Dekranasda Semarang Sukses Jadikan UMKM Penyangga Ekonomi Kerakyatan

Kompas.com - 21/09/2018, 15:39 WIB
ADW,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi kinerja Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Semarang dalam memajukan sektor Usaha Kecil Menengah ( UKM) di Kota Semarang.

"Dekranasda telah mampu menjalankan fungsinya dengan sangat luar biasa. Sinergitas dengan Dekranasda dan komponen masyarakat lainnya adalah yang kita butuhkan untuk menjadikan UMKM sebagai penyangga ekonomi kerakyatan khususnya di Kota Semarang," ucap pria yang akrab disapa Hendi ini dalam rilis yang Kompas.com terima, Jumat (21/9/2018).

Dekranasda Kota Semarang pimpinan Tia Hendrar Prihadi mampu tumbuh pesat dengan menaungi 603 perajin yang terdiri dari UKM, Usuha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan Industri Kecil Menengah (IKM). Jumlah omzet pun meningkat menjadi Rp 809 milliar sampai Juni 2018 dan menghasilkan aset Rp 302,3 milliar.

Kemajuan ini tidak lepas dari beragam program dan inovasi yang dilakukan oleh Dekranasda Kota Semarang dalam memfasilitasi para perajin, yaitu pendampingan, pelatihan, pemasaran dan pembiayaan.

Program pendampingan yang dilakukan mulai dari pendaftaran perajin melalui aplikasi I Jus Melon, IUMK sebagai tanda legalitas usaha dalam bentuk izin usaha, temu usaha, klinik bisnis dan pendampingan modal tambahan.

Para perajin juga diberikan bekal berupa pelatihan manajemen, akuntansi, pengemasan produk, pelatihan e-commerce, kewirausahaan, hingga membuat rencana bisnis.

Untuk pemasaran produk secara offline dilakukan melalui penyediaan ruang pamer dan promosi di Semarang Kreatif Galeri Kota Lama, Galeri Balaikota, Galeri Pasar Bulu, Pasar UMKM Srondol, juga mengikutsertakan para perajin dalam pameran dalam negeri (Kriya Nusantara) maupun luar negeri (pameran di Belanda).

Sementara itu, pemasaran secara online dilakukan melalui laman www.semarangkreatifgaleri.com, tokopedia.com, shopee, bukalapak, maupun e-commerce Jawa Tengah (Sadewa Market).

“Selain itu, kami juga mendorong perajin untuk memanfaatkan bantuan permodalan dari Pemerintah Kota Semarang berupa "Kredit Wibawa" dengan bunga terendah se-Indonesia sebesar 3 persen per tahun,” ucap Tia.

Dengan berbagai upaya tersebut, Dekranasda Kota Semarang mampu menorehkan beragam prestasi, di antaranya juara I Pembina Dekranasda terbaik tingkat Provinsi Jawa Tengah, Juara I Carnival dalam rangkaian HUT Jateng yang dilaksanakan di Pemalang.

Dekranasda Kota Semarang juga diberi kepercayaan untuk menampilkan produk-produknya dalam fashion show acara Kriya Nusa yang akan digelar pada 25 - 28 September mendatang.

Terkini Lainnya
Percepat Penanganan Banjir, Pemkot Semarang Lakukan Peremajaan Pompa dan Kolam Retensi

Percepat Penanganan Banjir, Pemkot Semarang Lakukan Peremajaan Pompa dan Kolam Retensi

Semarang
Pijar Semar, Wujud Komitmen Pemkot Semarang Lindungi Pekerja Rentan

Pijar Semar, Wujud Komitmen Pemkot Semarang Lindungi Pekerja Rentan

Semarang
Kurangi Pencemaran Udara, Wali Kota Agustina Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang

Kurangi Pencemaran Udara, Wali Kota Agustina Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang

Semarang
Pemkot Semarang Dukung Pelatihan Dewan Hakim Jelang MTQ Kota Semarang 2025

Pemkot Semarang Dukung Pelatihan Dewan Hakim Jelang MTQ Kota Semarang 2025

Semarang
Banjir Rugikan Ratusan Miliar Rupiah, Pemkot Semarang Tambah Pompa Kapasitas 1.000 Liter per Detik

Banjir Rugikan Ratusan Miliar Rupiah, Pemkot Semarang Tambah Pompa Kapasitas 1.000 Liter per Detik

Semarang
Pemkot Semarang Gelar Festival Wayang Semesta Volume 1, Jaga Tradisi dan Gerakkan UMKM

Pemkot Semarang Gelar Festival Wayang Semesta Volume 1, Jaga Tradisi dan Gerakkan UMKM

Semarang
Pemkot Semarang Tegaskan Aksi di RS Wongsonegoro Murni Masalah Internal Rekanan Swasta

Pemkot Semarang Tegaskan Aksi di RS Wongsonegoro Murni Masalah Internal Rekanan Swasta

Semarang
Tangani Banjir, Walkot Semarang Fokus pada Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga

Tangani Banjir, Walkot Semarang Fokus pada Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga

Semarang
Tangani Kesehatan Warga Terdampak Banjir, Wali Kota Agustina Kerahkan Nakes Tambahan

Tangani Kesehatan Warga Terdampak Banjir, Wali Kota Agustina Kerahkan Nakes Tambahan

Semarang
Sinergi Atasi Banjir Kaligawe, Pemkot Semarang Bangun Sodetan Baru dari Hibah Tanah Unissula

Sinergi Atasi Banjir Kaligawe, Pemkot Semarang Bangun Sodetan Baru dari Hibah Tanah Unissula

Semarang
Tanggap Darurat Banjir, Pemkot Semarang Dirikan Dapur Umum di Tiga Kecamatan

Tanggap Darurat Banjir, Pemkot Semarang Dirikan Dapur Umum di Tiga Kecamatan

Semarang
Walkot Semarang Tanggung Pendidikan Anak Korban Rumah Roboh di Kauman

Walkot Semarang Tanggung Pendidikan Anak Korban Rumah Roboh di Kauman

Semarang
Ratusan Peserta Ikuti Sarasehan Pemuda, Wadah Konsolidasi dan Kolaborasi Anak Muda Kota Semarang

Ratusan Peserta Ikuti Sarasehan Pemuda, Wadah Konsolidasi dan Kolaborasi Anak Muda Kota Semarang

Semarang
Rakor Penanganan Banjir, Walkot Agustina Dorong Peningkatan Kapasitas Pompa dan Percepatan Pengerukan

Rakor Penanganan Banjir, Walkot Agustina Dorong Peningkatan Kapasitas Pompa dan Percepatan Pengerukan

Semarang
Pastikan Jaringan Dipulihkan, Walkot Semarang Agustina Perintahkan Diskominfo Cabut Surat Penonaktifan Internet Monitoring CCTV

Pastikan Jaringan Dipulihkan, Walkot Semarang Agustina Perintahkan Diskominfo Cabut Surat Penonaktifan Internet Monitoring CCTV

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Memuat pilihan harga...
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com