Aplikasi e-Uji Emisi Dapat Kurangi Polusi Udara DKI, Asalkan..

Kompas.com - Selasa, 5 November 2019
Aplikasi e-Uji Emisi Dapat Kurangi Polusi Udara DKI, Asalkan..ANTARA FOTO/ADNAN NANDASeorang petugas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta melakukan uji emisi kendaraan dinas saat peluncuran aplikasi e-Uji Emisi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/8/2019). Pemprov DKI Jakarta meluncurkan aplikasi e-Uji Emisi untuk mempermudah masyarakat melakukan uji emisi kendaraan.

KOMPAS.com - Sejak 2019 Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperketat ketentuan uji emisi bagi seluruh kendaraan pribadi.Langkah diambil guna mengendalikan kualitas udara di wilayah Ibu Kota.

Pemprov juga memastikan tidak ada kendaraan pribadi berusia lebih dari 10 tahun yang dapat beroperasi di wilayah DKI Jakarta pada 2025.

Disnas Perubuhan DKI Jakarta bahkan telah meluncurkan aplikasi e- Uji Emisi sejak beberapa tahun lalu.

Kepala Seksi Penanggulangan Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta, Agung Pujo Winarko mengatakan, aplikasi ini untuk memberikan informasi seputar uji emisi sehingga memudahkan masyarakat yang akan melakukan uji emisi kendaraan yang dimilikinya.

Baca juga: Upaya Dinas Kesehatan DKI Jakarta Tekan Angka Masyarakat Terdampak Pencemaran Udara

“Aplikasi e- Uji Emisi ini baru dapat digunakan untuk pengguna Android. Di aplikasi ini ada berbagai informasi seputar uji emisi yang dapat digunakan masyarakat,” kata Agung dalam keterangan tertulisnya pada Kompas.com.

Fitur dalam aplikasi ini akan memperlihatkan riwayat kendaraan masyarakat, informasi kendaraan dan hasil dari uji emisi tersebut.

Pengguna juga dapat melihat aturan pemerintah terkait uji emisi, serta lokasi bengkel-bengkel uji emisi terdekat di mana dia berada sehingga tak perlu repot mencari bengkel tempat uji emisi.

Cara kerja aplikasi

Untuk melakukan uji emisi, pertama-tama teknisi bengkel akan menyiapkan mesin uji yang tersedia di bengkel tersebut. Lalu montir akan memasukkan alat tersebut ke knalpot kendaraan yang ingin diuji emisi.

Setelah beberapa menit, akan keluar data emisi dari mobil tersebut. Data tersebut akan dimasukkan ke aplikasi uji emisi yang dapat diakses montir bengkel melalui komputer.

"Untuk penginputan data, masuk ke aplikasi uji emisi nanti kami proses penginputan dari hasil uji emisi ini data-datanya," kata Sugeng Waluyo, technical leader dari Bengkel Astrindo, Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, seperti dimuat di Kompas.com, (15/8/2019).

Baca juga: Diluncurkan Anies, Begini Cara Kerja Aplikasi e-Uji Emisi

Namun, angka-angka tersebut harus dimasukkan secara manual oleh para montir.

"Di aplikasi ini sudah ada ambang batasnya sendiri, kami masukin, kami klik langsung tertera di bawah atau di atas, kalau misalkan enggak lulus pasti di atas," ujarnya.

Setelah proses input selesai, warga bisa melihat hasil uji emisi mereka menggunakan aplikasi yang ada di ponsel.

Pengguna tinggal memasukkan nomor polisi kendaraan tersebut ke dalam aplikasi untuk memastikan apakah mobilnya lulus uji emisi atau tidak.

Tekan polusi udara

Agung menjelaskan, uji emisi sangat penting untuk menghindari polusi udara di Jakarta. Saat ini, sekitar 60-70 persen polusi berasal dari kendaraan bermotor. Dengan uji emisi ini, masyarakat akan turut memperbaiki kualitas udara.

" Uji emisi ini ada ambang batasnya dan berapa maksimalnya? Kalau di atas itu, berarti potensi pencemarannya lebih,” ucap Agung.

Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta gencar melakukan uji emisi untuk kendaraan yang dipakai aparatur sipil negara (ASN). Salah satunya di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara (Jakut).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melambaikan tangan saat konvoi menggunakan kendaraan elektrik di Festival Langit Biru, Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/10/2019). Kampanye tersebut bertujuan mengenalkan kendaraan listrik yang ramah lingkungan guna mengurangi polusi udara.KOMPAS.com/M ZAENUDDIN Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melambaikan tangan saat konvoi menggunakan kendaraan elektrik di Festival Langit Biru, Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/10/2019). Kampanye tersebut bertujuan mengenalkan kendaraan listrik yang ramah lingkungan guna mengurangi polusi udara.

Wali Kota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau menegaskan, kendaraan mobil ASN yang tidak lulus uji emisi tidak diperbolehkan memarkir kendaraan di lingkungan Kantor Wali Kota.

