KOMPAS.com - Perayaan Imlek 2577 Kongzili atau Imlek Vaganza 2026 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Minggu (15/2/2026), tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga penggerak ekonomi rakyat.
Sebanyak 250 pelaku usaha mikro kecil menengah ( UMKM) lokal dilibatkan sepanjang rangkaian acara.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, dampak ekonomi dari perayaan Imlek Vaganza tahun ini sangat terasa. Tingginya jumlah pengunjung berbanding lurus dengan peningkatan omzet para pedagang.
“Tradisi tetap hidup, ekonomi rakyat juga bergerak. Ini yang kami harapkan,” ujar Agustina.
Ia menambahkan, Sam Poo Kong sebagai ikon sejarah dan pusat kebudayaan di Kota Semarang memiliki daya tarik wisata yang kuat.
Dengan usia lebih dari 600 tahun, kawasan tersebut kerap menjadi lokasi festival yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Oleh karena itu, Agustina meminta seluruh elemen masyarakat, khususnya pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Terlebih, Kota Semarang direncanakan menjadi tuan rumah perayaan Imlek Nasional pada 2026.
Selain berdampak pada sektor ekonomi, Imlek Vaganza 2026 juga mengusung tema “Harmoni Nusantara” yang mencerminkan keberagaman dan persaudaraan lintas etnis serta agama di Kota Semarang.
Perayaan Imlek kali ini berdekatan dengan tradisi Dugderan menjelang Ramadhan serta masa awal pra-Paskah bagi umat Kristen.
“Dalam satu waktu ada tiga momentum keagamaan berjalan bersamaan. Ini indah, karena Semarang adalah kota yang damai dan harmonis,” tegas Agustina.
Agustina juga menyinggung simbol Warak Ngendog yang menjadi ikon akulturasi budaya di Kota Semarang.
Ia menjelaskan, Warak Ngendog melambangkan perpaduan budaya Tionghoa, Jawa, dan Arab yang hidup berdampingan dalam harmoni.
Di akhir sambutannya, Agustina mengajak seluruh masyarakat menjaga kondusivitas selama rangkaian perayaan berlangsung, mulai dari Imlek, Dugderan, hingga Ramadhan.
“Atas nama Pemkot Semarang, kami mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577. Semoga keberkahan, kemakmuran, dan kedamaian menyertai langkah kita membangun Kota Semarang yang semakin hebat,” ucapnya.