hasil Dialog dengan Warga, DLH Jakarta Bentuk Tim Pengawas dan SOP Khusus RDF Plant Rorotan

Hasil Dialog dengan Warga, DLH Jakarta Bentuk Tim Pengawas dan SOP Khusus RDF Plant Rorotan

Jakarta Maju Bersama
RDF Rorotan Hadir sebagai Solusi, Berikut Komentar Warga

RDF Rorotan Hadir sebagai Solusi, Berikut Komentar Warga

Jakarta Maju Bersama
Dukungan Mengalir, LMK Cakung Nyatakan RDF Rorotan Perlu Terus Beroperasi

Dukungan Mengalir, LMK Cakung Nyatakan RDF Rorotan Perlu Terus Beroperasi

Jakarta Maju Bersama
Ekonomi Jakarta Menguat Sepanjang 2025, Tiga Sektor Ini Jadi Penopang

Ekonomi Jakarta Menguat Sepanjang 2025, Tiga Sektor Ini Jadi Penopang

Jakarta Maju Bersama
Salat Subuh Berjamaah di Balai Kota, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen Kerukunan dan Keberpihakan pada Warga

Salat Subuh Berjamaah di Balai Kota, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen Kerukunan dan Keberpihakan pada Warga

Jakarta Maju Bersama
Pramono Anung Luncurkan Modul Penerimaan Daerah, Pajak Lebih Transparan dan Terdata

Pramono Anung Luncurkan Modul Penerimaan Daerah, Pajak Lebih Transparan dan Terdata "Real Time"

Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Jakarta Raih Peringkat Pertama dalam Pencegahan Korupsi Versi KPK

Pemprov DKI Jakarta Raih Peringkat Pertama dalam Pencegahan Korupsi Versi KPK

Jakarta Maju Bersama
Gubernur Pramono Soroti Peran Strategis Waduk Pluit Kendalikan Banjir Jakarta

Gubernur Pramono Soroti Peran Strategis Waduk Pluit Kendalikan Banjir Jakarta

Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Perkuat Kampung Siaga TBC, Pengamat: Ini Langkah Tepat

Pemprov DKI Perkuat Kampung Siaga TBC, Pengamat: Ini Langkah Tepat

Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Jakarta Perkuat Pemantauan Kualitas Udara lewat 111 SPKU Terintegrasi

Pemprov DKI Jakarta Perkuat Pemantauan Kualitas Udara lewat 111 SPKU Terintegrasi

Jakarta Maju Bersama
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com