Bidik Pasar Eropa, Bupati Brebes Gandeng Dubes RI di Roma untuk Akselerasi Ekspor Produk Olahan

Kompas.com - 30/04/2026, 10:14 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes menargetkan ekspansi pasar internasional, khususnya Eropa, melalui penguatan ekspor produk olahan unggulan daerah.

Dalam pertemuan strategis di Pendopo Kabupaten Brebes, Rabu (29/4/2026), Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) RI untuk Republik Italia, Junimart Girsang. Pertemuan tersebut membahas peta jalan pengembangan komoditas unggulan Brebes menuju pasar global.

Kepada Junimart, bupati yang akrab disapa Mitha itu menyampaikan bahwa Brebes tengah mendorong langkah go international secara terarah dan terukur.

"Sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Tengah (Jateng), kami punya produk komoditas yang kami yakin layak masuk pasar Eropa," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (30/4/2026).

Mitha menegaskan, agenda go international telah menjadi bagian dari visi “ Brebes Beres” yang menjadi arah pembangunan daerah.

Baca juga: Perkuat Ekonomi Daerah, Bupati Brebes Dorong Peran Kadin Jadi Jembatan Pemda dan Pelaku Usaha

“Kami sadar, go international bukan sekadar mengirim produk. Ini soal jaringan, standar, dan mitra yang tepat. Itulah mengapa kehadiran Bapak Duta Besar hari ini sangat berarti,” lanjutnya.

Dengan pertumbuhan ekonomi Brebes pada 2025 yang tercatat sebesar 5,42 persen, sedikit di atas rata-rata Jateng sebesar 5,37 persen, Pemkab Brebes menargetkan penguatan ekspor berbasis produk olahan bernilai tambah.

"Kami berharap pertemuan ini bisa berkembang ke pertemuan-pertemuan selanjutnya dengan output dan outcome yang konkret. Brebes siap," kata Mitha.

Produsen besar, pangsa global masih terbatas

Pada kesempatan tersebut, Mitha memaparkan data produksi bawang merah sebagai komoditas unggulan Brebes.

Pada 2024, Brebes memproduksi sekitar 409.000 ton bawang merah, setara dengan 60 persen produksi Jateng dan 20 persen produksi nasional.

Baca juga: HUT Otoda Ke-30, Bupati Brebes Tekankan E-Government untuk Sapu Bersih Korupsi

Pada Juni 2025, Pemkab Brebes juga telah melakukan ekspor perdana sebanyak 11.800 ton bawang merah segar ke Thailand, Singapura, dan Vietnam, dengan target 20.000 ton hingga akhir tahun.

 

Meski demikian, Mitha menilai posisi Indonesia di pasar global masih belum sebanding dengan kapasitas produksinya.

“Kami produsen besar, tetapi masih menjadi pemain kecil di pasar global. Eropa menjadi langkah berikutnya,” tegasnya.

Fokus ekspor produk olahan

Mitha menjelaskan bahwa strategi masuk pasar Eropa tidak akan sama dengan ekspor ke kawasan Asia Tenggara. Pasar Eropa, kata dia, lebih menuntut produk bernilai tambah tinggi.

Produk yang disiapkan, antara lain bawang olahan, pasta bawang, bawang goreng premium, hingga produk turunan telur asin Brebes.

Momentum ekspor ke Eropa juga didukung penyelesaian Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) pada September 2025 yang akan berlaku pada awal 2027.

Baca juga: Bupati Brebes Ungkap Progres Sekolah Rakyat Capai 4 Persen, Akses Diperkuat Jembatan Bailey

Selain bawang merah, Pemkab Brebes memetakan tiga komoditas unggulan lain yang siap masuk rantai ekspor.

Pertama, batik Salem yang dikerjakan secara manual oleh sekitar 200 perajin di dua desa di Kecamatan Salem.

Kedua, sektor perikanan dan tambak dengan nilai produksi mencapai Rp 462 miliar per tahun, meliputi 5.901 ton bandeng, 2.397 ton udang, dan 63.000 ton rumput laut pada 2025.

Ketiga, telur asin yang kini mulai dikembangkan menjadi produk olahan, seperti bumbu tabur, saus pasta, hingga makanan ringan premium.

“Ini bukan sekadar pasokan domestik, tetapi bagian dari ekonomi biru yang siap bersaing secara global,” ujar Mitha.

Pada 2025, Brebes juga memproduksi 1.512 ton telur itik sebagai bahan baku utama telur asin yang kini mulai diarahkan ke segmen premium food internasional.

Baca juga: Kolaborasi Pemkab Brebes dan PT Djarum Sulap 10 Hunian Tak Layak Huni Jadi Simbol Harapan Baru

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas percepatan pendaftaran Indikasi Geografis (IG) “ Bawang Merah Brebes” sebagai penguatan merek dagang daerah.

Status IG tersebut diharapkan menjadi payung hukum sekaligus branding bagi produk olahan turunannya.

Saat ini, Italia memiliki lebih dari 890 produk Indikasi Geografis terdaftar di Uni Eropa, sementara Indonesia masih di bawah 100 produk.

“Bawang Merah Brebes belum memiliki status IG. Ini menjadi celah yang harus kami kejar, dan kami terbuka untuk belajar dari mitra terbaik,” kata Mitha.

Baca juga: Warga Brebes Aksi Jalan Kaki 180 Km, Desak Pembentukan Kabupaten Brebes Selatan

Apresiasi dari Dubes RI

Menanggapi pemaparan Mitha, Duta Besar RI untuk Italia Junimart Girsang mengapresiasi langkah Pemkab Brebes dalam membuka akses pasar internasional.

