21 Desa Masih ODF, Trenggalek Targetkan 2020 Bebas Kawasan Kumuh

Kompas.com - 02/03/2019, 09:50 WIB
Mikhael Gewati

Editor

Plt bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin memotong tumpeng dan diberikan kepada kepala kelurahan Tamanan, dalam kegiatan meresmikan kegiatan pembangunan BDI dan P-APBD 2018, Jumat (01/03/2019). KOMPAS.com/SLAMET WIDODO Plt bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin memotong tumpeng dan diberikan kepada kepala kelurahan Tamanan, dalam kegiatan meresmikan kegiatan pembangunan BDI dan P-APBD 2018, Jumat (01/03/2019).


KOMPAS.com
 - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menargetkan bebas kawasan kumuh pada 2020. Adapun kawasan kumuh yang ditargetkan meliputi perumahan dan pemukiman kumuh

"Persoalan perumahan dan pemukiman kumuh merupakan tanggungjawab kita bersama baik pemerintah, masyarakat dan lembaga lainnya,” kata plt bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin usai meresmikan kegiatandi Kelurahan Kelautan, Jumat (01/03/2019), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati, penetapan lokasi perumahan kumuh dan pemukiman kumuh terdapat di delapan titik di empat kecamatan dengan luasan mencapai 82,34 hektar (ha).

Perumahan dan pemukiman kumuh tersebut diantaranya meliputi Desa Jati, Kelurahan Kelutan 1, Kelutan 2. Lalu Desa Masaran, Desa Ngares 1 dan Ngares 2, Desa Tasikmadu dan Kelurahan Tamanan.

Sementara itu, jika mengacu pada SK Kotaku, luas kawasan kumuh adalah sebesar 69,94 ha dan ini berada di tiga desa atau kelurahan di Kabupaten Trenggalek.

Baca jugaPlt Bupati Trenggalek Imbau Masyarakat dan ASN Kurangi Sampah Plastik

Untuk itu, sambung Arifin, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 mengenai pengentasan kota kumuh diperlukan kolaborasi antar semua pihak. Hal ini menjadi modal terpenting untuk menghadapi kompleksitas permasalahan yang ada.

Lebih lanjut Arifin mengatakan pemerintah pusat pun telah memberikan Bantuan Dana Investasi (BDI) kepada daerah yang sudah di SK oleh Bupati ditetapkan sebagai kota kumuh.

Tidak hanya pemerintah pusat, pemerintah daerah juga membantu pengentasan kawasan kumuh melalui dana pendampingan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Dua dana itu kami sinergikan terus, kemudian masyarakat yang melakukan gotong royong untuk perencanaan semua berbasis pemberdayaan masyarakat,” kata Nur Arifin

Sebagai informasi, pada 2017, Kabupaten Trenggalek mendapatkan alokasi anggaran BDI Rp 500 juta untuk penanganan kawasan kumuh di Desa Ngares.

Tahun 2018, Pemerintah Trenggalek kembali mendapatkan BDI Rp 1,6 miliar. Rincian adalah Desa Ngares mendapat alokasi Rp 500 Juta, Kelurahan Kelutan Rp 500 juta, dan Kelurahan Tamanan sebesar Rp 600 Juta. 

Sementara itu, dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek menganggarkan Rp 1,5 miliar untuk program replikasi kotaku. Dana tersebut bersumber dari APBD-P tahun 2018.

Baca jugaRatusan Guru Honorer Trenggalek, Ikuti Seleksi PPPK Secara Online

“Dana itu digunakan untuk intervensi pencegahan kawasan kumuh di Desa Ngares sebesar Rp 219 juta, Kelurahan Tamanan Rp 734 juta dan Kelurahan Kelutan Rp 546 juta. Jumlahnya di delapan titik di empat kecamatan,” ucap Nur Arifin.

Adapun untuk parameter suatu daerah masuk kawasan kumuh, ia menyatakan, hal itu terlihat dari belum adanya sanitasi yang baik, lingkungan kurang sehat, rumah tidak layak huni, dan infrastruktur tidak memadai.

Nur Arifin mengatakan, saat ini  ada 21 desa di Trenggalek yang belum Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan, tetapi sudah terakses sanitas dan sarana Mandi Cuci Kaktus (MCK) yang baik. Hanya tinggal kurang tersedianya air bersih saja.

Padahal ODF menjadi salah satu syarat untuk mewujudkan program nasional 100-0-100. Program tersebut berarti suatu desa atau daerah sudah mendapat akses air minum, pengurangan kawasan kumuh, hingga sanitasi yang baik.

Meski begitu, ia menargetkan Kabupaten Trenggalek dapat merealisasikan program nasional 100-0-100 dalam waktu tepat.

