Lawan Korupsi, Dinkominfotik Brebes dan Inspektorat Hadirkan Jejaring Pariwara Antikorupsi KPK di Harkitnas

Kompas.com - 20/05/2026, 15:01 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com – Ada yang berbeda dari perayaan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tepatnya di Lapangan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT), Rabu (20/5/2026).

Pada perayaan Harkitnas tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes resmi meluncurkan Jejaring Kerja Pariwara Antikorupsi KPK.

Peluncuran ini ditandai dengan aksi simbolis pelepasan burung merpati oleh Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma bersama Wakil Bupati Wurja dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Merpati yang terbang bebas menjadi simbol kuat dari komitmen Brebes dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Baca juga: Pemkab Brebes Usut 3.000 ASN Pengguna Aplikasi Presensi Ilegal, Mayoritas Kalangan Guru

Inovasi keren ini lahir dari rahim sinergi antara Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Dinkominfotik) Brebes bersama Inspektorat Daerah Kabupaten Brebes. Tujuannya adalah untuk mengepung ruang publik dengan kampanye antikorupsi yang masif lewat berbagai kanal komunikasi.

Kepala Dinkominfotik Brebes Warsito Eko Putro mengungkapkan bahwa kolaborasi ini adalah langkah konkret menindaklanjuti program Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dengan sinergi itu, Inspektorat Brebes berperan sebagai pengawal konten dan pengawasan, sementara Dinkominfotik Brebes bertindak sebagai "pengeras suara" ke masyarakat.

“Materi edukasi antikorupsi nantinya akan dikemas secara kreatif dan komunikatif agar mudah dipahami masyarakat. Kami ingin menciptakan budaya antikorupsi, bebas pungli, dan transparan di setiap lini pelayanan publik,” ujar Warsito.

Baca juga: Kolaborasi Pemkab Brebes dan PT Djarum Sulap 10 Hunian Tak Layak Huni Jadi Simbol Harapan Baru

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan bahwa perang melawan korupsi tidak cukup hanya lewat sidak atau pengawasan ketat, melainkan harus lewat edukasi yang menyentuh hati masyarakat.

“Gerakan antikorupsi harus jadi budaya bersama. Dengan sinergi antar-OPD ini, kita ingin pelayanan publik di Brebes makin transparan, akuntabel, dan dipercaya masyarakat,” tegas Bupati Paramitha.

Terkini Lainnya
Pemkab Brebes Raih Opini WTP Ke-7, Bukti Konsistensi Jaga Pengelolaan Keuangan Daerah

Pemkab Brebes Raih Opini WTP Ke-7, Bukti Konsistensi Jaga Pengelolaan Keuangan Daerah

Brebes
Bupati Paramitha Raih Disway Top Regional Leader Awards, Pertanian Brebes Tuai Apresiasi Nasional

Bupati Paramitha Raih Disway Top Regional Leader Awards, Pertanian Brebes Tuai Apresiasi Nasional

Brebes
Transformasi BUMD Brebes, PT AUB Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Transformasi BUMD Brebes, PT AUB Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Brebes
Genjot IPM Brebes, Bupati Paramitha Jadikan Jawara 2026 Penguat Kepercayaan Diri Warga Belajar

Genjot IPM Brebes, Bupati Paramitha Jadikan Jawara 2026 Penguat Kepercayaan Diri Warga Belajar

Brebes
Hari Lahir Pancasila, Wabup Brebes Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Pancasila

Hari Lahir Pancasila, Wabup Brebes Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Pancasila

Brebes
Tangkal Praktik Kecurangan, Pemkab Brebes Pastikan SPMB 2026 Berjalan Daring dan Gratis

Tangkal Praktik Kecurangan, Pemkab Brebes Pastikan SPMB 2026 Berjalan Daring dan Gratis

Brebes
Lawan Korupsi, Dinkominfotik Brebes dan Inspektorat Hadirkan Jejaring Pariwara Antikorupsi KPK di Harkitnas

Lawan Korupsi, Dinkominfotik Brebes dan Inspektorat Hadirkan Jejaring Pariwara Antikorupsi KPK di Harkitnas

Brebes
162 KDMP Dibangun di Brebes, Bupati Paramitha Fokus pada UMKM dan Ekonomi Lokal

162 KDMP Dibangun di Brebes, Bupati Paramitha Fokus pada UMKM dan Ekonomi Lokal

Brebes
Tekan Kemiskinan, Brebes Dapat Dukungan Rp 28 Miliar dari Pemprov Jateng

Tekan Kemiskinan, Brebes Dapat Dukungan Rp 28 Miliar dari Pemprov Jateng

Brebes
Brebes Menuju Desa Digital, 8 Desa Pelosok Kini Terhubung Internet

Brebes Menuju Desa Digital, 8 Desa Pelosok Kini Terhubung Internet

Brebes
Bidik Pasar Eropa, Bupati Brebes Gandeng Dubes RI di Roma untuk Akselerasi Ekspor Produk Olahan

Bidik Pasar Eropa, Bupati Brebes Gandeng Dubes RI di Roma untuk Akselerasi Ekspor Produk Olahan

Brebes
Kolaborasi Pemkab Brebes dan PT Djarum Sulap 10 Hunian Tak Layak Huni Jadi Simbol Harapan Baru

Kolaborasi Pemkab Brebes dan PT Djarum Sulap 10 Hunian Tak Layak Huni Jadi Simbol Harapan Baru

Brebes
Bupati Brebes Ungkap Progres Sekolah Rakyat Capai 4 Persen, Akses Diperkuat Jembatan Bailey

Bupati Brebes Ungkap Progres Sekolah Rakyat Capai 4 Persen, Akses Diperkuat Jembatan Bailey

Brebes
HUT Otoda Ke-30, Bupati Brebes Tekankan E-Government untuk Sapu Bersih Korupsi

HUT Otoda Ke-30, Bupati Brebes Tekankan E-Government untuk Sapu Bersih Korupsi

Brebes
Pemkab Brebes Wanti-wanti Soal Alih Fungsi Lahan, Bupati: Investor Jangan Kuasai Lahan Hijau

Pemkab Brebes Wanti-wanti Soal Alih Fungsi Lahan, Bupati: Investor Jangan Kuasai Lahan Hijau

Brebes
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com