Menurutnya, komitmen kepala daerah menjadi modal penting dalam memperkuat kerja sama global.

"Saya mengapresiasi niat tulus Ibu Bupati untuk memajukan Brebes. Komitmen seperti inilah yang dibutuhkan agar potensi daerah benar-benar bisa naik kelas," ujar Junimart. 

Ia juga menyatakan kesiapan untuk menjembatani kerja sama Pemkab Brebes dengan berbagai lembaga di Italia, termasuk dalam pengolahan pangan, penguatan Indikasi Geografis, hingga pengembangan jejaring strategis.

Junimart menegaskan bahwa keberhasilan kerja sama internasional bergantung pada kesiapan daerah dalam memenuhi standar mutu, sertifikasi, dan tata kelola.

Adapun Junimart Girsang saat ini menjabat sebagai Dubes RI untuk Republik Italia, Republik Malta, Republik San Marino, dan Republik Siprus, sekaligus Wakil Tetap RI untuk FAO, International Fund for Agricultural Development (IFAD), World Food Programme (WFP), dan International Institute for the Unification of Private Law (UNIDROIT). 

Baca juga: Rencana Anggaran Baju Olahraga Pegawai RSUD Brebes Rp 350 Juta, Direktur: Bukan Prioritas

Terkini Lainnya
Tekan Kemiskinan, Brebes Dapat Dukungan Rp 28 Miliar dari Pemprov Jateng

Tekan Kemiskinan, Brebes Dapat Dukungan Rp 28 Miliar dari Pemprov Jateng

Brebes
Brebes Menuju Desa Digital, 8 Desa Pelosok Kini Terhubung Internet

Brebes Menuju Desa Digital, 8 Desa Pelosok Kini Terhubung Internet

Brebes
Bidik Pasar Eropa, Bupati Brebes Gandeng Dubes RI di Roma untuk Akselerasi Ekspor Produk Olahan

Bidik Pasar Eropa, Bupati Brebes Gandeng Dubes RI di Roma untuk Akselerasi Ekspor Produk Olahan

Brebes
Kolaborasi Pemkab Brebes dan PT Djarum Sulap 10 Hunian Tak Layak Huni Jadi Simbol Harapan Baru

Kolaborasi Pemkab Brebes dan PT Djarum Sulap 10 Hunian Tak Layak Huni Jadi Simbol Harapan Baru

Brebes
Bupati Brebes Ungkap Progres Sekolah Rakyat Capai 4 Persen, Akses Diperkuat Jembatan Bailey

Bupati Brebes Ungkap Progres Sekolah Rakyat Capai 4 Persen, Akses Diperkuat Jembatan Bailey

Brebes
HUT Otoda Ke-30, Bupati Brebes Tekankan E-Government untuk Sapu Bersih Korupsi

HUT Otoda Ke-30, Bupati Brebes Tekankan E-Government untuk Sapu Bersih Korupsi

Brebes
Pemkab Brebes Wanti-wanti Soal Alih Fungsi Lahan, Bupati: Investor Jangan Kuasai Lahan Hijau

Pemkab Brebes Wanti-wanti Soal Alih Fungsi Lahan, Bupati: Investor Jangan Kuasai Lahan Hijau

Brebes
Perkuat Ekonomi Daerah, Bupati Brebes Dorong Peran Kadin Jadi Jembatan Pemda dan Pelaku Usaha

Perkuat Ekonomi Daerah, Bupati Brebes Dorong Peran Kadin Jadi Jembatan Pemda dan Pelaku Usaha

Brebes
Bupati Paramitha Fokus Benahi Birokrasi, Ekonomi, dan SDM lewat Visi Brebes Beres

Bupati Paramitha Fokus Benahi Birokrasi, Ekonomi, dan SDM lewat Visi Brebes Beres

Brebes
Tekankan Pentingnya Integritas, Sekda Brebes Imbau PPK Jaga Profesionalisme dan Jauhi Praktik Suap

Tekankan Pentingnya Integritas, Sekda Brebes Imbau PPK Jaga Profesionalisme dan Jauhi Praktik Suap

Brebes
Halalbihalal Warga Brebes di Jakarta Soroti Kemiskinan, Perantau Diajak Terlibat

Halalbihalal Warga Brebes di Jakarta Soroti Kemiskinan, Perantau Diajak Terlibat

Brebes
Lepas 354 Jemaah Calon Haji Brebes, Bupati Paramitha Minta Mereka Jaga Nama Baik Daerah

Lepas 354 Jemaah Calon Haji Brebes, Bupati Paramitha Minta Mereka Jaga Nama Baik Daerah

Brebes
Paparkan Sistem Manajemen Talenta ASN di BKN, Pemkab Brebes Tuai Apresiasi

Paparkan Sistem Manajemen Talenta ASN di BKN, Pemkab Brebes Tuai Apresiasi

Brebes
Brebes Bakal Punya Mega Farm Sapi Perah Terbesar RI, Produksi Tembus 180.000 Ton

Brebes Bakal Punya Mega Farm Sapi Perah Terbesar RI, Produksi Tembus 180.000 Ton

Brebes
Transformasi Bank Brebes Berbuah Manis, Raih Penghargaan Bergengsi hingga Tingkatkan Kepercayaan Publik

Transformasi Bank Brebes Berbuah Manis, Raih Penghargaan Bergengsi hingga Tingkatkan Kepercayaan Publik

Brebes
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com