"Tujuan kami melaksanakan aturan baru ini untuk mengurangi polusi udara di Jakarta Utara, kalau ada karyawan di lingkungan Pemkot Jakut tidak lulus uji emisi, dia tidak boleh memarkir kendaraannya di sini," kata Syamsuddin.

Kepala Dins (Kadis) Lingkungan Hiudo (LH) DKI Jakarta Andoro Warih mengatakan, sebanyak 155 bengkel di Jakarta telah terintegrasi dengan aplikasi e-Uji Emisi. Dia berharap semakin banyak bengkel yang terintegrasi dengan aplikasi tersebut.

"Semakin banyak bengkel yang memberikan layanan uji emisi akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk ikut berkontribusi meminimalkan polusi di Jakarta," kata dia.

Dia menargetkan ada 933 unit bengkel uji emisi untuk mewujudkan Jakarta bebas populasi pada 2020. Saat ini, ada 7 juta mobil yang melakukan uji emisi selama setahun.

Dalam satu tahun, mereka melakukan dua kali uji emisi dengan perhitungan satu bengkel melayani 25 mobil dalam sehari.

Pemprov DKI juga telah menerapkan aturan uji emisi untuk seluruh kendaraan bermotor yang melintas di Jakarta pada 2020.

Dengan diberlakukannya aturan resmi mengenai uji emisi, hanya kendaraan dengan kualitas mesin baik yang dapat beredar di jalanan kota Jakarta.

Harapanya, masyarakat pun ikut menghasilkan lingkungan dengan udara yang bebas polusi.

EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Penataan Kawasan Wisata di DKI Ternyata Terinspirasi Objek WIsata Mancanegara
Penataan Kawasan Wisata di DKI Ternyata Terinspirasi Objek WIsata Mancanegara
Jakarta Maju Bersama
Budidaya Maggot dan Bank Sampah, Solusi Atasi Sampah Rumah Tangga DKI
Budidaya Maggot dan Bank Sampah, Solusi Atasi Sampah Rumah Tangga DKI
Jakarta Maju Bersama
Upaya Disparbud DKI Bangkitkan Destinasi Wisata Jakarta Berbasis Kawasan
Upaya Disparbud DKI Bangkitkan Destinasi Wisata Jakarta Berbasis Kawasan
Jakarta Maju Bersama
Sebagian Anak Sekolah di Jakarta Kini Mendapat Sarapan Gratis
Sebagian Anak Sekolah di Jakarta Kini Mendapat Sarapan Gratis
Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Pastikan Ketersediaan Air Bersih bagi Warga Jakarta
Pemprov DKI Pastikan Ketersediaan Air Bersih bagi Warga Jakarta
Jakarta Maju Bersama
Jakarta Investment Centre Mendorong Peningkatan Investasi Melalui Layanan Satu Pintu
Jakarta Investment Centre Mendorong Peningkatan Investasi Melalui Layanan Satu Pintu
Jakarta Maju Bersama
Revitalisasi Rusunawa, Langkah Pemprov DKI Buat Warga Ibu Kota Punya Hunian Layak
Revitalisasi Rusunawa, Langkah Pemprov DKI Buat Warga Ibu Kota Punya Hunian Layak
Jakarta Maju Bersama
Gerakan Samtama, Cara Jitu Pemprov Jakarta Atasi Sampah
Gerakan Samtama, Cara Jitu Pemprov Jakarta Atasi Sampah
Jakarta Maju Bersama
3 Strategi Pemprov DKI dalam Mengelola Sampah Jakarta
3 Strategi Pemprov DKI dalam Mengelola Sampah Jakarta
Jakarta Maju Bersama
Tingkatkan Minat Baca Warga DKI, Dispusip Jakarta Lakukan 4 Cara Ini
Tingkatkan Minat Baca Warga DKI, Dispusip Jakarta Lakukan 4 Cara Ini
Jakarta Maju Bersama
Dispusip DKI Jakarta Tambah Koleksi Buku Pusat Dokumen Sastra HB Jassin
Dispusip DKI Jakarta Tambah Koleksi Buku Pusat Dokumen Sastra HB Jassin
Jakarta Maju Bersama
Tingkatan Minat Baca, Pemprov DKI Galakan Program Baca Jakarta
Tingkatan Minat Baca, Pemprov DKI Galakan Program Baca Jakarta
Jakarta Maju Bersama
 Warga Kehormatan Jakarta yang Ingin Bayar PBB Gratis, Ini Syaratnya
Warga Kehormatan Jakarta yang Ingin Bayar PBB Gratis, Ini Syaratnya
Jakarta Maju Bersama
Dapat Pembebasan PBB Rumah Ayahnya, Putri Sulung Mohammad Hatta Ini Terharu
Dapat Pembebasan PBB Rumah Ayahnya, Putri Sulung Mohammad Hatta Ini Terharu
Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Berlakukan Penggratisan PBB bagi Warga Kehormatan Jakarta
Pemprov DKI Berlakukan Penggratisan PBB bagi Warga Kehormatan Jakarta
Jakarta Maju Bersama