KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi resmi dikukuhkan sebagai Dewan Pelindung Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jateng periode 2025–2029.
Pengukuhan kepengurusan PBPI Jateng berlangsung di Hotel Santika, Semarang, Rabu (1/10/2025).
Luthfi mengatakan bahwa organisasi tersebut harus menjadi pemersatu yang mampu menciptakan atlet-atlet profesional.
“Saya ucapkan selamat kepada pengurus yang terbentuk, PBPI harus jadi organisasi akuntabel yang bisa melahirkan atlet profesional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu.
Baca juga: Jaring Atlet Menuju Olimpiade 2032, Indonesia Gelar Liga Padel Terstruktur
Luthfi berpesan kepada PBPI Jateng untuk segera berkoordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Ia pun mengingatkan agar organisasi ini tidak hanya berhenti sebagai formalitas, tetapi mampu menyelenggarakan kompetisi padel di berbagai daerah di Jateng.
“Jadi, padel tidak hanya primadona orang-orang tertentu, tetapi bisa untuk semua,” tegas Luthfi.
Ketua PBPI Jateng, Arganto Cahyo Wibowo Pangarso menilai, perkembangan padel di Provinsi Jateng sangat signifikan.
Baca juga: Ketika Padel Redup di Swedia, tapi Malah Meledak di Indonesia...
Pengukuhan kepengurusan PBPI Jateng di Hotel Santika, Semarang, Rabu (1/10/2025).Hal tersebut dibuktikan melalui hadirnya fasilitas lapangan padel di luar Kota Semarang, seperti Kendal, Pekalongan, Kudus, hingga Karanganyar.
“Masih banyak lagi yang dalam tahap pembangunan. Artinya, perkembangan padel di Jateng sangat signifikan,” ucap Arganto.
Ia menambahkan, PBPI Jateng akan menjadi wadah untuk melahirkan sejumlah atlet berprestasi. Komitmen ini salah satunya diwujudkan melalui agenda kompetisi bergengsi yang sedang dalam tahap persiapan.
“Akan ada turnamen dengan model series. Kami juga siap menggelar turnamen padel merebutkan Piala Gubernur. Kami harap kolaborasi dengan pemerintah, pengusaha, dan komunitas terus berjalan agar PBPI Jateng bisa berprestasi,” jelas Arganto.
Baca juga: PDI-P Bikin Turnamen Padel untuk Kenalkan Sosok Bung Karno ke Gen Z
Sementara itu, Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita menegaskan bahwa padel bukan sekadar olahraga rekreasi.
“Olahraga ini bukan hanya for fun (untuk senang-senang), tapi bisa jadi prestasi yang membanggakan. PBPI pusat sudah mengirim tim nasional (timnas) padel ke Asia Cup,” ujarnya.
Galih menyebut Jateng punya atlet muda potensial dan kuncinya terletak pada U-17. Ia mengusulkan agar olahraga padel ini disosialisasikan agar regenerasi atlet dapat berjalan.