Pusat Pelatihan Atletik Diresmikan di Pangalengan, Ada Fasilitas Gym, Air Panas, hingga Asrama

Kompas.com - 10/10/2024, 16:23 WIB
Novyana,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo meresmikan Pusat Pelatihan Atletik Pangalengan ( PPAP) berstandar internasional di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kamis (10/10/2024).

Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Panjaitan menyebut, PPAP dibangun di atas lahan seluas 10 hektar milik PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN pada ketinggian 1.500 di atas permukaan laut.

Setelah disetujui Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebut dia, PPAP dirancang dan dibangun selama tiga tahun. Sebelumnya, PB PASI masih bergantung pada Stadion Madya, Sumatera Utara (Sumut) yang memiliki polusi udara tinggi.

"Saat saya menjadi Ketua Umum PB PASI, keinginan berdirinya pusat pelatihan atletik ini terhadang pandemi Covid-19. Tapi di benak saya dari dulu memang harus ada pusat pelatihan. Tanpa pusat pelatihan yang bagus, tidak mungkin kita melahirkan prestasi yang bagus," kata Luhut dalam keterangan tertulis, Kamis.

Baca juga: Pemkab Bandung Raih Juara 1 The Asset Manager 2024, Prestasi dalam Pengelolaan Aset

Dengan adanya PPAP ini, Luhut berharap semakin banyak event pertandingan rutin di daerah baik kabupaten atau provinsi.

"Tapi, saya terus terang agak kecewa karena para pengurus daerah (pengda) itu menurut saya kurang membuat event kejuaraan. Padahal kita siapkan dananya Rp 100 juta per event dengan total Rp 9 miliar per tahun," tukasnya.

PPAP, kata Luhut, juga dilengkapi fasilitas asrama, tempat gym, air panas, makan, tempat tidur, hingga laundry.

"Jadi, tidak ada alasan kita tidak bisa melahirkan atlet atletik berkelas internasional, karena kita sudah punya PPAP berstandar internasional ini," ucap Luhut.

Selain itu, PASI juga memiliki prestasi yang tertinggi sepanjang sejarah yakni berhasil memecah 19 rekor Pekan Olahraga Nasional (PON) yang bertahan belasan tahun dan belum pernah dipecahkan.

Baca juga: BRIS 2024 Resmi Dibuka, Upaya Pemkab Bandung Dorong Investasi Berkelanjutan

"Untuk itu ke depan diharapkan dapat memecahkan rekor ASEAN, Asia, bahkan rekor dunia," sebut Luhut. 

Sementara itu, Dito menyatakan, peresmian PPAP merupakan langkah nyata menuju masa depan olahraga yang lebih gemilang, sehingga apresiasi perlu diberikan kepada Ketum beserta jajaran pengurus PB PASI.

"Pembangunan pusat pelatihan ini merupakan wujud nyata komitmen untuk menciptakan atlet atlet unggul, tidak hanya untuk bersinar di panggung nasional, tapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional," ucapnya.

Menurut Dito, PPAP adalah landasan penting untuk membina atlet cabang atletik yang merupakan cabang unggulan dalam Desain Besar Olahraga Nasional, dimana para atlet muda akan ditempa, tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental untuk meraih kemenangan sejati.

Baca juga: Waspada Gempa Megathrust dan Musim Hujan, Pemkab Bandung Minta Warga Siap Mitigasi

"Kami yakin pusat perhatian ini akan melahirkan generasi atlet berprestasi, yang siap mengharumkan nama Indonesia di dunia," ucap Dito.

PPAP ini bukan hanya sebuah fasilitas, kata Dito, tetapi sebuah harapan besar agar pembinaan olahraga di Tanah Air semakin maju.

"Semoga para atlet yang berlatih di sini mampu mencapai prestasi tertinggi dan membanggakan bangsa. Tugas kita adalah memberikan mereka dukungan penuh, agar cita-cita besar mereka terwujud," kata Dito.

Dito juga berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang selalu mendukung kemajuan olahraga.

"Kami berharap atletik kedepannya bisa berkontribusi banyak untuk Olimpiade pada masa mendatang," pungkas Dito.

