KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyiapkan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan pusat kota seiring pelaksanaan kirab budaya Dugderan, Senin (16/2/2026).
Tradisi Dugderan yang digelar untuk menyambut Ramadhan 1447 Hijriah (H) itu diperkirakan akan menyedot ribuan peserta dan warga. Kirab akan bergerak dari Balai Kota Semarang menuju Masjid Agung Semarang (Kauman), lalu dilanjutkan ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang bersama Satlantas Polrestabes Semarang akan memberlakukan pengalihan arus mulai pukul 12.00 WIB hingga kegiatan selesai.
Sejumlah ruas seperti Jalan Pemuda hingga kawasan Kauman akan dialihkan secara situasional mengikuti pergerakan rombongan kirab.
Pada tahap awal, arus kendaraan di sekitar Simpang Gendingan akan dibatasi. Saat kirab memasuki kawasan pusat kota, pengalihan diperluas ke Jalan Gajahmada hingga Kauman yang menjadi lokasi prosesi Dugder.
Adapun rekayasa lalu lintas yang diterapkan antara lain:
Baca juga: Transaksi 10 Kg Ganja di Stasiun Tanah Abang, 3 Pengedar Diciduk Polisi
Bagi masyarakat yang hendak menuju Bandara Ahmad Yani, Stasiun Poncol, maupun Stasiun Tawang dari arah Simpang Lima dapat melalui kawasan Tugu Muda.
Kepala Dishub Kota Semarang Danang Kurniawan mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan.
“Masyarakat yang hendak beraktivitas di kawasan perdagangan Kota Lama maupun Simpang Lima diimbau menyesuaikan waktu perjalanan. Warga juga diminta tidak memarkir kendaraan di sepanjang rute kirab serta mematuhi arahan petugas,” ujarnya.
Petugas akan melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional sesuai dinamika di lapangan.
Bagi warga yang ingin menyaksikan karnaval Dugderan, Pemkot Semarang telah menyiapkan sejumlah kantong parkir, antara lain di Sekolah Menengah Atas (SMA) 3, SMA 5, DP Mall, serta basement Pasar Bulu.
Pemkot berharap masyarakat dapat menikmati kirab budaya Dugderan dengan tertib sehingga rangkaian acara berjalan lancar.
Tradisi Dugderan tidak hanya menjadi penanda datangnya Ramadhan, tetapi juga momentum kebersamaan warga lintas kampung, komunitas, dan generasi yang setiap tahun dinantikan masyarakat Kota Semarang.
Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini Kota Semarang Minggu, 15 Februari 2026