Walkot Hendi: Covid-19 Munculkan Persoalan Sosial Baru bagi Anak yang Kehilangan Orangtua

Imalay Naomi Lasono
Kompas.com - Minggu, 8 Agustus 2021
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengunjungi kediaman Tiffani di Rumah Susun Karangroto, Banjardowo, Genuk.Dok. Pemkot Semarang Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengunjungi kediaman Tiffani di Rumah Susun Karangroto, Banjardowo, Genuk.

KOMPAS.com – Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi atau karib disapa Hendi menyuarakan bahwa pandemi Covid-19 tidak hanya membuat permasalahan kesehatan dan ekonomi di masyarakat, tetapi juga persoalan sosial baru.

Melalui kanal media sosial Instagram miliknya, @hendrarprihadi, pada Sabtu (7/8/2021), Hendi mengungkapkan bahwa kasus meninggal dunia yang disebabkan Covid-19 telah membuat sedikitnya 100 anak usia dini kehilangan orangtua di Semarang, Jawa Tengah.

Pada unggahan Hendri di akun tersebut, ia terlihat tengah mengunjungi Tiffani, salah satu anak di Rumah Susun Karangroto, Banjardowo, Genuk, yang kedua orangtuanya meninggal pasca terindikasi Covid-19.

Baca juga: Derma Pemilik Warung Bubur untuk Pasien Covid-19 Isoman Berbuah Donasi dari Walkot Semarang

“Keprihatinan luar bisa saya rasakan saat bertemu dengan Tiffani. Tiffani bukanlah satu-satunya anak di Kota Semarang yang kehilangan orangtua karena Covid-19,” kata Hendi dalam rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (8/8/2021).

Ia pun mengajak kepada semua masyarakat untuk berbagi kepedulian jika di wilayah tempat tinggalnya ada yang mengalami hal serupa.

“Saya mohon, ayo kita bersama-sama saling menjaga. Jangan sampai terus bermunculan Tiffani Tiffani lain,” tambah Hendri.

Ke depannya, Hendi menegaskan akan berupaya untuk mendukung keperluan kesehatan dan pendidikan Tiffani. Terlebih, saat ini Tiffani hanya tinggal bersama neneknya.

Baca juga: Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Ia pun berpesan kepada Tiffani agar tetap semangat untuk menjadi pribadi yang pintar dan sukses.

“Tiffani, perjalananmu masih jauh. Oleh karena itu, satu-satunya cara (meraih masa depan) kamu harus pintar sehingga bisa membahagiakan eyangmu. Kami pokoknya siap back up,” tutur Hendi.

Untuk diketahui, menurut data yang dihimpun oleh relawan sosial Srikandi Setia Hendi, hingga Minggu, tercatat sekitar 108 orang anak usia dini yang kehilangan orangtua karena Covid-19, baik ayah, ibu, maupun keduanya.

Data terbanyak yang berhasil dihimpun terletak pada Kecamatan Banyumanik sebanyak 28 anak, Kecamatan Genuk 21 anak, dan Kecamatan Gajahmungkur 20 anak.

PenulisImalay Naomi Lasono
EditorSri Noviyanti
Terkini Lainnya
Bersama “Gercep”, Walkot dan Ketua TP-PKK Semarang Aktif Dampingi Anak Berkebutuhan Khusus
Bersama “Gercep”, Walkot dan Ketua TP-PKK Semarang Aktif Dampingi Anak Berkebutuhan Khusus
semarang
Walkot Hendi: Covid-19 Munculkan Persoalan Sosial Baru bagi Anak yang Kehilangan Orangtua
Walkot Hendi: Covid-19 Munculkan Persoalan Sosial Baru bagi Anak yang Kehilangan Orangtua
semarang
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan
semarang
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini
semarang
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya
semarang
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya
semarang
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling
semarang
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan
semarang
BIN Donasikan Mobile Lab dan Vaksin untuk Kota Semarang
BIN Donasikan Mobile Lab dan Vaksin untuk Kota Semarang
semarang
Pemkot Semarang Dapat Alokasi 2.000 Dosis Vaksin Per Hari dari TNI
Pemkot Semarang Dapat Alokasi 2.000 Dosis Vaksin Per Hari dari TNI
semarang
Tingkatkan Target Penurunan Mobilitas Warga, Kota Semarang Akan Perbanyak Titik Penyekatan
Tingkatkan Target Penurunan Mobilitas Warga, Kota Semarang Akan Perbanyak Titik Penyekatan
semarang
Tegur Satpol PP yang Semprot Tempat Usaha, Walkot Hendi: Sampaikan dengan Santun
Tegur Satpol PP yang Semprot Tempat Usaha, Walkot Hendi: Sampaikan dengan Santun
semarang
Dukung PPKM Darurat, Walkot Hendi Buka Kuota 20 Persen Vaksinasi Tanpa Pendaftaran
Dukung PPKM Darurat, Walkot Hendi Buka Kuota 20 Persen Vaksinasi Tanpa Pendaftaran
semarang
Hari Pertama PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi: Restoran Boleh Buka, Tapi Malnya Harus Tutup
Hari Pertama PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi: Restoran Boleh Buka, Tapi Malnya Harus Tutup
semarang
Jalankan PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi Jabarkan Aturan Kegiatan Baru
Jalankan PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi Jabarkan Aturan Kegiatan Baru
semarang