Program BRT Gratis Agustina–Iswar Disambut Antusias, 4.382 Pelajar dan Mahasiswa Sudah Daftar

Kompas.com - 15/05/2025, 10:12 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Program BRT Trans Semarang gratis bagi pelajar dan mahasiswa ber-KTP Kota Semarang menarik antusiasme tinggi.

Dalam dua minggu sejak diluncurkan, sebanyak 4.382 pelajar dan mahasiswa telah mendaftar untuk mendapatkan Kartu Berlangganan Gratis Trans Semarang (E-Card).

Program tersebut resmi diluncurkan pada 2 Mei 2025 sebagai bagian dari 100 hari kerja prioritas Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti dan Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin.

“Dari jumlah itu, 1.675 pendaftar sudah terverifikasi, 522 ditolak, dan 2.185 masih dalam proses verifikasi,” ujar Agustina. 

Ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme generasi muda Semarang yang tinggi terhadap program tersebut.

Baca juga: Generasi Muda Mabuk Digital, Dedi Mulyadi: Saya Khawatir Fisik dan Otak Lemah

Agustina juga menyampaikan permohonan maaf atas beberapa kendala teknis yang sempat terjadi, namun ia memastikan semua permasalahan kini telah ditangani. 

“Terima kasih kepada anak-anakku para siswa dan mahasiswa yang berpartisipasi. Beberapa kendala sudah kami perbaiki,” katanya.

Diperkirakan ada 343.000 pelajar dan mahasiswa di Semarang yang berpotensi menjadi penerima manfaat program ini. 

Untuk tahap awal, Trans Semarang telah mencetak 10.000 kartu, terdiri atas 7.000 kartu untuk pelajar dan 3.000 untuk mahasiswa.

Baca juga: Diduga Sekap Intel Polri Saat Demo May Day, Dua Mahasiswa Undip Dijerat Pasal Berlapis

Salah satu mahasiswa Universitas Semarang, Annisa, mengaku senang dengan kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang mengeluarkan kartu layanan BRT gratis bagi pelajar dan mahasiswa. 

“Terima kasih Ibu Wali Kota, program ini sangat membantu kami pelajar dan mahasiswa,” ujarnya.

Sementara Zevanya dan Nadia, siswa SMK Texmaco Semarang, mengetahui program tersebut dari Instagram @transsemarang

“Ini sangat meringankan beban orangtua. Daftarnya juga mudah, tinggal isi data di website,” kata Nadia.

Baca juga: Dedi Mulyadi Heran Dilaporkan ke Komnas HAM: Anak Dikirim ke Barak Militer atas Permintaan Orangtua

Semua kendala dipastikan teratasi

Sementara itu, Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, mengungkapkan sejumlah kendala dalam proses registrasi layanan BRT gratis bagi pelajar dan mahasiswa. 

Salah satunya adalah gangguan saat verifikasi melalui WhatsApp. Nomor layanan yang digunakan sempat mengalami gangguan karena tingginya jumlah pesan masuk, sehingga sistem menganggapnya sebagai spam.

Kendala lain datang dari laporan pengguna kartu E-Card gratis yang mengalami kegagalan saat men-tap di mesin e-mobile. Muncul notifikasi "kartu kedaluwarsa" karena kesalahan dalam pengisian data. Banyak pendaftar memasukkan tanggal pendaftaran sebagai tanggal masa aktif.

“Masalah spam sudah berhasil diatasi dan nomor WhatsApp layanan kini sudah kembali normal untuk proses verifikasi. Pendaftar juga bisa melihat bagian Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) di situs Trans Semarang, scroll ke bawah untuk menemukannya,” jelas Haris.

Baca juga: Siapa Pemilik Siba Surya, Penguasa Logistik Asal Semarang?

Untuk kasus kartu yang gagal dipindai karena kedaluwarsa, solusinya adalah melakukan registrasi ulang dengan data yang benar.

Lebih lanjut, Haris mengungkapkan, pembuatan kartu tersebut tidak memiliki batas waktu. 

Mahasiswa dan pelajar ber-KTP Kota Semarang yang menggunakan Trans Semarang dapat mendaftarkan diri secara gratis melalui situs transsemarang.semarangkota.go.id, lalu memilih menu E-Card. 

