KOMPAS.com – Ada yang berbeda dari perayaan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tepatnya di Lapangan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT), Rabu (20/5/2026).
Pada perayaan Harkitnas tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes resmi meluncurkan Jejaring Kerja Pariwara Antikorupsi KPK.
Peluncuran ini ditandai dengan aksi simbolis pelepasan burung merpati oleh Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma bersama Wakil Bupati Wurja dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Merpati yang terbang bebas menjadi simbol kuat dari komitmen Brebes dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Baca juga: Pemkab Brebes Usut 3.000 ASN Pengguna Aplikasi Presensi Ilegal, Mayoritas Kalangan Guru
Inovasi keren ini lahir dari rahim sinergi antara Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Dinkominfotik) Brebes bersama Inspektorat Daerah Kabupaten Brebes. Tujuannya adalah untuk mengepung ruang publik dengan kampanye antikorupsi yang masif lewat berbagai kanal komunikasi.
Kepala Dinkominfotik Brebes Warsito Eko Putro mengungkapkan bahwa kolaborasi ini adalah langkah konkret menindaklanjuti program Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dengan sinergi itu, Inspektorat Brebes berperan sebagai pengawal konten dan pengawasan, sementara Dinkominfotik Brebes bertindak sebagai "pengeras suara" ke masyarakat.
“Materi edukasi antikorupsi nantinya akan dikemas secara kreatif dan komunikatif agar mudah dipahami masyarakat. Kami ingin menciptakan budaya antikorupsi, bebas pungli, dan transparan di setiap lini pelayanan publik,” ujar Warsito.
Baca juga: Kolaborasi Pemkab Brebes dan PT Djarum Sulap 10 Hunian Tak Layak Huni Jadi Simbol Harapan Baru
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan bahwa perang melawan korupsi tidak cukup hanya lewat sidak atau pengawasan ketat, melainkan harus lewat edukasi yang menyentuh hati masyarakat.
“Gerakan antikorupsi harus jadi budaya bersama. Dengan sinergi antar-OPD ini, kita ingin pelayanan publik di Brebes makin transparan, akuntabel, dan dipercaya masyarakat,” tegas Bupati Paramitha.