Baca juga: Pemkab Bandung Tekankan Pengurangan Sampah dari Sumber, Inisiatif Berbasis Rumah Tangga

Terkini Lainnya
Pemkab Bandung Bersama BGN Gelar Panen Perdana Gertaman

Pemkab Bandung Bersama BGN Gelar Panen Perdana Gertaman

Kabupaten Bandung
Transformasi Ekonomi Desa, Pemkab Bandung Tekankan Pentingnya Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel

Transformasi Ekonomi Desa, Pemkab Bandung Tekankan Pentingnya Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel

Kabupaten Bandung
Tindaklanjuti Kebijakan Pengelolaan Sampah, Pemkab Bandung Tinjau TPS di Pasar Baleendah

Tindaklanjuti Kebijakan Pengelolaan Sampah, Pemkab Bandung Tinjau TPS di Pasar Baleendah

Kabupaten Bandung
Di PRB 2024, Pemkab Bandung Terima Hibah dari BNPB untuk Pascabencana dan Penanganan Gempa

Di PRB 2024, Pemkab Bandung Terima Hibah dari BNPB untuk Pascabencana dan Penanganan Gempa

Kabupaten Bandung
Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Komitmen Pemkab Bandung untuk Lingkungan

Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Komitmen Pemkab Bandung untuk Lingkungan

Kabupaten Bandung
Pusat Pelatihan Atletik Diresmikan di Pangalengan, Ada Fasilitas Gym, Air Panas, hingga Asrama

Pusat Pelatihan Atletik Diresmikan di Pangalengan, Ada Fasilitas Gym, Air Panas, hingga Asrama

Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Raih Juara 1 The Asset Manager 2024, Prestasi dalam Pengelolaan Aset

Pemkab Bandung Raih Juara 1 The Asset Manager 2024, Prestasi dalam Pengelolaan Aset

Kabupaten Bandung
BRIS 2024 Resmi Dibuka, Upaya Pemkab Bandung Dorong Investasi Berkelanjutan

BRIS 2024 Resmi Dibuka, Upaya Pemkab Bandung Dorong Investasi Berkelanjutan

Kabupaten Bandung
Waspada Gempa Megathrust dan Musim Hujan, Pemkab Bandung Minta Warga Siap Mitigasi

Waspada Gempa Megathrust dan Musim Hujan, Pemkab Bandung Minta Warga Siap Mitigasi

Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Tekankan Pengurangan Sampah dari Sumber, Inisiatif Berbasis Rumah Tangga

Pemkab Bandung Tekankan Pengurangan Sampah dari Sumber, Inisiatif Berbasis Rumah Tangga

Kabupaten Bandung
Kondisi Terkini Gempa Kertasari, BPBD Ganti Dapur Dengan Dapur Mandiri hingga Pengungsi Kembali ke Rumah

Kondisi Terkini Gempa Kertasari, BPBD Ganti Dapur Dengan Dapur Mandiri hingga Pengungsi Kembali ke Rumah

Kabupaten Bandung
Evaluasi Tanggap Darurat Gempa Kertasari, Pjs Bupati Bandung: Pelayanan Dasar Jadi Prioritas

Evaluasi Tanggap Darurat Gempa Kertasari, Pjs Bupati Bandung: Pelayanan Dasar Jadi Prioritas

Kabupaten Bandung
Sejak Kang DS Menjabat Bupati, IPM Kabupaten Bandung Tunjukkan Tren Positif

Sejak Kang DS Menjabat Bupati, IPM Kabupaten Bandung Tunjukkan Tren Positif

Kabupaten Bandung
Berduka bersama Korban Gempa Kertasari, Kang DS Ikut Takziah Bocah Berusia 4 Tahun

Berduka bersama Korban Gempa Kertasari, Kang DS Ikut Takziah Bocah Berusia 4 Tahun

Kabupaten Bandung
Haji Cucun Apresiasi Langkah Cepat Bupati Bandung Tangani Gempa Kertasari 

Haji Cucun Apresiasi Langkah Cepat Bupati Bandung Tangani Gempa Kertasari 

Kabupaten Bandung
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com