Selanjutnya, pendaftar akan diarahkan ke laman pendaftaran resmi. Pastikan semua data diisi lengkap, termasuk lokasi pengambilan kartu.

Terkini Lainnya
Percepat Penanganan Banjir, Pemkot Semarang Lakukan Peremajaan Pompa dan Kolam Retensi

Percepat Penanganan Banjir, Pemkot Semarang Lakukan Peremajaan Pompa dan Kolam Retensi

Semarang
Pijar Semar, Wujud Komitmen Pemkot Semarang Lindungi Pekerja Rentan

Pijar Semar, Wujud Komitmen Pemkot Semarang Lindungi Pekerja Rentan

Semarang
Kurangi Pencemaran Udara, Wali Kota Agustina Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang

Kurangi Pencemaran Udara, Wali Kota Agustina Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang

Semarang
Pemkot Semarang Dukung Pelatihan Dewan Hakim Jelang MTQ Kota Semarang 2025

Pemkot Semarang Dukung Pelatihan Dewan Hakim Jelang MTQ Kota Semarang 2025

Semarang
Banjir Rugikan Ratusan Miliar Rupiah, Pemkot Semarang Tambah Pompa Kapasitas 1.000 Liter per Detik

Banjir Rugikan Ratusan Miliar Rupiah, Pemkot Semarang Tambah Pompa Kapasitas 1.000 Liter per Detik

Semarang
Pemkot Semarang Gelar Festival Wayang Semesta Volume 1, Jaga Tradisi dan Gerakkan UMKM

Pemkot Semarang Gelar Festival Wayang Semesta Volume 1, Jaga Tradisi dan Gerakkan UMKM

Semarang
Pemkot Semarang Tegaskan Aksi di RS Wongsonegoro Murni Masalah Internal Rekanan Swasta

Pemkot Semarang Tegaskan Aksi di RS Wongsonegoro Murni Masalah Internal Rekanan Swasta

Semarang
Tangani Banjir, Walkot Semarang Fokus pada Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga

Tangani Banjir, Walkot Semarang Fokus pada Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga

Semarang
Tangani Kesehatan Warga Terdampak Banjir, Wali Kota Agustina Kerahkan Nakes Tambahan

Tangani Kesehatan Warga Terdampak Banjir, Wali Kota Agustina Kerahkan Nakes Tambahan

Semarang
Sinergi Atasi Banjir Kaligawe, Pemkot Semarang Bangun Sodetan Baru dari Hibah Tanah Unissula

Sinergi Atasi Banjir Kaligawe, Pemkot Semarang Bangun Sodetan Baru dari Hibah Tanah Unissula

Semarang
Tanggap Darurat Banjir, Pemkot Semarang Dirikan Dapur Umum di Tiga Kecamatan

Tanggap Darurat Banjir, Pemkot Semarang Dirikan Dapur Umum di Tiga Kecamatan

Semarang
Walkot Semarang Tanggung Pendidikan Anak Korban Rumah Roboh di Kauman

Walkot Semarang Tanggung Pendidikan Anak Korban Rumah Roboh di Kauman

Semarang
Ratusan Peserta Ikuti Sarasehan Pemuda, Wadah Konsolidasi dan Kolaborasi Anak Muda Kota Semarang

Ratusan Peserta Ikuti Sarasehan Pemuda, Wadah Konsolidasi dan Kolaborasi Anak Muda Kota Semarang

Semarang
Rakor Penanganan Banjir, Walkot Agustina Dorong Peningkatan Kapasitas Pompa dan Percepatan Pengerukan

Rakor Penanganan Banjir, Walkot Agustina Dorong Peningkatan Kapasitas Pompa dan Percepatan Pengerukan

Semarang
Pastikan Jaringan Dipulihkan, Walkot Semarang Agustina Perintahkan Diskominfo Cabut Surat Penonaktifan Internet Monitoring CCTV

Pastikan Jaringan Dipulihkan, Walkot Semarang Agustina Perintahkan Diskominfo Cabut Surat Penonaktifan Internet Monitoring CCTV

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com