“Tinggal air bersih, kami nanti kerja sama dengan vendor SistemPpenyediaan Air Minum (SPAM) dan segala macam, tinggal nanti desa bikin Badan Milik Usaha Desa (Bumdes) untuk mengaliri air bersih ke masyarakat khususnya daerah kekeringan, mungkin nanti kami intervensi atau bantuan pipanisasi,” pungkasnya. (KONTRIBUTOR TRENGGALEK/ SLAMET WIDODO) 

Terkini Lainnya
Perkuat Identitas Kabupaten Trenggalek, Mas Ipin Luncurkan “TGX Southern Paradise”
Perkuat Identitas Kabupaten Trenggalek, Mas Ipin Luncurkan “TGX Southern Paradise”
trenggalek maju sejahtera
Dalam 3 Tahun, TP-PKK Trenggalek Berhasil Turunkan Perkawinan Anak Jadi 2,1 Persen
Dalam 3 Tahun, TP-PKK Trenggalek Berhasil Turunkan Perkawinan Anak Jadi 2,1 Persen
trenggalek maju sejahtera
Pemkab Trenggalek Borong 3 Penghargaan BKN Award 2023
Pemkab Trenggalek Borong 3 Penghargaan BKN Award 2023
trenggalek maju sejahtera
Novita Hardini Berharap Sedekah Laut Teluk Prigi 2023 Dapat Tingkatkan Pariwisata hingga Ekonomi Masyarakat
Novita Hardini Berharap Sedekah Laut Teluk Prigi 2023 Dapat Tingkatkan Pariwisata hingga Ekonomi Masyarakat
trenggalek maju sejahtera
Blusukan Ke Rumah Warga Miskin Ekstrem, Ketua TP-PKK Trenggalek: Harus Jemput Bola Cek Keadaan Masyarakat
Blusukan Ke Rumah Warga Miskin Ekstrem, Ketua TP-PKK Trenggalek: Harus Jemput Bola Cek Keadaan Masyarakat
trenggalek maju sejahtera
Ketua TP-PKK Trenggalek Novita Hardini Serahkan PKH Plus kepada 213 Lansia
Ketua TP-PKK Trenggalek Novita Hardini Serahkan PKH Plus kepada 213 Lansia
trenggalek maju sejahtera
Mas Bupati Ipin Berencana Jadikan Tradisi Kupatan sebagai Agenda Kalender Wisata
Mas Bupati Ipin Berencana Jadikan Tradisi Kupatan sebagai Agenda Kalender Wisata
trenggalek maju sejahtera
Gelar Silaturahmi Kebangsaan, Novita Hardini Ajak Komunitas Ojol Perempuan Nobar “Buya Hamka”
Gelar Silaturahmi Kebangsaan, Novita Hardini Ajak Komunitas Ojol Perempuan Nobar “Buya Hamka”
trenggalek maju sejahtera
Tinjau Sejumlah Pasar Tradisional, Ketua TP-PKK Trenggalek Imbau Pedagang Jaga Kebersihan
Tinjau Sejumlah Pasar Tradisional, Ketua TP-PKK Trenggalek Imbau Pedagang Jaga Kebersihan
trenggalek maju sejahtera
600 Ton Beras Masuk Trenggalek, Mas Wabup Pastikan Stok Jelang Lebaran Aman
600 Ton Beras Masuk Trenggalek, Mas Wabup Pastikan Stok Jelang Lebaran Aman
trenggalek maju sejahtera
Lewat
Lewat "SMS Bu Novita", Ketua TP PKK Trenggalek Coba Tekan Angka Stunting
trenggalek maju sejahtera
Safari Ramadhan, Bupati Trenggalek Buka Endorse Gratis untuk UMKM
Safari Ramadhan, Bupati Trenggalek Buka Endorse Gratis untuk UMKM
trenggalek maju sejahtera
Gelar Safari Ramadhan Sambil Masak-masak, Bupati Trenggalek: Untuk Cegah Stunting
Gelar Safari Ramadhan Sambil Masak-masak, Bupati Trenggalek: Untuk Cegah Stunting
trenggalek maju sejahtera
Ketua TP PKK Trenggalek Bagikan Cara Penuhi Gizi Anak dengan Harga Terjangkau
Ketua TP PKK Trenggalek Bagikan Cara Penuhi Gizi Anak dengan Harga Terjangkau
trenggalek maju sejahtera
Safari Ramadhan, Pemkab Trenggalek Tingkatkan Pelayanan di Desa lewat Program Mening Deh
Safari Ramadhan, Pemkab Trenggalek Tingkatkan Pelayanan di Desa lewat Program Mening Deh
trenggalek maju sejahtera
Bagikan artikel ini melalui
Oke